• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Kamis, Agustus 20, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Sambut 36 Biksu Thudong Internasional, Kota Pekalongan Simbol Toleransi

Basuki by Basuki
3 Mei 2025
in News, Pekalongan
78 1
Para banthe (biksu) Thudong beristirahat sejenak di Klenteng Po An Thian, Kota Pekalongan, dalam rangkaian perjalanan spiritual menuju Candi Borobudur, Sabtu (3/5/2025).

Para banthe (biksu) Thudong beristirahat sejenak di Klenteng Po An Thian, Kota Pekalongan, dalam rangkaian perjalanan spiritual menuju Candi Borobudur, Sabtu (3/5/2025).

606
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

PEKALONGAN, Harianmuria.com – Sebanyak 36 biksu dari empat negara disambut hangat oleh masyarakat Kota Pekalongan dalam rangkaian perjalanan spiritual Thudong Internasional 2025.

Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (3/5/2025), dengan titik penyambutan di wilayah Wiradesa dan Biara, yang menjadi lokasi transit para biksu sebelum melanjutkan perjalanan menuju Candi Borobudur.

Thudong adalah perjalanan ritual para bhante (biksu) yang dilakukan dengan berjalan kaki sepanjang ribuan kilometer. Tradisi ini juga dianggap sebagai perjalanan spiritual.

Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid menyampaikan, kehadiran para biksu Thudong merupakan momen istimewa yang menunjukkan semangat toleransi di Kota Batik.

“Kurang lebih sama seperti dua tahun lalu, hanya lokasinya berbeda. Tahun lalu di Kanzuz Sholawat, sekarang di Biara. Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Tadi kita mulai dari Wiradesa, bahkan kegiatan ini dikawal personel TNI dan Polri,” ungkapnya.

Ia menambahkan, penyelenggaraan kegiatan ini melibatkan dukungan lintas sektoral.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Kota Pekalongan adalah kota yang sangat toleran. Ini semua berkat dukungan dari Kementerian Agama, Pemerintah Kota, FKUB, dan elemen lainnya. Mudah-mudahan semangat seperti ini terus terjaga agar Pekalongan semakin baik,” tandasnya.

Tahun ini, kehadiran para biksu menjadi lebih semarak karena tidak hanya berasal dari Thailand, tetapi juga dari Malaysia, Vietnam, Kamboja, dan bahkan Amerika Serikat.

“Ini tentu menjadi hal yang sangat membanggakan,” imbuh Wali Kota.

Sementara itu, Penanggung Jawab Thudong Internasional 2025 Prabu Dias menjelaskan, perjalanan dimulai dari Bangkok, Thailand, pada 6 Februari 2025. Para biksu menempuh perjalanan darat sejauh ribuan kilometer melintasi Thailand selama 41 hari, Malaysia selama 29 hari, dan Singapura selama 4 hari, sebelum tiba di Indonesia melalui Batam pada 16 April 2025.

“Setelah istirahat di Batam, kami melanjutkan perjalanan ke Supamahat dan memulai perjalanan ke Candi Borobudur sejak 20 April. Hari ini kami resmi tiba di Pekalongan, dan akan terus berjalan hingga mencapai puncak stupa Borobudur pada 10 Mei 2025 pukul 17.00 WIB,” terang Prabu.

Usai tiba di Borobudur, para biksu akan mengikuti rangkaian prosesi Waisak, termasuk pengambilan air suci di Jumprit, Rasa Manggung, pada 11 Mei, dan prosesi utama Waisak pada 12 Mei. Mereka dijadwalkan berada di Jakarta pada 13 Mei, lalu kembali ke negara masing-masing pada 14 Mei 2025.

Prabu mengaku terharu dengan sambutan luar biasa masyarakat Indonesia. “Di sepanjang jalan, mungkin ada ratusan ribu orang dari berbagai agama menyambut kami dan memberi makanan serta minuman,” tuturnya

“Para banthe sampai bilang,‘Indonesia adalah rumah kedua kami.’ Ini tidak mereka temui di negara lain, bahkan ada yang pernah dirampok saat Thudong,” sambung Prabu.

Khusus di Kota Pekalongan, Prabu menilai penyambutan dilakukan dengan sangat istimewa.

“Forkopimda hadir lengkap, bahkan Pak Wali Kota menyambut langsung. Di sepanjang Pulau Jawa, baru Pekalongan yang menyambut sekomplet ini. TNI, Polri, dan berbagai organisasi lokal turut membantu menjaga dan mendampingi para banthe,” ujarnya.

(FAHRI AKBAR – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: banthebiksuInfo Pekalongankota pekalonganthudongthudong internasional 2025waisak
SummarizeShare44SendShare
Previous Post

Bahlil Sebut Jateng Kunci untuk Tambah Perolehan Kursi Golkar di 2029

Next Post

Pemanfaatan Sumur Minyak Tua Rakyat di Blora Dapat Restu Menteri ESDM

Basuki

Basuki

Berita Terkait

Sebanyak 22 dapur SPPG di Kota Pekalongan telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sesuai standar Badan Gizi Nasional untuk menjamin keamanan pangan.

Penuhi Standar BGN, 22 Dapur SPPG Kota Pekalongan Kantongi SLHS

by Basuki
8 Januari 2026
562

Sebanyak 22 dapur SPPG di Kota Pekalongan telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sesuai standar BGN untuk menjamin keamanan pangan.

Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid meninjau penanganan tanggul jebol di Pabean, pastikan pengungsi mulai ditangani.

Wali Kota Pekalongan Pastikan Penanganan Tanggul Jebol Berjalan, Pengungsi Mulai Ditangani

by Basuki
8 Januari 2026
538

Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid meninjau penanganan tanggul jebol di Pabean. Pemkot bergerak cepat bersama warga, pengungsi mulai ditangani.

Tanggul Kali Bremi di Pabean Pekalongan jebol sepanjang 35 meter, menyebabkan ratusan rumah terendam banjir dan 300 KK terdampak.

Tanggul Kali Bremi Jebol 35 Meter, Ratusan Rumah di Pabean Pekalongan Terendam Banjir

by Basuki
7 Januari 2026
569

Tanggul Kali Bremi di Pabean Pekalongan jebol sepanjang 35 meter, menyebabkan ratusan rumah terendam banjir dan 300 KK terdampak.

Stok darah golongan A dan AB di PMI Kota Pekalongan menipis di awal 2026, warga diajak segera donor darah demi menjaga ketersediaan transfusi.

Stok Darah A dan AB Menipis di Awal 2026, PMI Kota Pekalongan Ajak Warga Segera Donor

by Basuki
6 Januari 2026
588

Stok darah golongan A dan AB di PMI Kota Pekalongan menipis di awal 2026. PMI mengajak warga segera donor darah demi menjaga ketersediaan transfusi.

Load More

BERITA UTAMA

Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu, Pemkab Grobogan Jelaskan Begini

Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu, Pemkab Grobogan Jelaskan Begini

19 Agustus 2026
524
Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

18 Agustus 2026
750
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026
519
Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

16 Agustus 2026
534

TRENDING HARI INI

  • 32 Sekolah di Rembang Terima Penghargaan Adiwiyata 2026, Ini Daftarnya

    32 Sekolah di Rembang Terima Penghargaan Adiwiyata 2026, Ini Daftarnya

    150 shares
    Share 60 Tweet 38
  • Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

    135 shares
    Share 54 Tweet 34
  • Kampung Nelayan Merah Putih Gempolsewu Resmi Dibangun, Bupati Kendal: Langkah Modernisasi Kawasan Pesisir

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Kampung Nelayan Merah Putih di Gempolsewu Kendal Segera Dibangun

    109 shares
    Share 44 Tweet 27
  • Proyek KNMP Gempolsewu Kendal Dikucur Rp3,6 Miliar, Ini Fasilitas yang Akan Dibangun

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu, Pemkab Grobogan Jelaskan Begini

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Perubahan Desil Berpotensi Pengaruhi Status Penerima Bansos di Blora

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Museum Kretek, salah satu wisata sejarah yang ada di Kudus. (Google Map/Harianmuria.com)

5 Museum di Kudus Ini Layak Dijadikan Wisata Sejarah Kala Habiskan Waktu Berlibur

7 Oktober 2022
1.1k
Masjid Baitunnur salah satu wisata religi di Blora. (Pemkab Blora/Harianmuria.com)

7 Tempat Wisata Religi di Blora yang Populer

27 Oktober 2022
1.9k

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya