KUDUS, Harianmuria.com – Sebanyak 41 unit gerai Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Kudus rampung dibangun, sementara 49 unit lainnya masih dalam pengerjaan.
Komandan Distrik Militer (Dandim) 0722/Kudus, Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie, mengatakan pemerintah terus mendorong percepatan pembangunan Kopdes Merah Putih. Program ini menjadi bagian dari upaya peningkatan sarana pendukung pelayanan masyarakat di berbagai wilayah.
“Per hari ini, total yang sudah selesai dibangun ada 41 unit. Sedangkan yang masih dalam proses pengerjaan sebanyak 49 unit,” jelasnya, Rabu, 22 April 2026.
Selain pembangunan fisik, fasilitas penunjang juga mulai didatangkan. Salah satunya perangkat pendingin ruangan (AC) yang kini telah terpasang di lima titik lokasi Koperasi Merah Putih.
“Untuk AC, saat ini sudah datang dan terpasang di lima titik. Instalasinya juga sudah selesai,” ungkapnya.
Namun, untuk kebutuhan lain seperti kendaraan operasional, pihaknya masih menunggu distribusi dari pemerintah pusat.
Ia menyebut sejumlah daerah lain telah mulai menerima kendaraan tersebut, sehingga Kudus diperkirakan akan segera menyusul.
“Kendaraan masih kita tunggu. Kalau melihat wilayah lain sudah mulai datang, kemungkinan di Kudus juga segera menyusul,” tambahnya.
Sedangkan untuk jadwal peluncuran peresmian Koperasi Merah Putih, kata Dandim, pihaknya masih menunggu instruksi pemerintah pusat.
“Nanti untuk launching kita menunggu instruksi dari pusat. Kalau sudah ada jadwalnya, tentu akan kami informasikan dan mengundang rekan-rekan media,” ujarnya.
Secara keseluruhan, sambunya, target pembangunan fasilitas Koperasi Merah Putih di Kudus mencapai lebih dari 100 unit sesuai arahan. Meskipun belum seluruhnya rampung, capaian saat ini dinilai cukup positif.
Hingga kini, fasilitas yang telah dibangun juga belum mulai beroperasi karena pemerintah masih fokus menyelesaikan seluruh proses pembangunan sebelum memasuki tahap pemanfaatan.
Ia berharap, dengan percepatan yang terus dilakukan, seluruh fasilitas diharapkan segera rampung dan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Ulfa











