KUDUS, Harianmuria.com – Satuan Tugas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyambangi Badan Gizi Nasional (BGN) pascainsiden dugaan keracunan massal di SMA 2 Kudus.
Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton selaku Ketua Satuan Tugas MBG mengatakan koordinasi dengan BGN pada Selasa, 3 Februari 2026 dilakukan untuk memastikan pelaksanaan MBG berjalan optimal.
Koordinasi tersebut difokuskan pada upaya memperjelas regulasi pelaksanaan MBG sekaligus memperkuat sinkronisasi dan pengawasan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar mampu menyediakan makanan yang aman, sehat, dan bergizi bagi generasi muda di Kabupaten Kudus.
Setelah berkoordinasi dengan BGN, Pemkab Kudus menegaskan komitmennya untuk meningkatkan sistem pemantauan dan pengawasan secara menyeluruh, terstruktur, dan berkelanjutan guna mencegah kejadian keracunan MBG tidak terulang.
Wabup Bellinda menekankan pentingnya pengawasan rutin terhadap pelaksanaan MBG, termasuk melalui kunjungan lanjutan ke lapangan. Ia juga menegaskan perlunya penindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran terhadap standar dan ketentuan yang telah ditetapkan.
“Kami menekankan agar pengawasan MBG tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga dilakukan langsung di lapangan melalui monitoring rutin. Setiap pelanggaran terhadap standar dan ketentuan yang berlaku harus ditindak secara tegas,” ujarnya.
Pihaknya menyampaikan bahwa program MBG merupakan investasi strategis jangka panjang dalam membangun kualitas sumber daya manusia, sehingga seluruh pihak yang terlibat harus menjalankannya dengan penuh tanggung jawab.
“Program ini merupakan upaya bersama untuk membangun generasi yang sehat dan berkualitas. Oleh karena itu, pelaksanaannya harus dilakukan secara disiplin, terstandar, dan diawasi dengan ketat,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN, Brigjen TNI Albertus Doni Dewantoro menegaskan bahwa BGN berkomitmen untuk terus memperkuat sistem pemantauan dan pengawasan pelaksanaan Program MBG di daerah, termasuk memastikan seluruh SPPG mematuhi standar keamanan pangan serta regulasi yang berlaku.
“Komitmen kami adalah memastikan Program MBG berjalan aman dan berkualitas. Karena itu, pengawasan akan terus kami perkuat, termasuk memastikan seluruh SPPG mematuhi standar keamanan pangan dan regulasi yang berlaku,” ungkap Brigjen TNI Albertus Doni Dewantoro.
Jurnalis: Nisa Hafizhotus Syarifa
Editor: Ulfa











