• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Selasa, Agustus 18, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

10 Wisata Religi Kabupaten Pati Ini Cocok Dijadikan Tempat Healing

Sekar Sari by Sekar Sari
1 September 2022
in Highlight
193 1
MENERANGKAN: Masjid Kajen yang berlokasi tidak jauh dari makam Syaikh Mutamakkin. (Istimewa/Harianmuria.com)

MENERANGKAN: Masjid Kajen yang berlokasi tidak jauh dari makam Syaikh Mutamakkin. (Istimewa/Harianmuria.com)

1.5k
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

Harianmuria.com – Istilah healing mungkin sudah tidak asing lagi di telinga anak muda zaman sekarang. Bahkan banyak dari pengguna sosial media seringkali menggunakan kosa kata itu sebagai pelengkap kata-kata dalam barisan caption.

Arti kata healing yang bermakna penyembuhan atau pengobatan juga seringkali dijadikan konteks beragam maksud. Selain itu, kata healing yang disebut termasuk dalam bahasa gaul lebih mengarah pada penyembuhan psikologis, yakni perasaan, hati, jiwa, batin, dan pikiran.

Ada berbagai cara dalam melakukan healing, namun sebagian orang justru memanfaatkan tempat-tempat wisata religi jadi lokasi untuk mendamaikan diri. Khususnya di kabupaten Pati, tidak hanya soal makam para waliyullah, ada juga beberapamasjid yang juga seringkali dikunjungi banyak orang.

Berikut 10 wisata religi di kabupaten Pati yang cocok Anda jadikan sebagai  tempat untuk healing.

1.Makam Syaikh Mutamakkin

Nama Syaikh Mutamakkin sudah sangat melekat di Kabupaten Pati, banyak peziarah bergantian mengunjungi salah satu penyebar agama Islam di daerah Kajen, Kecamatan Margoyoso. Ulama besar yang lahir pada tahun 1675 M di desa Cebolek, Tuban, Jawa Timur dikenal memiliki karomah. Tokoh yang kerap disebut Mbah Mutamakkin ini pernah ditantang oleh para ulama kraton Mataram seperti, Katib Anom Kudus yang didukung Katib Witana asal Surabaya dan Katib Busu asal Gresik untuk membuktikan kesaktiannya.

Pada suatu hari di persidangan Keraton, kedua anjing milik Mbah Mutamakkin yang diberi nama Abdul Qohhar dan Qomaruddin tidak terbakar saat mencoba mengambilkan terompahnya di dalam bara api. Atas peristiwa tersebut, Sultan Pakubuwono II yang waktu itu menjabat menyatakan menjadi muridnya. Sehingga dengan ini, basis dakwah Mbah Mutamakkin kian lancar dan bahkan segala fasilitas pembangunan pesantren ikut ditunjang.

Kini banyak murid dan keturunan Mbah Mutamakkin menjadi ulama besar, sebut saja Syaikh Mizan, Syaikh Badar, dan Syaikh Ronggo Kusumo. Sedangkan keturunannya diantaranya Syaikh Hendro Muhammad, KH Abdussalam, KH Nawawi, KH Sirodj Chudlori, KH Bagus, KH Baidlowi Sirodj, KH Hasyim Asy’ari, KH Bisri Sansuri, KH Sahal Mahfudz, Gus Dur, dan lainnya.

2. Makam Syaikh Jangkung

Ulama besar pemilik nama asli Syarifuddin ini masih termasuk dari keturunan Sunan Muria. Karena logat masyarakat setempat, banyak yang menyebut Syaikh Jangkung dengan nama Saridin. Adapun Jangkung sendiri merupakan sebutan yang diperolehnya dari sang guru yakni, Sunan Kalijaga.

