• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Minggu, Oktober 18, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Potret Kerukunan Beragama di Pati, Masjid dan Gereja Disatukan Kanopi

Sekar Sari by Sekar Sari
28 Maret 2023
in News
78 2
Masjid dan Gereja yang disatukan kanopi. (Istimewa/Harianmuria.com)

Masjid dan Gereja yang disatukan kanopi. (Istimewa/Harianmuria.com)

615
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

PATI, Harianmuria.com – Hanya di Desa Winong Kecamatan Kota Pati dapat dijumpai potret kerukunan beragama yang memperlihatkan bangunan masjid seolah bersatu dengan gereja.

Masjid Al-Muqorrobin yang terletak di Jalan Kolonel Sunandar, RW III, Desa Winong Kecamatan Kota itu berhadap-hadapan langsung dengan Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI). Kedua bangunan itu sepintas nampak bersatu lantaran adanya kanopi di tengah-tengah. Sementara di bawah kanopi merupakan jalan pemukiman warga setempat.

Pendeta Gereja GKMI Winong, Didik Hartono mengatakan bangunan masjid dan gereja ini cukup unik dan menarik di tengah keberagamaan yang ada di Indonesia.

“Di tengah keberagamaan yang ada, gereja berhadapan langsung dengan masjid di Desa Winong Kecamatan Kota,” kata Didik, Senin (27/3).

Menurut Didik, lokasi pembangunan masjid dan gereja yang berdampingan itu sama sekali tidak direncanakan. Gereja tersebut sudah berdiri sejak 1991, sedangkan masjid Al-Muqorrobin baru dibangun sekitar 2002 lalu.

“Saya mulai tugas tahun 2004, gereja dibangun tahun 1991, masjid ini dibangun sejak tahun 2001, jadi gereja ini_baru masjid dibangun. Jadi waktu itu masjid adalah bagian perumahan, perumahan itu dulu SMP yang kemudian dijual, selanjutnya di antara penduduk masyarakat merasa baik jika ada tempat ibadah, di sini belum ada masjid dan dibangun masjid. Dan proses mendapatkan tanah di dekat gereja, antara masjid dan gereja,” ungkapnya.

Meski bangunan masjid dan gereja saling berhadapan, namun kehidupan umat muslim dan kristiani di Desa Winong tetap harmonis.

“Bersama dengan takmir kami menjalin hubungan dengan baik. Setiap hari kita ngobrol baik. Secara umat selama ini setidaknya dua puluh tahun, kita bisa saling menghormati satu dengan yang lainnya, kalau ada kegiatan kadang kala itu bersamaan. Kuncinya komunikasi, kita komunikasi bersama-sama diatur bersama,” terang Didik.

Terkait keberadaan kanopi yang ‘menghubungkan’ masjid dan gereja sudah ada sekitar 8 tahun belakangan. Selama itu, terdapat berbagai cerita tentang kerukunan dan persatuan umat muslim dan kristen. Misalnya perayaan Idul Fitri yang kebetulan jatuh pada hari Minggu bersamaan dengan kebaktian. Pihak gereja dengan sengaja mengundurkan  waktu pelaksanaan ibadah kebaktian.

“Misalkan saja tahun lalu, Idul Fitri bersamaan di hari Minggu, kita biasanya kebaktian hari Minggu jam 7, sementara salat Id di jam bersama, akhirnya kebaktian diundur jam 9, sehingga selesai salat Idul Fitri baru kami mengadakan kebaktian,” kata Didik.

Menurutnya, kanopi tersebut menjadi simbol persatuan antara umat muslim dan kristiani di Desa Winong.

“Ada nilai yang kita bangun, dengan kanopi ada yang menyatu antara masjid dan gereja. Ini menjadi simbol persaudaraan dan simbol kebersamaan. Saya sebagai pendeta terus dengungkan seduluran selawase. Bagaimana kita menjadi saudara selamanya, meski ada perbedaan agama tetapi kita sedulur selawase (saudara selamanya), di tengah perbedaan yang ada,” lanjutnya.

Senada, Ketua Takmir Masjid Al-Muqorrobin, Santrimo mengatakan kehidupan umat muslim dan kristiani di Desa Winong saling menghormati. Menurutnya, keberadaan kanopi sangat membantu keduanya. Seperti saat sholat Jumat jemaah masjid bisa menggunakan jalan hingga teras gereja.

“Saat Jumatan itu jalan keramik, biar jumatan bisa di jalan, jalan itu ditutup. Selain juga ada acara sarasehan di situ, kami diundang ke situ semua,” tuturnya.

Trimo yang juga Kepala KUA Pati ini pun berharap kerukunan yang terjalin bisa dipelihara secara langgeng.

“Harapan langgeng terus tidak ada masalah, jangan sampai orang-orang tidak baik yang mengganggu,” ujarnya.

Desa Winong sendiri kini telah dinobatkan sebagai Kampung Moderasi Beragama (KMB) melalui surat keputusan (SK) Kepala KUA Kecamatan Pati No. 0190 tahun 2023.

Potret Kerukunan Beragama di Pati, Masjid dan Gereja Disatukan Kanopi | Harianmuria
Potret kerukunan beragama di Desa Winong, Kecamatan Kota Pati. (Istimewa/Harianmuria.com)

Kepala KUA Kecamatan Kota Pati, Ahmad Muthoza menyampaikan kampung moderasi beragama desa Winong kecamatan kota Pati ini diinisiasi oleh Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati melalui Penyuluh Agama Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pati dengan dibentuknya kelompok kerja (Pokja) kampung moderasi beragama (KMB). Pokja KMB tersebut diketuai oleh Kepala KUA Kecamatan Pati dan beranggotakan para penyuluh agama Islam serta tokoh berbagai agama di kecamatan kota Pati.

“Pokja ini disiapkan untuk mengantisipasi isu-isu kerukunan yang tiba-tiba muncul dan upaya pembinaan kerukunan umat beragama,” ungkap Thoza. (Lingkar Network | Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Info MuriaInfo PatiKerukunan BeragamaMasjid dan GerejapatiToleransi
SummarizeShare44SendShare
Previous Post

2.949 Siswa di Blora Ikuti Asesmen Sumatif Akhir Jenjang Berbasis CBT

Next Post

Permudah Jemaah Haji, Kemenag Pati Sosialisasikan Aplikasi Saudi Visa Bio

Sekar Sari

Sekar Sari

Berita Terkait

Monitor Penataan Trotoar Jalan Sudirman Pati, Kementerian PU Pastikan Sesuai Spek

Monitor Penataan Trotoar Jalan Sudirman Pati, Kementerian PU Pastikan Sesuai Spek

by ulfa puspa
8 Oktober 2026
533

PATI, Harianmuria.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Balai Penataan Bangunan, Permukiman, dan Kawasan, Dika Dwi Angga,meninjau proyek penataan trotoar Jalan Sudirman, Kabupaten...

APBD Pati 2027 Masih Dibahas, Pemkab Fokus Infrastruktur Meski TKD Turun Rp3 M

APBD Pati 2027 Masih Dibahas, Pemkab Fokus Infrastruktur Meski TKD Turun Rp3 M

by ulfa puspa
7 Oktober 2026
517

PATI, Harianmuria.com – DPRD Kabupaten Pati bersama pemerintah setempat setuju melanjutkan pembahasan Raperda APBD Kabupaten Pati Tahun Anggaran 2027. Persetujuan tersebut setelah seluruh fraksi DPRD Pati menyampaikan pandangan...

Proyek Trotoar Jalan Sudirman, DPUTR Pati Sebut Tak Dilibatkan Secara Teknis

Proyek Trotoar Jalan Sudirman, DPUTR Pati Sebut Tak Dilibatkan Secara Teknis

by ulfa puspa
7 Oktober 2026
645

PATI, Harianmuria.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati mengaku tidak dilibatkan secara teknis dalam proyek renovasi trotoar Jalan Sudirman. Plt Sekretaris DPUTR Pati, Widyotomo,...

Dimintai Klarifikasi, Sejumlah Camat di Pati Absen Rapat Paripurna Karena Ada Musrenbang

Dimintai Klarifikasi, Sejumlah Camat di Pati Absen Rapat Paripurna Karena Ada Musrenbang

by ulfa puspa
7 Oktober 2026
744

PATI, Harianmuria.com – Komisi A DPRD Kabupaten Pati memanggil sejumlah camat untuk klarifikasi buntut tidak hadir dalam rapat paripurna DPRD tentang perubahan APBD pada 14 September 2026. Ketua...

Load More

BERITA UTAMA

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

17 Oktober 2026
552
Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
637
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
535
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
533

TRENDING HARI INI

  • Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    179 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    115 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Proyek Embung Kaliombo Rembang Capai 77 Persen, Ditarget Selesai Akhir 2026

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Dulu Tempuh 200 M untuk Dapat Air Bersih, Warga Kalikunal Kendal Kini Dibuatkan Sumur Bor

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • ORADO Goes to Campus 2026 Dorong Penjaringan Atlet Domino di Perguruan Tinggi Gresik

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terancam Dijemput Paksa KPK

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

MENERANGKAN: Gerbang pintu masuk masjid Mantingan, Jepara. (Istimewa/Harianmuria.com)

Dikenal Sebagai Tokoh Penyebar Agama Islam di Jepara, Siapa Sajakah Mereka?

2 September 2022
1.7k
Wisata Watu Layar di Lasem, Rembang menawarkan pemandangan sunset menakjubkan, panorama laut, hingga edukasi hutan lindung.

Wisata Watu Layar Rembang Tawarkan Sunset Spektakuler dan Camping di Hutan Lindung

29 November 2025
706

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya