KUDUS, Harianmuria.com – Kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan Alun-alun Simpang Tujuh Kudus dipastikan libur selama bulan suci Ramadhan, terhitung mulai 15 Februari hingga 31 Maret 2026, seiring pelaksanaan tradisi Dandangan dan penyesuaian aktivitas masyarakat selama puasa.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Eko Hari Djatmiko, mengatakan kebijakan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas kawasan pusat kota selama rangkaian kegiatan keagamaan dan budaya berlangsung.
“Car Free Day akan diliburkan sampai Bulan Ramadhan selesai,” kata Eko Hari Djatmiko.
Ia menjelaskan, CFD Kudus masih tetap digelar pada Minggu, 8 Februari 2026, meskipun sebelumnya sempat diumumkan akan ditiadakan karena tradisi Dandangan mulai berlangsung sejak Sabtu, 7 Februari 2026.
Keputusan tersebut berubah setelah adanya audiensi antara Paguyuban Pedagang CFD Kudus dan Dinas Perdagangan.
Setelah CFD terakhir digelar pada 8 Februari, kegiatan tersebut resmi dihentikan sementara mulai 15 Februari hingga akhir Ramadhan. Eko memastikan CFD baru akan kembali dilaksanakan setelah Hari Raya Idulfitri.
“Pedagang CFD bisa berjualan kembali setelah lebaran,” ucapnya.
Ia menambahkan, penghentian sementara CFD juga dimaksudkan agar penyelenggaraan tradisi Dandangan dapat berjalan optimal tanpa tumpang tindih kegiatan.
Menurutnya, Dandangan merupakan agenda tahunan yang memiliki dampak signifikan terhadap sektor budaya dan perekonomian lokal.
Pada tahun ini, tradisi Dandangan digelar lebih lama dibandingkan tahun sebelumnya, yakni selama 12 hari mulai 7 hingga 18 Februari 2026, atau sepuluh hari menjelang penetapan 1 Ramadan.
“Untuk seremonial pembukaan akan dilakukan pada hari Senin, 9 Februari 2026. Tapi pada Sabtu (7 Februari 2026) sudah siap dan sudah bisa dikunjungi oleh masyarakat,” tuturnya.
Dengan durasi yang lebih panjang, Pemkab Kudus berharap aktivitas ekonomi para pedagang bisa meningkat, khususnya karena terdapat dua malam akhir pekan selama rangkaian Dandangan berlangsung.
“Lebih dari 50 persen pedagang CFD Kudus juga ikut berjualan di acara Dandangan tahun ini,” tambahnya.
Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus telah menyiapkan sekitar 527 tenda pedagang kaki lima (PKL) yang tersebar dari Jalan Sunan Kudus kawasan Alun-alun hingga Perempatan Jember. Kegiatan Dandangan berlangsung setiap hari mulai pukul 16.00 hingga 23.00 WIB.
“Kalau untuk jumlah pedagang Dandangan bisa saja sampai 800 hingga 1.000 orang termasuk yang berjualan di sekitaran tenda,” ungkapnya.
Jurnalis: Nisa Hafizhotus S.
Editor: Rosyid











