• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Kamis, Agustus 20, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Pemkab Semarang Desak Revitalisasi Benteng Pendem Ambarawa Segera Rampung

Anita by Anita
20 Januari 2025
in News, Semarang
80 1
Nampak bangunan Benteng Pendem Ambarawa yang sudah dibersihkan oleh Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Semarang, belum lama ini. (Hesty Imaniar | Harianmuria.com)

Nampak bangunan Benteng Pendem Ambarawa yang sudah dibersihkan oleh Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Semarang, belum lama ini. (Hesty Imaniar | Harianmuria.com)

622
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

KAB. SEMARANG, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang mendesak revitalisasi Benteng Pendem Ambarawa segera rampung.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha berharap, setelah revitalisasi benteng yang memiliki nama lain atau Fort Willem I di Desa Ledoyong, Kecamatan Ambarawa itu rampung bisa dimanfaatkan untuk pembangunan di Semarang.

“Benteng Pendem Ambarawa ini berdiri di atas lahan Kodam IV/Diponegoro dan proses revitalisasinya ini dibiayai oleh anggaran langsung dari Kementerian PUPR senilai Rp 153 miliar,” ungkapnya, Senin (20/1).

Sementara dari pantauan Lingkar dari Jalan Lingkar Ambarawa (JLA), bangunan berwarna cokelat yang estetik ala bangunan kolonial Belanda mulai nampak di kawasan Benteng Pendem berada.

Bangunannya pun tampak lebih bersih dan asri, serta berdiri kokoh. Tampak juga seperti lorong gerbang yang kental dengan nuansa bangunan ala Eropa zaman dulu.

Meskipun nampak lebih terawat, proses revitalisasi Benteng Pendem terus dilakukan.

“Untuk itu, kami harap proses pembangunan revitalisasi di Benteng Pendem Ambarawa ini segera selesai dengan kondusif dan lancar. Karena tentu akan sangat bermanfaat, baik itu untuk masyarakat dan Kabupaten Semarang sendiri,” imbuhnya.

Disebutkannya bahwa manfaat Benteng Pendem Ambarawa ini bermacam-macam. Mulai dari membuka lapangan pekerjaan untuk warga, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), hingga memajukan UMKM setempat.

“Selain bisa membuka lapangan pekerjaan untuk warga Kabupaten Semarang, dengan nanti selesainya revitalisasi Benteng Pendem ini juga bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta memajukan UMKM di wilayah Kabupaten Semarang, karena semuanya bergerak. Tapi yang paling penting, dengan nanti selesainya revitalisasi Benteng Pendem ini bisa jadi destinasi wisata besar yang ada di Kabupaten Semarang,” kata Bupati Semarang itu.

“Tapi yang paling penting, dengan nanti selesainya revitalisasi Benteng Pendem ini bisa jadi destinasi wisata besar yang ada di Kabupaten Semarang,” tegas dia.

Jika sudah rampung revitalisasi, pengelolaan Benteng Pendem juga akan diserahkan ke Kodam IV/Diponegoro dari Kementerian PUPR. Pemkab juga akan berkoordinasi dengan Kodam IV/Diponegoro terkait pengelolaan lebih jauh.

“Pemkab Semarang akan turut ikut kerjasama dalam pengelolaan bangunan Benteng Pendem ini, sebagaimana kita tahu, Benteng Pendem Ambarawa ini adalah salah satu bangunan bersejarah di era kolonial Belanda saat itu,” beber Ngesti.

Di sisi lain, Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Semarang, Tri Subekso menambahkan bahwa pengerjaan revitalisasi di Benteng Fort Willem I itu merupakan pengerjaan revitalisasi tahap pertama.

“Pengerjaannya meliputi rehabilitasi reruntuhan bangunan, pekerjaan perbaikan tanah, perbaikan drainase, pembangunan jalan melalui akses baru, serta pembangunan lahan parkir,” bebernya.

Artinya, lanjut Tri Subekso, pembangunan revitalisasi Benteng Pendem Ambarawa di tahap pertama akan mengembalikan bentuk autentik bangunan dari Benteng Fort Willem I itu.

“Pembangunan tahap satu di Benteng Pendem ini karena memang saat itu bangunannya sudah terbilang rusak, sehingga sangat diperlukan penanganan khusus pada bangunan bersejarah ini. Ini harus dilakukan, supaya bangunan Benteng Pendem ini bisa kembali berdiri kokoh, dan bisa menjamin keselamatan wisatawan nantinya,” paparnya.

Tri Subekso menyatakan, bahwa revitalisasi Benteng Fort Willem I ini dikerjakan sesuai dengan kaidah pelestarian cagar budaya yang sudah ada.

“Jadi, tidak hanya mengembalikan dari sisi visual saja. Namun juga kami menyelamatkan bangunan yang sudah rusak itu. Sehingga, memang sebelum dilakukan revitalisasi ini, ada kajian dulu mengenai struktur bangunan Benteng Pendem ini, serta ke depannya kami ingin membuatnya bisa tahan lama dari segi bangunannya,” jelas Tri Subekso.

Pihaknya kembali menjelaskan, bahwa bangunan Benteng Pendem ini dulunya memiliki bentuk asli yaitu plester, artinya bukan berbentuk bata yang selama ini terlihat dari bangunan tersebut.

“Lalu, plester dinding ini memudar seiring berjalannya waktu selama ratusan tahun lamanya. Kalau di total, di seluruh bangunan Benteng Pendem ini ada sekitar 30 macam bangunan. Setiap bangunannya mengalami kerusakan yang berbeda-beda, sehingga harus ditangani dengan penanganan yang berbeda-beda pula,” ungkap dia.

Adapun pengerjaan revitalisasi ini, salah satunya yakni dilakukan penutupan dinding bangunan yang terkelupas dengan formula yang sudah direkomendasikan.

“Jadi bangunan akan di plester lagi, kami coba kembalikan saat awal Benteng Fort Willem I ini berdiri dulunya, yakni dengan di plester. Bahannya pun menggunakan bahan khusus, sehingga hasilnya nanti bisa menyerupai aslinya dulu dan tidak akan ada anggapan bangunan ulang,” tukasnya.(Hesty Imaniar | Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Benteng Pendem Ambarawasemarang hari ini
SummarizeShare45SendShare
Previous Post

Pengusutan Dugaan Korupsi Mandek, Warga Ancam Polisikan Pengurus BKM Makmur Sentosa Blora

Next Post

Pecat Pegawai Semena-mena, Mendikti Saintek Satryo Soemantri Didemo Ratusan ASN

Anita

Anita

Berita Terkait

Kasus Keracunan Massal, Dinkes Temukan SPPG Penyalur MBG di SMKN 6 Semarang Tak Penuhi 16 SOP

Kasus Keracunan Massal, Dinkes Temukan SPPG Penyalur MBG di SMKN 6 Semarang Tak Penuhi 16 SOP

by Rosyid
3 Agustus 2026
523

SEMARANG, Harianmuria.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang menemukan adanya pelanggaran terhadap 16 dari 19 standar operasional prosedur (SOP) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyalurkan program...

Pemkot Semarang Siagakan 900 Ribu Liter Air Bersih Hadapi Musim Kemarau

Pemkot Semarang Siagakan 900 Ribu Liter Air Bersih Hadapi Musim Kemarau

by Rosyid
26 Juli 2026
524

SEMARANG, Harianmuria.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menyiapkan cadangan air bersih sebanyak 900 ribu liter sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan selama musim kemarau. Wali Kota Semarang, Agustina...

Temukan Oper Sewa Ilegal, Pemkot Semarang Benahi Pengelolaan Rusunawa

Temukan Oper Sewa Ilegal, Pemkot Semarang Benahi Pengelolaan Rusunawa

by Rosyid
24 Juli 2026
525

SEMARANG, Harianmuria.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memperketat pengelolaan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) untuk memastikan hunian bersubsidi tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat yang benar-benar berhak. Langkah itu dilakukan melalui...

Pertunjukan Wayang Orang Ngesti Pandowo Dibidik Jadi Ikon Wisata Budaya Semarang

Pertunjukan Wayang Orang Ngesti Pandowo Dibidik Jadi Ikon Wisata Budaya Semarang

by Rosyid
19 Juli 2026
528

SEMARANG, Harianmuria.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berkomitmen mengembangkan Wayang Orang Ngesti Pandowo sebagai ikon wisata budaya melalui penyelenggaraan pertunjukan secara berkala di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS)....

Load More

BERITA UTAMA

4.817 Lowongan Pekerjaan Tersedia di Job Fair Hari Jadi Jateng, Ada Peluang untuk Disabilitas

4.817 Lowongan Pekerjaan Tersedia di Job Fair Hari Jadi Jateng, Ada Peluang untuk Disabilitas

20 Agustus 2026
506
Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu, Pemkab Grobogan Jelaskan Begini

Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu, Pemkab Grobogan Jelaskan Begini

19 Agustus 2026
525
Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

18 Agustus 2026
751
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026
519

TRENDING HARI INI

  • 32 Sekolah di Rembang Terima Penghargaan Adiwiyata 2026, Ini Daftarnya

    32 Sekolah di Rembang Terima Penghargaan Adiwiyata 2026, Ini Daftarnya

    150 shares
    Share 60 Tweet 38
  • Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

    135 shares
    Share 54 Tweet 34
  • Kampung Nelayan Merah Putih Gempolsewu Resmi Dibangun, Bupati Kendal: Langkah Modernisasi Kawasan Pesisir

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Kampung Nelayan Merah Putih di Gempolsewu Kendal Segera Dibangun

    109 shares
    Share 44 Tweet 27
  • Proyek KNMP Gempolsewu Kendal Dikucur Rp3,6 Miliar, Ini Fasilitas yang Akan Dibangun

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu, Pemkab Grobogan Jelaskan Begini

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Perubahan Desil Berpotensi Pengaruhi Status Penerima Bansos di Blora

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Ilustrasi anak yang tengah demam salah satu gejala DBD karena nyamuk aedes aegepty. (Freepik/Harianmuria.com)

Waspada Gigitan Nyamuk Aedes Aegypti, Kenali Gejala DBD pada Anak di Musim Hujan

15 Oktober 2022
572
ILUSTRASI: Stres yang melanda remaja putri. (Freepik/Harianmuria.com)

Atasi Stres, Ini Langkah Strategis Mencapai Jiwa yang Sehat

6 Juli 2023
555

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya