• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Aksi Puluhan Warga Bandungrejo Jepara Tolak Pembangunan Kopdes di Lapangan Pandean

Basuki by Basuki
3 Desember 2025
in News, Jepara
73 2
Puluhan warga Desa Bandungrejo, Kalinyamatan, Jepara, menggelar aksi damai menolak pembangunan Kopdes Merah Putih di Lapangan Pandean karena dinilai tidak tepat lokasi dan minim sosialisasi.

Puluhan warga Desa Bandungrejo, Kecamatan Kalinyamatan, Jepara menggelar aksi damai di Lapangan Pandean. (Lingkarnews Network/Harianmuria.com)

579
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

JEPARA, Harianmuria.com – Puluhan warga Desa Bandungrejo, Kecamatan Kalinyamatan, Jepara, turun ke Lapangan Sepak Bola Pandean pada Rabu, 3 Desember 2025, untuk menyuarakan penolakan terhadap rencana pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di lokasi tersebut.

Aksi damai ini diikuti para pemuda dan warga yang menilai pembangunan Kopdes tidak tepat lokasi dan dilakukan tanpa sosialisasi yang memadai.

Warga Minta Lapangan Tetap Jadi Ruang Publik

Warga menegaskan bahwa Lapangan Pandean merupakan ruang publik yang selama ini digunakan sebagai tempat olahraga, kegiatan sosial, hingga area bermain anak-anak. Mereka menilai pengalihfungsian lapangan ke proyek pembangunan Kopdes tidak sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kami mendukung program pemerintah, tetapi bukan di lapangan ini. Lapangan harus tetap jadi fasilitas umum dan tidak digunakan untuk kepentingan bisnis,” ujar salah satu peserta aksi.

Menurut warga, desa masih memiliki tanah bengkok desa yang lebih layak untuk pembangunan tanpa harus mengorbankan fasilitas publik.

Minim Sosialisasi dan Status Tanah Jadi Sorotan

Selain lokasi, warga juga mempersoalkan minimnya sosialisasi pemerintah desa. Lapangan Pandean disebut sebagai tanah wakaf yang telah dimanfaatkan warga sejak generasi terdahulu, sehingga perubahan fungsi dianggap tidak menghargai sejarah dan hak masyarakat.

Warga menyebut Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) sebelumnya belum menghasilkan persetujuan final. Mereka menuding hanya sebagian kecil perwakilan yang dilibatkan, sementara mayoritas suara warga tidak didengar.

Warga menuntut transparansi terkait urgensi pembangunan Kopdes, tujuan dan manfaatnya bagi masyarakat, dan sumber serta alokasi anggaran yang digunakan.

Petinggi Desa akan Sampaikan Aspirasi ke Bupati

Petinggi Desa Bandungrejo, Suratmin, menyatakan bahwa penolakan warga merupakan aspirasi yang wajar dan akan dibawa ke Bupati Jepara untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.

“Memang ada lokasi lain yang bisa digunakan, namun membutuhkan biaya pengurukan yang sangat besar. Dana desa pun terbatas, kecuali ada izin penggunaannya. Kami akan meminta arahan dari pemerintah daerah agar program ini dapat berjalan dengan baik,” kata Suratmin.

Ia juga menambahkan bahwa sebagian warga telah menandatangani surat kesepakatan. Namun pernyataan ini segera dibantah warga dalam aksi yang menegaskan bahwa tidak ada persetujuan final dalam Musrenbangdes pertama.

Puluhan warga Desa Bandungrejo, Kalinyamatan, Jepara, menggelar aksi damai menolak pembangunan Kopdes Merah Putih di Lapangan Pandean karena dinilai tidak tepat lokasi dan minim sosialisasi.
Aksi warga Desa Bandungrejo Jepara yang menolak pembangunan Kopdes di Lapangan Pandean berjalan damai. (Lingkarnews Network/Harianmuria.com)

Peserta aksi juga mempertanyakan absennya sejumlah perangkat desa yang sebelumnya dikabarkan menolak rencana proyek tersebut. Ketidakhadiran mereka menimbulkan tanda tanya dan kekecewaan bagi warga.

Aksi penolakan berjalan damai. Warga berharap pemerintah desa dan pemerintah kabupaten dapat menghadirkan solusi yang tidak mengabaikan fungsi sosial Lapangan Pandean sebagai ruang publik desa.

Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita Jeparajeparakabupaten jeparalapangan pandeantolak pembangunan kopdes
SummarizeShare42SendShare
Previous Post

Genjot Ekonomi Produktif, Pemkab Jepara Salurkan 110 Kambing Boer ke Batealit

Next Post

Inovasi Kartu Saku Aksara Jawa Antar Nur Azizatun Muna Raih Juara 1 Guru Berprestasi Kendal

Basuki

Basuki

Berita Terkait

Jepara Berstatus Awas Kekeringan Meteorologis, 11 Desa Dilanda Krisis Air Bersih

Jepara Berstatus Awas Kekeringan Meteorologis, 11 Desa Dilanda Krisis Air Bersih

by ulfa puspa
16 Oktober 2026
500

JEPARA, Harianmuria.com – Krisis air bersih di Kabupaten Jepara meluas di tengah status awas kekeringan meteorologis. Tercatat 16 desa di berbagai kecamatan kesulitan mendapatkan air bersih. Kepala Bidang...

Wabup Jepara Jenguk Korban Kebakaran CV Allpin, Pastikan Penanganan Berlanjut

Wabup Jepara Jenguk Korban Kebakaran CV Allpin, Pastikan Penanganan Berlanjut

by Sekar Sari
14 Oktober 2026
520

JEPARA, Harianmuria.com - Pemkab Jepara memastikan penanganan korban kebakaran gudang pabrik mebel CV Allpin Furniture di Kelurahan Karangkebagusan, Kecamatan Jepara, terus dipantau.  Hal itu dikatakan Wakil Bupati Jepara...

1 Pekerja Tewas saat Kebakaran Gudang Pabrik Mebel di Jepara, Pasokan Air Jadi Kendala Pemadaman

1 Pekerja Tewas saat Kebakaran Gudang Pabrik Mebel di Jepara, Pasokan Air Jadi Kendala Pemadaman

by Sekar Sari
14 Oktober 2026
538

JEPARA, Harianmuria.com - Kebakaran hebat yang melanda gudang mebel CV ALLPIN di Karangkebagusan, Kecamatan Jepara, menewaskan seorang pekerja dan menyebabkan dua pekerja lainnya mengalami luka bakar serius. Hingga...

Perluas Skrining TBC, Pemkab Jepara Targetkan Temukan 3.000 Kasus Baru

Perluas Skrining TBC, Pemkab Jepara Targetkan Temukan 3.000 Kasus Baru

by ulfa puspa
13 Oktober 2026
518

JEPARA, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten Jepara menggencarkan penemuan kasus tuberculosis (TBC) dengan memperluas cakupan skrining. Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program pemberantasan TBC....

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
541
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
529
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • OTT KPK di Klaten: Uang Rp1 Miliar Disita, 20 Orang Diamankan Termasuk Bupati Klaten

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Waspada Hantavirus, Dinkes Jateng Jelaskan Gejala hingga Lokasi Rawan

Waspada Hantavirus, Dinkes Jateng Jelaskan Gejala hingga Lokasi Rawan

20 Mei 2026
712
Bidik Predikat KLA 2025, Demak Genjot Puskesmas dan RS Jadi Zona Ramah Anak

Bidik Predikat KLA 2025, Demak Genjot Puskesmas dan RS Jadi Zona Ramah Anak

23 Juni 2025
684

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya