KENDAL, Harianmuria.com – Penghimpunan dana kurban LazisMu Kabupaten Kendal mencapai Rp9.283.163.500 atau melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp9 miliar.
Manajer Area Office Fundraising (Aofi) AN Surya Madani menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah mempercayakan penyaluran kurbannya melalui LazisMu Kendal.
“Alhamdulillah, penghimpunan kurban tahun ini menunjukkan tren positif. Ini menjadi bentuk kepercayaan masyarakat kepada LazisMu Kendal sebagai mitra dalam menyalurkan amanah kurban secara tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia menegaskan, LazisMu Kendal terus berkomitmen menghadirkan program kurban yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memberikan dampak sosial luas bagi masyarakat penerima manfaat di berbagai wilayah.
“Kami ingin memastikan hewan kurban dan distribusinya benar-benar memberi kemanfaatan luas, terutama bagi masyarakat yang jarang menikmati daging kurban. Karena itu, kami mengajak masyarakat menjadikan LazisMu sebagai partner terbaik dalam berkurban,” lanjutnya.
Surya menuturkan, dari total penghimpunan Rp9.283.163.500 tersebut, sebanyak Rp8.794.333.500 dialokasikan untuk program kurban muqoyyad. Sedangkan Rp488.830.000 diperuntukkan bagi program Kurban Tepian Negeri dan RendangMu.
“Dana kurban yang dihimpun akan dikelola secara amanah dan profesional agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.
LazisMu selain mendistribusikan kurban berupa daging mentah, juga berinovasi melalui program RendangMu
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kendal, Ikhsan Intizam, menilai inovasi pengolahan daging kurban menjadi RendangMu merupakan langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Produk olahan tersebut dinilai efektif sebagai cadangan logistik makanan siap saji ketika terjadi bencana alam.
“Inovasi program RendangMu dari LazisMu ini menjadi sangat signifikan untuk ketahanan pangan, terutama untuk persediaan makanan instan di saat darurat bencana. Sebagai gerakan Islam yang modern, inovasi-inovasi seperti inilah yang memang sudah seharusnya kita lakukan ke depan,” jelasnya, Kamis, 28 Mei 2026.
Ikhsan mengapresiasi keikhlasan warga Muhammadiyah yang bersedia mengalihkan sebagian hewan kurbannya dari wilayah kota yang surplus daging ke daerah pelosok melalui program Kurban di Tepian Negeri.
Program tersebut diharapkan mampu menjadi stimulan bagi masyarakat di wilayah terpencil agar semakin termotivasi melaksanakan ibadah kurban pada tahun-tahun mendatang.
“Kami sangat bersyukur warga Muhammadiyah bisa menghilangkan ego untuk berkurban di tempatnya sendiri yang sudah berlimpah daging. Melalui program kurban di tepian negeri ini, kita memberikan stimulan bagi saudara-saudara kita di pelosok yang belum banyak melaksanakan ibadah kurban agar ke depan mereka ikut termotivasi,” tandasnya.
Jurnalis: Anik Kustiani











