BLORA, Harianmuria.com – Kreator konten asal Kabupaten Blora, Mak Damis atau akrab disapa Lek Damis, mendadak viral setelah mengunggah video yang menyoroti kualitas BBM Pertalite keluaran Pertamina.
Dalam video berdurasi 2 menit 17 detik itu, ia mengungkapkan kekesalan karena motor barunya mengalami kerusakan setelah menggunakan bahan bakar jenis Pertalite.
Motor Baru Rusak Diduga Akibat Pertalite
Dalam video yang diunggah ke Instagram dan TikTok, Mak Damis memperlihatkan motornya yang brebet dan mati mendadak. Ia menegaskan bahwa motor tersebut baru dibeli, ditunjukkan dengan pelat nomor baru bertanggal Agustus 2025.
“Motor anyar kok bisa rusak, nek ora gara-gara bensin apa maneh,” keluhnya dalam video yang kini sudah ditonton lebih dari 1,5 juta kali di Instagram dan 705 ribu kali di TikTok.
Seorang montir yang memeriksa kendaraan tersebut menyimpulkan bahwa kerusakan disebabkan oleh penggunaan Pertalite. Dalam dialog di video, montir itu menjelaskan bahwa setelah tangki dikuras dan dibersihkan, motor tetap brebet. Namun, setelah bahan bakar diganti dengan Pertamax, mesin kembali normal.
“Tadi bensinnya saya keluarkan, tangki saya bersihkan, lalu saya masukkan lagi Pertalite tapi motor tetap brebet. Setelah diganti Pertamax, motor langsung normal,” ujar montir tersebut dalam video.
Mak Damis Luapkan Kekesalan
Mengetahui hal itu, Mak Damis meluapkan emosinya dan menuding Pertalite yang dijual di SPBU telah menurunkan kualitas mesin. Ia bahkan sempat membuang botol berisi Pertalite yang diambil dari tangki motornya.
“Bensin dicampur apa iki, nganti motor anyar rusak. Motor rusak gara-gara kamu, SPBU! Kurang banyak untungmu? Bensin dicampur ta*k, tak buang iki!” ujar Mak Damis meluapkan emosinya.
Tak hanya itu, Mak Damis juga menyebut bahwa persoalan ini bisa berdampak luas. Ia bahkan menyebutkan Presiden Prabowo Subianto yang akan terkena dampak dari produk Pertalite dari Pertamina.
“Pak Prabowo lagi ini nanti, wis to sing kenek Pak Prabowo. Motor bosok akeh iki, gejala iki!” sergahnya.
Unggahan itu pun menuai beragam respons dari warganet. Banyak yang mendukung Mak Damis dan mengeluhkan hal serupa, sementara sebagian lainnya menilai perlu ada klarifikasi resmi dari pihak Pertamina terkait kualitas Pertalite di pasaran.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Basuki










