• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Intip Pembuatan Peci Blangkon yang ‘Nge-trend’, Laris Terjual Hingga ke Paris

Basuki Rahardjo by Basuki Rahardjo
7 Maret 2025
in Artikel, News
85 3
Kang Hadi menunjukkan peci blangkon buatannya. (Hesty Imaniar/Harianmuria.com)

Kang Hadi menunjukkan peci blangkon buatannya. (Hesty Imaniar/Harianmuria.com)

674
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

KAB.SEMARANG, Harianmuria – Kaum muslimin di tanah air tentu sudah akrab dengan peci, yang menjadi alat pelengkap saat beribadah salat.

Kini di pasaran sedang tren peci unik, namanya peci blangkon. Peci ini hampir menyerupai blangkon yang merupakan penutup atau ikat kepala laki-laki dalam tradisi busana adat Jawa

Muhadi (43) atau yang akrab disapa dengan nama Kang Hadi, pria asal Dusun Krajan, Desa Tengaran, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang yang membuat sekaligus membuat peci blangkon ini nge-trend di kalangan kaum muslimin.

Tidak hanya di pasaran lokal saja, peci blangkon ini bahkan mampu menembus pasar internasional, khususnya di Paris, Prancis.

“Betul, peci blangkon ini saya pasarkan sendiri dan juga melalui jasa reseller. Alhamdulillah pasarnya sudah sampai ke Paris di Prancis. Banyak yang terjual sampai di Paris, yang kebetulan itu pasarnya reseller saya,” kata Kang Hadi di rumahnya, Kamis (6/3/2025).

Dengan nama brand UMKM milik Kang Hadi, yaitu Bla and Bak atau bisa dibaca dengan kata Blabak, aneka peci blangkon ini dibuat, dari berbagai ukuran, motif, hingga corak kain. Dibantu istri tercinta, dan satu hingga dua pegawai, Kang Hadi membuat satu persatu peci blangkon itu di teras rumahnya.

“Awalnya itu sejak tahun 2019, di awal pandemi. Waktu itu saya sempat merantau di Jakarta, lalu pulang dan bingung mau bikin usaha apa. Karena saya besar di ponpes (pondok pesantren), dan sejak itu saya tidak suka pakai peci yang modelnya biasa saja, saya coba-coba bikin peci blangkon ini,” ungkapnya.

Berawal dari rasa ketidaksukaanya dengan model peci yang ada di pasaran inilah, Kang Hadi coba-coba membuat peci blangkon dengan corak aneka batik. Mulai dari batik khas Kabupaten Semarang yang disebut Gagrak, dan motif-motif batik serta motif kain lainnya.

Saat itu ia meminta teman-temannya di ponpes untuk mencoba peci buatannya. Kemudian ia mendapatkan masukan dari mereka untuk menghasilkan produk yang lebih baik dan nyaman dipakai.

“Dari saran dan kritik teman-teman itulah, saya mulai benahi satu persatu, hingga akhirnya menemukan pola yang pas atau sesuai dengan produk peci blangkon saya sekarang ini,” jelasnya.

Kang Hadi saat ini sudah memiliki tiga reseller yang turut memasarkan produk peci blangkonnya itu. Untuk satuan harga peci blangkon buatan Kang Hadi ini dijual di kisaran Rp60 ribu sampai Rp65 ribu.

Ia mengaku omzet penjualannya naik berlipat ketika masuk bulan Ramadan. “Kalau di saat bulan Ramadan seperti ini, penjualannya bisa sampai dua hingga tiga kali lipat dari penjualan hari-hari biasanya. Di hari biasa sebulan itu bisa 150 buah saya jual, kalau Ramadan bisa terjual sampai 300 bahkan 450 peci blangkon,” katanya.

Kang Hadi mengungkapkan pasar peci blangkonnya mencakup banyak daerah di Indonesia. Antara lain beberapa daerah di Sumatera seperti Riau, Jambi, dan Lampung. Lalu Pacitan di Jawa Timur, kemudian di Yogyakarta pecinya juga laku keras.

“Memang pasar peci blangkon saya ini di pondok-pondok pesantren. Ya, masyarakat biasa juga banyak yang beli. Alhamdulillah bisa sampai Paris juga penjualannya,” terang Kang Hadi lagi.

Untuk mencari bahan baku peci blangkon itu, Kang Hadi tidak mengalami kesulitan. Ia bisa mendapatkannya di sekitaran Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga.

“Bahannya di dekat-dekat Tengaran sini banyak, hanya saja untuk kain batik dan kain motif itu biasanya saya dapatkan tidak hanya di Tengaran, tapi sampai di Kota Salatiga, bahkan Solo dan Jogja,” lanjutnya.

(HESTY IMANIAR – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Info SemarangMuhadipeci blangkonproduk UMKMRamadan
SummarizeShare48SendShare
Previous Post

Go International! Olahan Singkong Argotelo Salatiga Tembus Pasar Australia

Next Post

Jateng Jadi Tujuan Pemudik Terbanyak, Menhub Cek Kesiapan di Salatiga

Basuki Rahardjo

Basuki Rahardjo

Berita Terkait

Harga Seragam Sekolah di Pasar Johar Semarang Naik Jelang Tahun Ajaran Baru 2026

Harga Seragam Sekolah di Pasar Johar Semarang Naik Jelang Tahun Ajaran Baru 2026

by Sekar Sari
7 Juli 2026
586

SEMARANG, Harianmuria.com - Menjelang tahun ajaran baru 2026/2027, area pertokoan di Pasar Johar Semarang mulai dipenuhi ibu-ibu yang mengantar anaknya untuk membeli seragam sekolah. Seperti yang terlihat di...

Tarhima di Gedung DPRD Pati, Ali Badrudin Ajak Semangat Gotong Royong Bangun Daerah

Tarhima di Gedung DPRD Pati, Ali Badrudin Ajak Semangat Gotong Royong Bangun Daerah

by ulfa puspa
4 Maret 2026
548

PATI, Harianmuria.com — Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, menyampaikan pesan refleksi dalam kegiatan tarawih dan silaturahmi bersama (Tarhima) di gedung dewan pada Selasa, 3 Maret 2026. Ali mengajak...

Awal Ramadhan 2026, Harga Ayam di Rembang Tembus Rp40.000

Awal Ramadhan 2026, Harga Ayam di Rembang Tembus Rp40.000

by ulfa puspa
19 Februari 2026
549

REMBANG, Harianmuria.com – Awal Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi terjadi kenaikan harga bahan pangan terutama pada komoditas ayam potong, telur, bawang merah, dan cabai. Pantauan di Pasar Rembang pada...

Warga Kendal Sambut Ramadhan 1447 H dengan Tradisi Grebeg Gunungan

Warga Kendal Sambut Ramadhan 1447 H dengan Tradisi Grebeg Gunungan

by ulfa puspa
18 Februari 2026
585

KENDAL, Harianmuria.com – Grebeg gunungan dan karnaval budaya warnai suasana menjelang Ramadhan 1447 Hijriah di Kabupaten Kendal pada Selasa, 17 Februari 2026. Kegiatan diikuti masyarakat dari berbagai elemen,...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
539
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
529
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • OTT KPK di Klaten: Uang Rp1 Miliar Disita, 20 Orang Diamankan Termasuk Bupati Klaten

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Menguatkan Profesi Farmasi untuk Kesejahteraan Masyarakat

Menguatkan Profesi Farmasi untuk Kesejahteraan Masyarakat

12 Mei 2024
608
Pesona Kawasan Wisata Rejenu Kudus: Sensasi Air Tiga Rasa dan Akses Gratis!

Pesona Kawasan Wisata Rejenu Kudus: Sensasi Air Tiga Rasa dan Akses Gratis!

24 Mei 2025
653

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya