PATI, Harianmuria.com – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Suyono, menyorot ketimpangan pembangunan infrastruktur antarwilayah.
Suyono menyebut pemerintah dalam memperbaiki jalan poros kecamatan sering tidak dibarengi perbaikan jalan poros antardesa yang juga perlu penanganan. Hal ini harus menjadi perhatian serius pemerintah.
“Jadi kondisi infrastruktur di Pati saat ini masih sangat memprihatikan. Masih ada ruas jalan rusak di pedesaan, ketimpangan pembangunan antarwilayah belum tersentuh,” ujarnya, Kamis, 11 Juni 2026.
Pihaknya pun menegaskan agar pembangunan jalan berpihak pada kepentingan dan kebutuhan masyarakat.
“Pembangunan infrastruktur harus berpihak kepada kebutuhan rakyat, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” ucapnya.
Komisi C DPRD Pati, kata dia, akan mengawal pembangunan agar tuntas dan tidak terjadi penyimpangan dalam prosesnya.
“Jadi ini memang setiap tahun perlu kita perhatikan. Karena keterbatasan anggaran dan pengawasan proyek, kami harap untk tahun 2026 ini DPUTR harus benar-benar diperhatikan soal pengawasan. Karena akan berpengaruh terhadap kualitas pembangunan,” pungkasnya.
Jurnalis: Lingkarjateng Group Network











