• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Kamis, Agustus 20, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Imbas Dugaan Keracunan Massal Siswa, SPPG Karangjati 1 Blora Berhenti Operasional Sementara

Basuki by Basuki
27 November 2025
in News, Blora
68 2
Program MBG di SMPN 1 Blora dihentikan sementara akibat keracunan massal siswa, SPPG Karangjati 1 berhenti operasional sambil menunggu hasil laboratorium.

Ketua Satgas MBG Blora Sri Setyorini (kanan) memimpin rapat koordinasi, Kamis, 20 November 2025. (Eko Wicaksono/Harianmuria.com)

538
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

BLORA, Harianmuria.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 1 Blora diberhentikan sementara menyusul insiden keracunan massal yang menimpa ratusan siswa.

SPPG Karangjati 1 Berhenti Sementara

Kasus dugaan keracunan tersebut membuat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangjati 1 berhenti beroperasi sementara. Implikasinya, seluruh penerima manfaat yang selama ini dilayani dapur tersebut tidak mendapatkan suplai MBG untuk sementara waktu.

Ketua Satgas MBG Blora sekaligus Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, mengungkapkan hal itu dalam rapat koordinasi pada Kamis sore, 27 November 2025.

“Sementara off semua (penerima manfaat dari SPPG Karangjati 1), karena ada pemberhentian dari BGN (Badan Gizi Nasional),” jelasnya.

Baca juga: Ratusan Siswa SMPN 1 Blora Keracunan Diduga Usai Makan Menu MBG

Banyak Siswa Mengaku Trauma

Sri Setyorini mengatakan sudah menengok siswa yang dirawat di rumah sakit. Banyak di antara mereka masih trauma terhadap makanan MBG.

“Yang saya temui masih trauma. Program ini berhenti sampai trauma siswa hilang dan hasil lab terhadap menu MBG keluar,” ujarnya.

Baca juga: Ratusan Menu MBG di SMPN 1 Blora Ditarik setelah Ratusan Siswa Alami Diare

Total 122 Kasus, 3 Masih Rawat Inap

Sekretaris Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Blora, Nur Betsia Bertawati, melaporkan jumlah korban terduga keracunan MBG, baik di RS Dinas Kesehatan Tentara (DKT) maupun RSUD Blora, tercatat 122 kasus. Dengan rincian 117 kasus dinyatakan rawat jalan dan 5 kasus tercatat rawat inap..

“Saat ini yang masih menjalani rawat inap 2 orang di DKT, dan 1 orang di RSUD, saat ini sudah membaik, mudah-mudahan besok diperbolehkan pulang,” katanya.

Ia menambahkan bahwa obat yang diberikan disesuaikan dengan gejala, mulai dari mual, muntah, hingga diare.

Program MBG di SMPN 1 Blora dihentikan sementara akibat keracunan massal siswa, SPPG Karangjati 1 berhenti operasional sambil menunggu hasil laboratorium.
Ketua Satgas MBG Blora Sri Setyorini. (Eko Wicaksono/Harianmuria.com)

Dinkesda Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dinkesda Blora telah melakukan serangkaian investigasi epidemiologi, meliputi kunjungan ke dapur SPPG, pemeriksaan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), dan meninjau penerapan standard operating procedure (SOP) dapur.

“Selain itu kami juga memeriksa kondisi bangunan dan peralatan yang digunakan, penyajian makanan hingga proses distribusi makanan ke penerima manfaat, ” jelasnya.

Menunggu Hasil Lab BLK Semarang

Nur Betsia menegaskan bahwa penyebab pasti keracunan belum dapat dipastikan sebelum hasil uji laboratorium keluar. Pemeriksaan dilakukan terhadap sampel makanan, feses, muntahan, hingga air.

“Saat ini masih terduga keracunan. Semua sampel sudah kami kirim ke BLK Semarang. Estimasi hasil keluar sekitar satu minggu,” terangnya.

Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita Blorablorakabupaten blorakeracunan MBGSPPG Karangjati 1
SummarizeShare39SendShare
Previous Post

Firman Soebagyo Serahkan Puluhan Alsintan kepada Kelompok Tani di Blora

Next Post

Mohammad Saleh Dorong Film ‘Batang Rewind’ Jadi Sarana Edukasi Sejarah untuk Pelajar

Basuki

Basuki

Berita Terkait

Perubahan Desil Berpotensi Pengaruhi Status Penerima Bansos di Blora

Perubahan Desil Berpotensi Pengaruhi Status Penerima Bansos di Blora

by Rosyid
19 Agustus 2026
514

BLORA, Harianmuria.com - Perubahan peringkat desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dapat memengaruhi status kepesertaan sejumlah program bantuan sosial (bansos) dan program pemerintah lainnya di Kabupaten...

Blora Dapat Kucuran Dana CSR Rp1 Miliar untuk Kembangkan Peternakan Ayam Kampung

Blora Dapat Kucuran Dana CSR Rp1 Miliar untuk Kembangkan Peternakan Ayam Kampung

by Rosyid
18 Agustus 2026
549

BLORA, Harianmuria.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora memperoleh dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp1 miliar dari Bank Jateng. Dana tersebut akan diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan melalui...

Proyek Rehabilitasi Pasar Ngawen Blora Tetap Dilanjutkan Meski Molor dari Target

Proyek Rehabilitasi Pasar Ngawen Blora Tetap Dilanjutkan Meski Molor dari Target

by utia
18 Agustus 2026
535

BLORA, Harianmuria.com - Proyek rehabilitasi Pasar Ngawen hingga Selasa, 18 Agustus 2026 belum selesai dikerjakan. Padahal proyek tersebut ditargetkan harus selesai pada 14 Juli 2026 sesuai kontrak atau...

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

by ulfa puspa
18 Agustus 2026
727

BLORA, Harianmuria.com – Seorang warga Kabupaten Blora, Lilik Yuliantoro, menggelar aksi jalan kaki mundur sebagai simbol kritik proyek pematangan lahan Sekolah Rakyat di Kecamatan Cepu, Selasa, 18 Agustus...

Load More

BERITA UTAMA

Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu, Pemkab Grobogan Jelaskan Begini

Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu, Pemkab Grobogan Jelaskan Begini

19 Agustus 2026
516
Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

18 Agustus 2026
727
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026
519
Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

16 Agustus 2026
533

TRENDING HARI INI

  • 32 Sekolah di Rembang Terima Penghargaan Adiwiyata 2026, Ini Daftarnya

    32 Sekolah di Rembang Terima Penghargaan Adiwiyata 2026, Ini Daftarnya

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

    131 shares
    Share 52 Tweet 33
  • Kampung Nelayan Merah Putih Gempolsewu Resmi Dibangun, Bupati Kendal: Langkah Modernisasi Kawasan Pesisir

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Blora Dapat Kucuran Dana CSR Rp1 Miliar untuk Kembangkan Peternakan Ayam Kampung

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Kemarau Picu Penurunan Hasil Pertanian di Grobogan, Hewan Ternak Kesulitan Pakan

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Kampung Nelayan Merah Putih di Gempolsewu Kendal Segera Dibangun

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • DPRD Pati Dukung Langkah Pemkab Fasilitasi Penyerapan Hasil Ternak Lokal

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Kuliner pedas rica-rica entok khas Desa Rahtawu Kudus jadi buruan wisatawan.

Rica-Rica Entok, Kuliner Pedas Khas Desa Rahtawu Kudus yang Wajib Dicoba

19 Juli 2025
678
Candi Kayen, Situs Cagar Budaya peninggalan Hindhu Budha yang masih ada sampai sekarang. (Google Map/Harianmuria.com)

Candi Kayen, Situs Cagar Budaya Peninggalan Hindu Budha di Pantai Utara Jawa

1 Oktober 2022
746

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya