KENDAL, Harianmuria.com – Prof. Dr. Anton Agus Setyawan resmi menjabat sebagai rektor Universitas Muhammadiyah Kendal Batang (UMKABA) periode 2026-2030 pada Selasa, 11 Agustus 2026.
Bupati Dyah Kartika Permanasari yang menghadiri agenda pelantikan di Aula Ahmad Dahlan Lantai 3 Kampus UMKABA itu turut memberikan pesan dan harapan bagi rektor baru tersebut.
Ia berharap kepemimpinan Prof. Anton mampu membawa UMKABA semakin maju, unggul, dan memiliki daya saing tinggi, serta terus konsisten memberikan kemanfaatan serta dampak positif bagi kemajuan pendidikan bangsa.
“Semoga dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab,” ujarnya.
Menurutnya, pergantian kepemimpinan di lingkungan perguruan tinggi merupakan momentum untuk menghadirkan semangat dan energi baru dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Bupati juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada rektor sebelumnya, Dr. Hj. Sri Rejeki yang telah membangun dan membesarkan UMKABA sejak berdiri pada 8 April 2022 hingga saat ini.
“Terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Ibu Dr. Hj. Sri Rejeki atas jasa dan peletakan fondasi perjuangan dalam membangun serta membesarkan UMKABA,” ungkapnya.
Ia juga mendoakan Sri Rejeki yang selanjutnya bertugas di Universitas Muhammadiyah Semarang agar senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan dalam meniti karier, serta kesuksesan dalam menebar kemanfaatan bagi umat.
“Kepada seluruh civitas akademika UMKABA mari terus bersatu mendukung visi kampus yang berkemajuan, meningkatkan mutu pendidikan, sekaligus memperluas jejaring kerjasama,” tambahnya.
Sementara itu, Rektor UMKABA periode 2026–2030, Prof. Dr. Anton Agus Setyawan, mengungkapkan salah satu fokus kepemimpinannya adalah mengembangkan konsep Leadership University.
Konsep tersebut diarahkan untuk membentuk mahasiswa agar memiliki kemampuan kepemimpinan di tiga sektor utama, yakni pemerintahan atau publik, bisnis, dan sosial.
“Kalau kita bicara Leadership University, ada kepemimpinan dari sisi publik, kemudian kepemimpinan dari sisi bisnis dan juga kepemimpinan sosial,” ujarnya.
Menurut Anton, konsep Leadership University nantinya tidak sekadar menjadi slogan, tetapi akan diterjemahkan melalui visi, misi, hingga kurikulum pendidikan di UMKABA.
Mahasiswa akan dibekali kemampuan yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga kemampuan berinovasi, menciptakan terobosan, serta berani mengambil keputusan.
“Ketika seseorang menempuh pendidikan sarjana, harapannya ketika dia keluar tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu mengambil peran strategis di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Tia











