KENDAL, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP2PA) menggelar peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Kamis, 23 Juli 2026.
Acara diawali dengan penampilan seni dari para pelajar, seperti paduan suara dan pencak silat. Selain itu, digelar sesi dialog interaktif bertajuk “Anak Bertanya, Bupati Kendal Menjawab” yang dipandu Anggraini Adinda, Juara I Putri Duta GenRe Kabupaten Kendal 2025.
Melalui dialog tersebut, anak-anak yang tergabung dalam Forum Anak Kabupaten Kendal diberi kesempatan menyampaikan pertanyaan dan aspirasi secara langsung kepada Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari.
Salah satu pertanyaan disampaikan Devina yang menyoroti maraknya kasus tawuran di kalangan remaja dan pelajar di Kabupaten Kendal.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Kendal yang akrab disapa Tika mengatakan persoalan tawuran menjadi perhatian bersama.
Menurutnya, peringatan Hari Anak Nasional harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh pihak dalam melindungi anak sekaligus mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja.
Ia menilai keluarga memiliki peran utama dalam membangun lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak sehingga potensi terjadinya tawuran dapat ditekan.
Selain keluarga, sekolah dan berbagai organisasi di Kabupaten Kendal juga diharapkan ikut berperan aktif dalam pembinaan generasi muda.
“Pemerintah Kabupaten Kendal bersama Forkopimda terus berkolaborasi dan bersinergi, salah satunya dengan melakukan sosialisasi dan berdialog langsung ke sekolah-sekolah,” ujarnya.
Sumber: Humas Pemkab Kendal
Editor: Rosyid











