• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Kamis, Agustus 20, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Kena Imbas Efisiensi Anggaran, Omzet Perusahaan Otobus Turun 35 Persen

Basuki Rahardjo by Basuki Rahardjo
24 Februari 2025
in News, Semarang
71 1
Sejumlah armada bus 'ngandang' karena turunnya order menyusul kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat. (Hesty Imaniar/Harianmuria.com)

Sejumlah armada bus 'ngandang' karena turunnya order menyusul kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat. (Hesty Imaniar/Harianmuria.com)

554
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

KAB.SEMARANG, Harianmuria.com – Kebijakan efisiensi anggaran yang dicanangkan pemerintah pusat tidak hanya berdampak pada program-program pemerintah daerah saja. Sektor usaha swasta juga terkena imbas kebijakan tersebut, terutama sektor bisnis dan akomodasi.

Selain hotel dan konvensi, sektor usaha transportasi darat komersial juga tak luput harus merasakan efek domino dari pemangkasan anggaran oleh pemerintah pusat tersebut. Salah satunya dialami Perusahaan Otobus (PO) Citra Dewi yang ada di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang.

Pengelola PO Citra Dewi, Handika Gusni Rahmulya, mengatakan usahanya turut terkena imbas efisiensi anggaran. “Ya sekarang ini lesu orderannya, karena banyak sekali yang membatalkan kontrak sewa armada bus, khususnya dari sejumlah instansi pemerintahan yang memang selama ini telah dilakukan,” ujarnya, Senin (24/2/2025).

Handika mengaku usaha transportasi yang ia jalankan itu sudah lesu sejak bulan Januari lalu. Tak pelak, para pengelola PO harus memutar otak untuk menyiasati situasi yang bagi mereka sangat tidak menguntungkan ini.

Seiring penerapan efisiensi anggaran melalui terbitnya Inpres Nomor 1 Tahun 2025, pemilik usaha PO pun kian gigit jari. Sebab, sejumlah orderan yang sudah deal dari instansi pemerintahan, kemudian tiba-tiba harus dibatalkan.

“Penurunannya banyak sekali ya, dari adanya efisiensi anggaran ini. Saya dan teman-teman pengelola usaha jasa transportasi wisata lainnya memang sudah merasakan situasi ini,” imbuhnya.

Handika menuturkan, penurunan omzet dari bisnis yang ia jalankan bisa mencapai 35 persen. Itu dikarenakan instansi pemerintah selama ini merupakan salah satu konsumen potensial bagi para pelaku usaha, termasuknya pemilik jasa transportasi seperti Handika.

“Turunnya sekitar 25 hingga 35 persen imbas pemangkasan anggaran ini. Karena memang, instansi pemerintahan selama ini menjadi salah satu konsumen tetap di PO milik saya ini dan para pelaku jasa transportasi sektor pariwisata lainnya,” jelasnya.

Biasanya, ungkap Handika, di setiap menjelang bulan Ramadan, banyak orderan armada bus untuk kegiatan ziarah dan kegiatan-kegiatan instansi lainnya. Namun, karena ada instruksi efisiensi, saat ini sejumlah instansi pemerintahan telah kontrak sewa armada bus.

“Karena alasan efisiensi anggaran yang cukup ketat di lingkungan instansi pemerintahan, akhirnya dilakukan pembatalan ini yang jumlah cukup banyak,” sebut Handika.

Handika menambahkan, di garasi PO Citra Dewi saat ini ada 27 armada bus yang ngandang alias tidak beroperasi, dan hanya 22 armada di antaranya yang ada driver (sopir) serta kru.

“Kalau sebelumnya setiap armada bus ada driver dan kru masing-masing yang bertanggungjawab, sekarang tidak semuanya ada. Karena memang ada beberapa kru atau driver yang sudah mengundurkan diri atau memilih untuk beralih provesi, akibat lesunya order atau penyewa bus sekarang ini,” keluhnya.

Meski demikian, ia mengaku masih mempertahankan usahanya itu, dan tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). “Tapi memang situasi dan kondisinya sudah seperti ini,” sambungnya.

Kiat lain yang dilakukannya untuk bertahan saat ini adalah menunda pembaruan armada bus. “Jika dihitung-hitung dengan order yang sepi, juga tidak efektif bagi kami. Kami sampai menunda pembaruan armada bus,” tuturnya.

(HESTY IMANIAR – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Dampak efisiensi anggaranInfo Semarangomzet turunperusahaan otobustransportasi darat
SummarizeShare40SendShare
Previous Post

Hindari Ulah Spekulan Tanah, Dewan Sarankan Pemkab Blora Buat Kawasan Industri

Next Post

Buron 5 Hari, Pelaku Pembunuhan Ibu Kandung di Semarang Tertangkap

Basuki Rahardjo

Basuki Rahardjo

Berita Terkait

Harga Seragam Sekolah di Pasar Johar Semarang Naik Jelang Tahun Ajaran Baru 2026

Harga Seragam Sekolah di Pasar Johar Semarang Naik Jelang Tahun Ajaran Baru 2026

by Sekar Sari
7 Juli 2026
555

SEMARANG, Harianmuria.com - Menjelang tahun ajaran baru 2026/2027, area pertokoan di Pasar Johar Semarang mulai dipenuhi ibu-ibu yang mengantar anaknya untuk membeli seragam sekolah. Seperti yang terlihat di...

123 Ton Bawang Bombai di Semarang Ternyata Selundupan dari Malaysia

123 Ton Bawang Bombai di Semarang Ternyata Selundupan dari Malaysia

by ulfa puspa
26 Januari 2026
529

Semarang, Harianmuria.com – Polisi mengungkap kasus penyelundupan bawang bombai impor ilegal yang digagalkan di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Kapolrestabes Semarang, Kombes Syahduddi, menyatakan bawang bombai impor ilegal itu...

PDAM Semarang pastikan air bersih aman dan tak tercemar mayat di Reservoir Siranda, karena tidak difungsikan sejak Maret 2025.

PDAM Semarang Tegaskan Air Aman, Tak Tercemar Mayat di Reservoir Siranda

by Basuki
19 Agustus 2025
590

PDAM Semarang pastikan air bersih aman dan tak tercemar mayat di Reservoir Siranda, karena tidak difungsikan sejak Maret 2025.

Wali Kota Semarang beri keringanan PBB 2025 dan perpanjang jatuh tempo hingga 30 September.

Wali Kota Semarang Beri Keringanan PBB, Jatuh Tempo Diperpanjang Hingga 30 September

by Basuki
15 Agustus 2025
535

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, memberikan keringanan PBB tahun 2025 dan memperpanjang jatuh tempo pembayaran hingga 30 September. Simak detail kebijakan dan penerimanya.

Load More

BERITA UTAMA

Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu, Pemkab Grobogan Jelaskan Begini

Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu, Pemkab Grobogan Jelaskan Begini

19 Agustus 2026
516
Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

18 Agustus 2026
730
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026
519
Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

16 Agustus 2026
533

TRENDING HARI INI

  • 32 Sekolah di Rembang Terima Penghargaan Adiwiyata 2026, Ini Daftarnya

    32 Sekolah di Rembang Terima Penghargaan Adiwiyata 2026, Ini Daftarnya

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

    131 shares
    Share 52 Tweet 33
  • Kampung Nelayan Merah Putih Gempolsewu Resmi Dibangun, Bupati Kendal: Langkah Modernisasi Kawasan Pesisir

    106 shares
    Share 42 Tweet 27
  • Kampung Nelayan Merah Putih di Gempolsewu Kendal Segera Dibangun

    106 shares
    Share 42 Tweet 27
  • Blora Dapat Kucuran Dana CSR Rp1 Miliar untuk Kembangkan Peternakan Ayam Kampung

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Kemarau Picu Penurunan Hasil Pertanian di Grobogan, Hewan Ternak Kesulitan Pakan

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • DPRD Pati Dukung Langkah Pemkab Fasilitasi Penyerapan Hasil Ternak Lokal

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

MENERANGKAN: Ilustrasi orang yang sedang mengalami gejala flu. (Unspalsh/Harianmuria.com)

Waspada Musim Pancaroba, Lakukan Beberapa Langkah Ini Agar Tubuh Terhindar dari Pilek dan Flu

30 Agustus 2022
569
ILUSTRASI: Penampakan Masjid Jami' Kajen yang menyimpan banyak peninggalan dan ajaran Syekh Ahmad Mutamakkin. (Instagram @basitagung/Harianmuria.com)

Menelusuri Sejarah dan Keunikan Masjid Jami’ Kajen yang Lekat Ajaran Syekh Ahmad Mutamakkin

8 September 2022
997

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya