• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Juli 24, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

82 PMI Bermasalah Dideportasi dari Malaysia, KP2MI Pastikan Pemulangan Aman

Sekar Sari by Sekar Sari
24 Juli 2026
in Nasional
67 1
Sebanyak 82 Pekerja Migran Indonesia (PMI) bermasalah hasil deportasi dari Malaysia tiba di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara, Kamis, 24 Juli 2026. (Dok. for Harianmuria.com)

Sebanyak 82 Pekerja Migran Indonesia (PMI) bermasalah hasil deportasi dari Malaysia tiba di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara, Kamis, 24 Juli 2026. (Dok. for Harianmuria.com)

522
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

DELI SERDANG, Harianmuria.com  – Sebanyak 82 Pekerja Migran Indonesia (PMI) bermasalah hasil deportasi dari Depot Tahanan Imigresen (DTI) Semenanjung Malaysia tiba di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara, Kamis, 24 Juli 2026. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) langsung melakukan pendampingan menyeluruh. 

Mulai dari pemeriksaan dokumen keimigrasian, pendataan, layanan kesehatan, konsumsi, hingga fasilitasi kepulangan ke daerah asal dilakukan KP2MI sebagai bentuk nyata komitmen negara dalam memberikan pelindungan kepada setiap warga negara Indonesia. 

Pemulangan ini juga merupakan hasil dari koordinasi antara KBRI Kuala Lumpur dan pemerintah Indonesia sebagaimana tertuang dalam surat fasilitasi pemulangan WNI/PMI bermasalah dari Depot Tahanan Imigresen Semenanjung Malaysia. 

Sesuai arahan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin, Direktorat Jenderal Pemberdayaan melalui Direktorat Kepulangan dan Rehabilitasi memastikan seluruh proses kepulangan tidak berhenti pada saat PMI tiba di tanah air, tapi juga menjamin mereka memperoleh layanan yang manusiawi, aman, serta pendampingan menuju proses reintegrasi di daerah asal. 

Pemulangan dilaksanakan dalam dua kloter berdasarkan brafaks KBRI Kuala Lumpur Nomor SD.3254/PK/07/2026/04. 

Kloter pertama membawa 42 PMI menggunakan pesawat AirAsia AK129 yang tiba pukul 15.00 WIB, sedangkan kloter kedua mengangkut 40 PMI menggunakan AirAsia AK393 yang mendarat pukul 17.25 WIB. 

Sebelum kedatangan para PMI, tim Direktorat Kepulangan dan Rehabilitasi terlebih dahulu melakukan pemantauan kesiapan Rumah Ramah sebagai lokasi penampungan sementara bagi PMI yang memerlukan layanan lanjutan. 

Direktur Jenderal Pemberdayaan KP2MI, Muh. Fachri, menegaskan bahwa kehadiran pemerintah dalam setiap proses kepulangan merupakan amanat negara yang harus dijalankan secara konsisten. 

“Sesuai arahan Bapak Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin, setiap PMI yang kembali ke tanah air, termasuk mereka yang mengalami deportasi, harus mendapatkan pelindungan secara utuh. Negara tidak boleh membiarkan mereka pulang sendiri menghadapi persoalan yang dihadapi. Karena itu, kami memastikan proses penerimaan, pendataan, pelayanan dasar, hingga fasilitasi kepulangan ke daerah asal berjalan dengan cepat, aman, dan bermartabat,” ungkapnya.

Fachri menambahkan bahwa pemulangan bukanlah akhir dari proses pelindungan, melainkan awal dari tahapan pemberdayaan agar para PMI dapat kembali menjalani kehidupan yang produktif bersama keluarga. 

“Direktorat Jenderal Pemberdayaan akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah agar PMI yang kembali memperoleh akses terhadap program reintegrasi sosial dan ekonomi. Tujuannya jelas, agar pengalaman pahit yang mereka alami tidak kembali terulang dan mereka memiliki kesempatan membangun masa depan yang lebih baik di daerah asal,” terangnya.

Sebanyak 82 PMI yang tiba di Debarkasi Medan berasal dari berbagai daerah, yakni Sumatera Utara sebanyak 54 orang, Aceh 15 orang, Riau 7 orang, Bengkulu 2 orang, Sumatera Selatan 2 orang, Bangka Belitung 1 orang, dan Sumatera Barat 1 orang. Dari jumlah tersebut, 55 orang merupakan laki-laki dan 27 orang perempuan. 

Di antara para PMI tersebut terdapat kelompok rentan yang menjadi perhatian khusus pemerintah, yakni dua PMI dengan kondisi kesehatan yang membutuhkan pendampingan intensif, masing-masing menderita stroke sehingga menggunakan kursi roda dan diabetes. 

Kedua PMI tersebut langsung mendapatkan pendampingan sejak tiba di Bandara Kualanamu dan, setelah dilakukan pendataan, memilih untuk difasilitasi kepulangannya menuju daerah asal sesuai dengan kebutuhan masing-masing. 

Setibanya di bandara, seluruh PMI menjalani pemeriksaan dokumen keimigrasian sebelum diarahkan mengikuti proses pendataan, menerima konsumsi, serta memperoleh sosialisasi mengenai prosedur aman bekerja ke luar negeri. 

Sosialisasi tersebut menjadi bagian penting dari upaya pemerintah mendorong penempatan PMI secara prosedural sekaligus mencegah terulangnya kasus keberangkatan non prosedural yang berpotensi menimbulkan kerentanan. 

Hasil pendataan menunjukkan sebanyak 57 PMI difasilitasi menuju Shelter BP3MI Sumatera Utara untuk mendapatkan layanan lanjutan sebelum dipulangkan ke daerah asal. 

Sementara itu, 25 PMI lainnya memilih kembali secara mandiri atau dijemput langsung oleh keluarga. Dalam pelaksanaan kegiatan ini, Direktorat Kepulangan dan Rehabilitasi juga berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan di daerah, antara lain Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumatera Utara, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Serdang Bedagai, serta Dinas Tenaga Kerja Kota Medan, guna memastikan proses penanganan berjalan terpadu dan kebutuhan para PMI dapat dipenuhi secara optimal. 

KP2MI menegaskan bahwa pelindungan terhadap PMI merupakan tanggung jawab negara yang dilaksanakan secara menyeluruh, mulai dari sebelum keberangkatan, selama bekerja di luar negeri, hingga saat kembali ke Indonesia. 

Upaya tersebut sejalan dengan penguatan tata kelola pelindungan PMI melalui kolaborasi lintas kementerian, pemerintah daerah, perwakilan RI di luar negeri, serta seluruh pemangku kepentingan terkait. 

Melalui langkah ini, pemerintah ingin memastikan bahwa setiap PMI yang kembali ke Indonesia tidak hanya diterima sebagai warga negara yang pulang ke tanah air, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk bangkit, mendapatkan pelindungan, dan kembali berdaya. 

Negara akan terus hadir mengawal setiap proses tersebut sebagai wujud nyata komitmen melindungi seluruh Pekerja Migran Indonesia di manapun mereka berada.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: berita nasionalDeportasiKP2MIPMI
SummarizeShare38SendShare
Previous Post

Barantin Perkuat Kompetensi SDM Fumigasi, Dukung Biosekuriti dan Daya Saing Ekspor

Next Post

Jelang Hari Jadi ke-285, Jajaran Pemkab Rembang Ziarah ke Makam Tokoh Penting Pendiri Daerah

Sekar Sari

Sekar Sari

Berita Terkait

Ruang Kerja Bupati dan Kepala Dinas PUPRPKP Lombok Barat Disegel KPK

Ruang Kerja Bupati dan Kepala Dinas PUPRPKP Lombok Barat Disegel KPK

by ulfa puspa
20 Juli 2026
534

LOMBOK BARAT, Harianmuria.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel ruang kerja Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, dan ruang Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Penataan Kawasan...

Rapat Bersama Komisi IX DPR, KP2MI Paparkan Capaian Layanan Pemulangan PMI

Rapat Bersama Komisi IX DPR, KP2MI Paparkan Capaian Layanan Pemulangan PMI

by Sekar Sari
17 Juli 2026
520

JAKARTA, Harianmuria.com – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) mencatat telah memulangkan 25.403 pekerja migran Indonesia (PMI) sepanjang 2025. Dari jumlah tersebut, sebanyak 626 merupakan jenazah, sementara ratusan...

Perkuat Pelindungan PMI, BP3MI Sumsel Genjot Implementasi 10 Pilar DEMIMAS

Perkuat Pelindungan PMI, BP3MI Sumsel Genjot Implementasi 10 Pilar DEMIMAS

by ulfa puspa
16 Juli 2026
546

BENGKULU SELATAN, Harianmuria.com – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) terus memperkuat pelindungan pekerja migran dari hulu dengan menjadikan desa sebagai garda terdepan migrasi aman. Komitmen tersebut diwujudkan...

Desa Betak Tulungagung Jadi Inspirasi Nasional Praktik Baik Pelindungan PMI Berbasis Desa

Desa Betak Tulungagung Jadi Inspirasi Nasional Praktik Baik Pelindungan PMI Berbasis Desa

by ulfa puspa
16 Juli 2026
749

TULUNGAGUNG, Harianmuria.com – Desa Betak, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, menjadi salah satu contoh praktik baik (best practice) dalam penguatan pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) berbasis desa. Melalui sinergi...

Load More

BERITA UTAMA

Pemprov Jateng Ajukan Revitalisasi SDN Tanggirejo Grobogan Usai Viral Siswa Makan MBG di Halaman

Pemprov Jateng Ajukan Revitalisasi SDN Tanggirejo Grobogan Usai Viral Siswa Makan MBG di Halaman

24 Juli 2026
510
Desa Dimoro Grobogan Jadi Lokasi Perdana Penanaman Padi Sistem Teknologi Modern

Desa Dimoro Grobogan Jadi Lokasi Perdana Penanaman Padi Sistem Teknologi Modern

24 Juli 2026
509
Mudahkan Mobilitas Masyarakat, DPRD Kudus Dukung Pembangunan Jembatan Garuda

Mudahkan Mobilitas Masyarakat, DPRD Kudus Dukung Pembangunan Jembatan Garuda

24 Juli 2026
553
Atap Sekolah Ambrol, Siswa SDN Tanggirejo Grobogan Terpaksa Makan MBG di Halaman

Atap Sekolah Ambrol, Siswa SDN Tanggirejo Grobogan Terpaksa Makan MBG di Halaman

23 Juli 2026
520

TRENDING HARI INI

  • 45 Koperasi Desa Merah Putih di Blora Beroperasi, Jual Sembako hingga LPG

    45 Koperasi Desa Merah Putih di Blora Beroperasi, Jual Sembako hingga LPG

    176 shares
    Share 70 Tweet 44
  • Mudahkan Mobilitas Masyarakat, DPRD Kudus Dukung Pembangunan Jembatan Garuda

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Bupati Harno Ajak Warga Gemar Membaca di Festival Literasi Rembang 2026

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • 82 PMI Bermasalah Dideportasi dari Malaysia, KP2MI Pastikan Pemulangan Aman

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Fraksi PPP Singgung Tata Kelola APBD, Plt Bupati Pati Diminta Lebih Cermat

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Joni Kurnianto Dukung Gerakan Jumat Asri di Alun-Alun Kembangjoyo Pati

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Pembangunan Pasar Ngawen Blora Molor gegara Harga Material Naik

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Museum Kretek, salah satu wisata sejarah yang ada di Kudus. (Google Map/Harianmuria.com)

5 Museum di Kudus Ini Layak Dijadikan Wisata Sejarah Kala Habiskan Waktu Berlibur

7 Oktober 2022
1k
Tips bugas saat puasa salah satunya dilakukan dengan cara berhenti merkok. (Freepik/Haranmuria.com)

Tips Puasa agar Tetap Bugar Menurut Pakar, Makan Sehat hingga Stop Rokok

23 Maret 2023
553

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya