KUDUS, Harianmuria.com – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Kudus akan dibuka pada 22–25 Juni 2026. Pendaftaran tahun ini kembali dilakukan secara daring dengan empat jalur penerimaan.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikpora Kudus, Anggun Nugroho, menjelaskan empat jalur tersebut meliputi domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi.
“Pendaftaran dilakukan secara online. Nantinya kami juga akan melakukan sosialisasi kepada sekolah asal (SD) yang biasanya membantu para lulusannya dalam proses pendaftaran ke SMP,” ujarnya, Sabtu, 6 Juni 2026.
Untuk komposisi kuota, jalur domisili menjadi yang terbesar dengan porsi 40 persen, disusul jalur prestasi 35 persen, afirmasi 15 persen, dan mutasi 5 persen.
Anggun menyebut terdapat perubahan signifikan pada mekanisme seleksi jalur prestasi tahun ajaran 2026/2027. Jika sebelumnya hanya mengandalkan nilai rapor dan piagam penghargaan, kini ditambahkan komponen Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Dalam skema baru tersebut, nilai TKA memiliki bobot 50 persen, nilai rapor 40 persen, dan piagam penghargaan 5 persen.
“Persentase itu kami pertimbangkan karena nilai TKA sedikit banyak mencerminkan kualitas siswa. Namun penilaian tidak hanya berdasarkan TKA saja, melainkan juga nilai rapor dan piagam prestasi. Tiga komponen ini yang akan menjadi dasar seleksi,” jelasnya.
Disdikpora Kudus telah menyiapkan sejumlah langkah untuk memastikan pelaksanaan SPMB berjalan lancar, mulai dari kesiapan jaringan internet, operator sekolah, hingga penyediaan posko pengaduan bagi masyarakat.
“Semoga nanti pelaksanaannya berjalan lancar dan siswa bisa mendaftar di sekolah tujuan masing-masing tanpa kendala,” katanya.
Sementara itu, SPMB jenjang Sekolah Dasar (SD) akan dilaksanakan secara luring dengan tiga jalur penerimaan, yakni domisili 80 persen, afirmasi 15 persen, dan mutasi 5 persen.
Hasil seleksi SPMB SD dan SMP akan diumumkan secara serentak pada 26 Juni 2026.
“Untuk pengumuman hasil pendaftaran jenjang SD dan SMP sama, yaitu tanggal 26 Juni,” tuturnya.
Setelah pengumuman, peserta didik yang diterima wajib melakukan daftar ulang sesuai jadwal yang ditentukan. Tahun ajaran baru 2026/2027 dijadwalkan dimulai pada 14 Juli 2026.
Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Rosyid











