PATI, Harianmuria.com – Mewujudkan pembangunan desa, seringkali ditemui perbedaan pendapat dan tujuan antara perangkat dengan kepala desa (Kades). Selaku mitra kerjanya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati dari komisi A, Warsiti mengingatkan pentingnya kerjasama dan sinergitas kepada keduanya, sebagai unsur utama dalam Pemerintahan Desa (Pemdes).
Warsiti meminta agar setiap permalahan terkait kesenjangan usai pemilihan Kades (Pilkades) baik antara kepala desa dengan perangkatnya dapat dihilangkan. Sebab Warsiti menilai, kasus seperti ini harus dibuang jauh-jauh supaya pelayanan dasar terhadap masyarakat bisa maksimal.
“Saya rasa di suatu desa kadang-kadang (tidak semuanya) karena perangkat bukan orang Kades, mereka dipasifkan. Mereka sudah tidak senang kerja di balai desa karena tidak ada sinergritas,” kata Warsiti yang juga politisi dari fraksi NKRI.
Tidak adanya sinergi antar anggota Pemdes ini dikhawatirkan olehnya akan berdampak pada kondisi desa yang tidak harmonis dan kondusif.
Persaingan saat Pilkades diharapkan berhenti saat Pilkades selesai. Sehingga tidak menjalar ketika Kades yang baru sudah dilantik.
“Malah dari kepala desa, kadang-kadang (tidak semuanya) malah tidak dikasih tugas. Sehingga perangkat, dalam pembangunan desa kurang dikasih tugas yang berhubungan dengan masyarakat desa,” imbuhnya.
Sebagai wakil rakyat, dirinya pun seringkali memberikan himbauan ini kepada setiap Pemdes saat menjalankan sidak. Karena ia meyakini, sinergritas antar unsur Pemdes sangat baik demi kemajuan pembangunan masyarakat desa.
“Saya menghimbau setiap saya sidak, masing-masing perangkat punya tanggungjawab secara moril,” tutupnya. (Lingkar Network | Arif Febriyanto – Harianmuria.com)











