SEMARANG, Harianmuria.com – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi menyoroti persoalan serius penurunan muka air tanah yang terjadi di kawasan Pantai Utara (Pantura) Jateng. Kondisi ini dinilai mengkhawatirkan karena penurunannya mencapai 8–14 sentimeter (cm) per tahun.
Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Musrenbang RKPD Provinsi Jateng Tahun 2026 di Grhadika Bhakti Praja, Semarang, Selasa (26/5/2025). “Penurunan muka air tanah di wilayah Pantura sudah sangat mengkhawatirkan. Ini problem besar bagi Jawa Tengah,” ujar Luthfi.
Gubernur menyebutkan bahwa salah satu upaya mitigasi yang akan dilakukan adalah penanaman mangrove secara masif di kawasan pesisir rawan abrasi seperti Batang, Kendal, Pemalang, dan Semarang.
“Bupati dan wali kota yang memiliki garis pantai akan diajak menanam mangrove bersama, sebagai langkah preventif,” tegasnya.
Luthfi juga mendorong evaluasi rutin terhadap Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Air Tanah, yang sebelumnya dilakukan setahun sekali, menjadi setiap tiga bulan sekali.
“Jangan satu tahun, terlalu lama. Setiap tiga bulan kita evaluasi, supaya penyerapan air tanah tidak membabi buta,” ujarnya.
Luthfi juga mengingatkan pemerintah daerah untuk tidak mengizinkan pembangunan di garis pantai, karena bisa memperparah penurunan air tanah dan mempercepat abrasi.
“Rata-rata jalur Pantura seperti di Batang, Pemalang, Kendal, dan Semarang itu berada di pinggir pantai. Sekarang banyak jalan yang sudah hilang karena abrasi,” katanya.
Gubernur menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, hingga tingkat desa. “Masyarakat tidak peduli siapa yang bertanggung jawab, yang mereka butuhkan adalah kehadiran negara,” katanya.
Di sisi lain, ia juga meminta agar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan rumah sakit daerah memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjelang akhir masa RPJMD 2025.
“Kalau BUMD tidak bisa menyumbang PAD, lebih baik dibubarkan. Kami akan audit keuangan dan pelayanan RSUD dan BLUD secara menyeluruh,” tegas Luthfi.
(RIZKY SYAHRUL – Harianmuria.com)