Syaikh Jangkung mulai dianggap istimewa ketika dirinya masih berguru dengan Sunan Kudus. Pada suatu hari, dirinya di tes oleh sang guru dengan menanyainya pertanyaan tidak masuk akal. Sunan Kudus kala itu bertanya kepadanya apakah di setiap air terdapat air? Saat dibuktikan, Sunan Kudus yang menyuruh salah satu santrinya untuk mengambil buah kelapa terkejut, di dalamnya terdapat seekor ikan.

Syaikh Jangkung yang juga masih saudara ipar Raja Matatam ketiga, Sultan Agung dimakamkan di Desa Landoh, kecamatan Kayen.

3. Masjid Baiturrohim Gambiran

Menurut prasasti yang ada Masjid Baiturrohim Gambiran didirikan pada 9 Oktober 1445 M, atau masjid ini sudah berusia lebih dari 5 abad. Masjid ini memiliki banyak corak khas kerajaan Islam Demak, yakni pada bagian atap susun limas. Ada juga peninggalan lain yang masih dirawat hingga sekarang, mimbar khtutbah terbuat dari kayu jati kuno. Meskipun telah mengalami banyak renovasi, ciri khas tersebut masih terjaga sampai sekarang.

Masjid yang berlokasi di desa Sukoharjo, kecamatan Margorejo konon didirikan oleh Mbah Cungkro yang merupakan santri dari Sunan Kalijaga. Kini masjid Baiturrohim Gambiran menjadi masjid tertua dan saksi bisu penyebaran Islam di Pati.

4. Makam Ki Ageng Ngerang

Ki Ageng Ngerang atau yang dikenal dengan nama Syaikh Ronggo Joyo Putro merupakan salah satu putra dari Syaikh Maulana Maghribi. Ulama yang diperkirakan hidup pada masa Walisongo ini lahir sebelum tahun 1470 M dan menyebarkan ajaran Islam di daerah Juwana.  Adapun lokasi dari makam Ki Ageng Ngerang berada di Trimulyo, Juwana, Trimulyo, Pati, Kabupaten Pati.

5. Makam Nyai Ageng Ngerang

Nyi Ageng Ngerang atau Siti Rohmah Roro Kaishan atau Nyai Juminah merupakan waliyullah wanita merupakan istri dari Kyai Ageng Ngerang I (Sunan Ngerang atau Syaikh Muhammad Nurul Yaqin).

Dulunya Nyai Ageng Ngerang sempat direndahkan karena pola pemikiran masyarakat saat itu masih menganggap bahwa perempuan adalah bagian dari laki-laki. Konon katanya Nyai Ageng Ngerang menghantamkan Slendang Kemben warisan dari neneknya, Nawang Wulan dan Ki Jaka Tarub ke udara dan keluarlah percikan api yang dinamakan langes. Kemudian langes tersebut dimanapun jatuhnya akan membentuk bumi Ngerang.

Makam dari salah satu keturunan bangsawan Kerajaan Majapahit Prabu Kertabumi Brawijaya V ini berada di desa Tambakromo, kabupaten Pati.

6. Makam KH Abdullah Salam

Lokasi makam KH Abdullah Salam berada di komplek pemakamana keluarga Pondok Pesantren Mathali’ul Falah, Kajen, Pati. Ulama kharismatik yang kerap disapa Mbah Dullah ini terkenal sebagai hamilul Qur’an. Atas keteguhannya mengajarkan ilmu, banyak ulama besar lahir atas didikannya, yakni KH Munawwir Jogja, KH Arwani Amin Kudus, dan KH Abdullah Zain Salim.

7. Makam Syaikh Ronggo Kusumo

Raden Ronggo Kusumo diperkirakan lahir pada 1660 M di desa Mruwut, Bejagung, Tuban. Ia pun masih memiliki garis keturunan dengan Adipati Tuban Ki Agung Mawut yang masih terhubung dengan Sultan Demak. Raden Ronggo Kusumo pun juga merupakan murid dari Syaikh Mutamakkin.

Dakwah dari sosok Raden Ronggo Kusumo dikenal sangat membela kaum fakir miskin. Saat masih di Tuban, Raden Ronggo Kusumo pernah memintakan hak fakir miskin kepada orang kaya, karena aksinya itu ia pun diusir. Raden Ronggo pun hijrah ke daerah Dawe, Kudus dan di sana ia tidak lagi menggunakan cara lamanya melainkan dengan memberi pengetahuan kepada para fakir miskin.

Kini Raden Ronggo disemayamkan di desa Kajen, kecamatan Margoyoso, kabupaten Pati.

8. Makam Sunan Makhdum

Sunan Makhdum bernama asli Syaikh Makhdum Al Ath-Thos atau Sayyid Abdur Rohman Al-Makhdum Al Istanbuli merupakan ulama yang hidup sekitar abad ke IX berasal dari Turki. Sunan Makhdum datang ke Nusantara berbarengan dengan ketiga tokoh penyebar Islam lainnya, yaitu Sayyid Maulana Syamsuddin Al Baqir Ar Rumi (Syaikh Subakir) dan Sayyid Ali Syamsuddin Al Misri (Syaikh Ngali Samsujen).

Setiap 10 Muharam atau 10 Suro masyarakat sekitar desa Parenggan, kecamatan Pati, kabupaten Pati melaksanakan haul Sunan Makhdum. Hingga kini, banyak masyarakat luar maupun asli Pati untuk berziarah ke makam Sunan Makhdum.

9. Makam Ki Ageng Penjawi

Ki Ageng Penjawi merupakan tokoh termasyhur yang ada di kota Bumi Mina Tani. Berdasarkan sejarah yang ada, Ki Ageng Penjawi termasuk putra Ki Ageng Ngerang III dengan Ratu Ayu Panengah (putri Sunan Kalijaga).

Ki Ageng Penjawi dianugerahi kekuasaan tanah di Pati oleh Jaka Tingkir. Selain itu, bersama dengan Ki Gede Pamanahan dan Ki Juru Martani, Ki Ageng Penjawi merintis berdirinya Kasultanan Mataram Islam.

Makam Ki Ageng Penjawi yang berada di Jl. Dr. Susanto No.5, Ngipik, Pati Lor, Kec. Pati, Kabupaten Pati, masih sering diziarahi masyarakat. Bahkan pada peringatan haul wafatnya, masyarakat sekitar mengadakan acara selametan istighosah Kubro, dan khataman Al Quran.

10. Makam Sunan Prawoto

Sunan Prawoto memiliki nama asli Raden Haryo Bagus Mukmin merupakan cucu dari Raden Fatah (Sultan Demak pertama) dan raja terakhir Kasultanan Demak. Selain ahli politik, Sunan Prawoto dikenal juga sebagai ahli agama.

Makam dari Sunan Prawoto berada di desa Prawoto, kecamatan Sukolilo, kabupaten Pati. Sosok yang lebih suka hidup sebagai ulama suci ketimbang berkecimpung dalam politik itu sampai sekarang masih diziarahi masyarakat.

Demikian 10 rekomendasi tempat yang dapat Anda jadikan lokasi untuk healing dengan lebih mengenal diri sendiri dan menenangkan jiwa serta pikiran.(Sekar – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Info PatiKH Abdullah SalamKi Ageng NgerangKi Ageng PenjawiMasjid Baiturrohim GambiranNyai Ageng NgerangpatiSunan MakhdumSunan PrawotoSyaikh JangkungSyaikh MutamakkinSyaikh Ronggo KusumoWisata Religi Kabupaten Pati
SummarizeShare108SendShare
Previous Post

Usul Penobatan Gelar Pahlawan Nasional Ratu Kalinyamat Rampung Diverifikasi Tim TP2GP

Next Post

RPP1 lembar Akidah akhlak kelas 6 semester 1

Sekar Sari

Sekar Sari

Berita Terkait

HUT RI: DPRD Pati Tekankan Sinergi Bangun Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur

HUT RI: DPRD Pati Tekankan Sinergi Bangun Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur

by ulfa puspa
18 Agustus 2026
514

PATI, Harianmuria.com – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menekankan bahwa peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia menjadi pengingat pentingnya sinergi seluruh pihak untuk membangun bangsa. “Momentum kemerdekaan menjadi...

Ikut Lomba Agustusan di Winong Pati, Kastomo Serukan Semangat Kebersamaan

Ikut Lomba Agustusan di Winong Pati, Kastomo Serukan Semangat Kebersamaan

by ulfa puspa
18 Agustus 2026
511

PATI, Harianmuria.com – Warga Desa Kudur, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati memriahkan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia dengan menyelenggarakan perlombaan. Anggota DPRD Pati asal Winong, Kastomo, tampak ikut mengikuti...

Upacara HUT ke-81 RI, DPRD Pati Ajak Jaga Semangat Perjuangan

Upacara HUT ke-81 RI, DPRD Pati Ajak Jaga Semangat Perjuangan

by ulfa puspa
17 Agustus 2026
517

PATI, Harianmuria.com – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, mengajak masyarakat melanjutkan perjuangan bangsa. Pesan itu disampaikan usai upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Alun-Alun Simpang Lima...

KUA PPAS 2027 Disetujui, Jajaran DPRD Pati Kawal Pelaksanaan APBD Tepat Sasaran

KUA PPAS 2027 Disetujui, Jajaran DPRD Pati Kawal Pelaksanaan APBD Tepat Sasaran

by ulfa puspa
17 Agustus 2026
519

PATI, Harianmuria.com – Jajaran DPRD Kabupaten Pati akan terus mengawal pelaksanaan APBD agar sesuai kebutuhan masyarakat seiring Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS)...

Load More

BERITA UTAMA

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026
517
Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

16 Agustus 2026
530
Para siswa SD Negeri Terpencil Bainaa Barat di Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo, Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah berdiri di atas Jembatan Garuda yang selesai dibangun. (Istimewa)

Jembatan Garuda Bainaa Barat Selesai, Siswa SD Terpencil Tak Lagi Seberangi Sungai untuk Sekolah

14 Agustus 2026
530
KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD Kudus Kawal Penggunaan APBD Sesuai Aspirasi Masyarakat

KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD Kudus Kawal Penggunaan APBD Sesuai Aspirasi Masyarakat

14 Agustus 2026
530

TRENDING HARI INI

  • Anak PMI asal Gresik, Adil (kiri) bersama petugas KBRI di Malaysia Shohenudin. (Dok. pribadi)

    Anak PMI Asal Gresik Jadi Paskibraka KBRI Kuala Lumpur, Titip Harapan untuk Pendidikan

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • HUT ke-81 RI, Bupati Kendal Ajak Masyarakat Gotong Royong Bangun Negeri

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Karantina Jawa Tengah Gaungkan Semangat Kemerdekaan untuk Perkuat Kedaulatan Hayati

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • 76 Warga Binaan Rutan Blora Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • KUA PPAS 2027 Disetujui, Jajaran DPRD Pati Kawal Pelaksanaan APBD Tepat Sasaran

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • HUT ke-81 RI, Wali Kota Semarang Minta Semangat Kemerdekaan Tak Berhenti di Seremoni

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Upacara HUT ke-81 RI, DPRD Pati Ajak Jaga Semangat Perjuangan

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Peta proses bisnis menjadi kunci efisiensi tata kelola organisasi dan instansi.

Mengenal Peta Proses Bisnis: Kunci Efisiensi Tata Kelola Organisasi dan Instansi

22 Desember 2025
556
Wujudkan Ketahanan Pangan dan Pertanian Berkelanjutan, Mahasiswa KKNT IPB Hadir dengan Program SYNERA

Wujudkan Ketahanan Pangan dan Pertanian Berkelanjutan, Mahasiswa KKNT IPB Hadir dengan Program SYNERA

29 Juli 2026
583

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya