SEMARANG, Harianmuria.com – Sebanyak 383 karateka dari 34 kabupaten dan kota di Jawa Tengah mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Karate 2025, sekaligus menjadi babak kualifikasi Pra-Porprov XVII Jawa Tengah.
Kejuaraan yang digelar pada 5–7 September 2025 di Gedung Tennis Indoor GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, menjadi ajang perebutan 191 tiket Porprov XVII Jawa Tengah 2026.
Junjung Sportivitas dan Raih Prestasi
Wakil Bupati Semarang, Nur Arifah, secara resmi membuka acara dan mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dalam bertanding.
“Tunjukkan semangat pantang menyerah. Jadilah atlet karate hebat, tak hanya di tingkat provinsi, tapi juga nasional dan internasional,” ujar Nur Arifah, Jumat, 5 September 2025.
Kepala Bidang Pendidikan dan Pelatihan KONI Jawa Tengah, Handoyo, menyebut karate menjadi salah satu cabang olahraga (cabor) dengan potensi mendulang medali emas terbanyak dari berbagai kelas yang dipertandingkan.
“Pada PON XXI Aceh-Sumut 2024, atlet karate Jateng berhasil meraih 1 emas dan 3 perunggu. Prestasi ini tentu membanggakan,” ujarnya.
Handoyo berharap Kejurprov dan kualifikasi Pra-Porprov 2025 dapat menjadi ajang pembinaan atlet sejak usia dini, sekaligus meningkatkan prestasi Jawa Tengah di ajang Porprov maupun PON mendatang.
383 Atlet Bertanding di 15 Nomor
Ketua Panitia, Febriyan Gede Saputra, menjelaskan bahwa dari total 383 peserta, 273 atlet bertanding di nomor perorangan, dan 73 di nomor beregu. Mereka akan berlaga di 13 nomor perorangan dan 2 nomor beregu.
“KONI Jawa Tengah menyediakan kuota 191 tiket, ditambah 3 atlet pelatnas wild card untuk bertanding di Porprov Jawa Tengah 2026,” pungkas Febriyan.
Sumber: Lingkar Network
Editor: Basuki











