KUDUS, Harianmuria.com – Sebanyak 90 Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih di Kabupaten Kudus belum mulai beroperasi meski sarana dan prasarana (sarpras) pendukung telah dinyatakan siap.
Komandan Kodim 0722/Kudus, Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie, mengatakan seluruh Kopdeskel yang tersebar di sembilan kecamatan tersebut telah dilengkapi berbagai fasilitas untuk menunjang kegiatan koperasi.
Menurutnya, operasional koperasi masih menunggu surat keputusan (SK) penetapan manajer.
“Saat ini operasional puluhan koperasi tersebut tinggal menunggu surat keputusan (SK) penetapan manajer untuk koperasi desa,” katanya, Minggu, 27 September 2026.
Menurutnya, fasilitas yang tersedia di masing-masing koperasi mencakup jaringan listrik dan internet, mebeler, rak toko, komputer kasir, sistem kasir, kamera pengawas atau CCTV, hingga kendaraan untuk mendukung aktivitas operasional.
“Sebanyak 90 Kopdeskel sudah siap. Mulai dari rak toko, kendaraan, CCTV, pemindai, komputer kasir, listrik, hingga internet juga sudah ada,” tuturnya.
Selain perlengkapan di lokasi koperasi, setiap Kopdeskel juga telah memperoleh dukungan armada transportasi. Bantuan tersebut berupa truk, kendaraan pikap, dan kendaraan roda tiga yang dapat digunakan untuk menunjang distribusi barang.
90 Kopdeskel tersebut tersebar di Kecamatan Kota, Gebog, Dawe, Kaliwungu, Jati, Jekulo, Mejobo, Undaan, dan Bae.
Yuusufa mengatakan, masih ada sejumlah persoalan teknis yang perlu dikoordinasikan sebelum koperasi mulai menjalankan aktivitasnya. Salah satunya berkaitan dengan kebutuhan lahan parkir yang masih perlu dikoordinasikan dengan PT Agrinas.
Di sisi lain, pemerintah desa dan kelurahan diminta ikut mendukung keberadaan Kopdeskel selama tahap persiapan hingga nantinya koperasi resmi menjalankan kegiatan. Pengelolaannya akan dilaksanakan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
Jurnalis: Ant
Editor: Rosyid











