KENDAL, Harianmuria.com – Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menghadiri pelantikan pengurus DPD KNPI Kabupaten Kendal dilaksanakan di Pendopo Bahurekso Kendal, Jumat 17 Juli 2026.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua KNPI Jawa Tengah, Casytha Arriwi Kathmandu, Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq, unsur Forkopimda, dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD).
Pada kesempatan itu, Nattaya Kenenza dilantik sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kendal periode 2026–2029.
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari berpesan kepada seluruh pengurus menjalankan amanah organisasi dengan penuh keikhlasan dan semangat pengabdian.
“Sebagai seorang ibu, saya bangga melihat para pemuda Kendal siap memegang amanah. Di tengah berbagai tantangan zaman, kalian memilih berkhidmat di organisasi, belajar memimpin, dan mengelola kegiatan. Insyaallah pengalaman ini akan menjadi bekal berharga bagi masa depan,” tutur Bupati.
Bupati juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi pemuda Kendal yang selama ini aktif menjaga kehidupan sosial, kondusivitas daerah, dan mendukung pembangunan.
Menurutnya, pemuda bukan hanya pewaris masa depan, tapi juga perintis masa depan yang memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan daerah.
“Pemerintah daerah membutuhkan teman diskusi dari kalangan muda yang berani menyampaikan gagasan secara konstruktif, santun, dan bertanggung jawab. Mari kita perkuat sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan organisasi kepemudaan untuk mewujudkan Kendal Berdikari dan Lebih Sejahtera,” imbuhnya.
Usai dilantik sebagai Ketua DPD KNPI Kendal, Nattaya Kenenza mengajak seluruh elemen pemuda bersatu membangun daerah melalui program-program yang menyentuh kebutuhan generasi muda, khususnya di bidang kewirausahaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Nattaya menegaskan tantangan yang dihadapi pemuda saat ini semakin kompleks, mulai dari persoalan pendidikan, lapangan pekerjaan, kewirausahaan hingga kesehatan mental.
Menurutnya, persoalan tersebut tidak bisa diselesaikan oleh KNPI sendiri, tetapi membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
“Kami akan menggandeng pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, dunia usaha, perguruan tinggi, media, dan seluruh elemen masyarakat untuk menghadirkan program-program inovatif yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas SDM pemuda,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kepengurusan baru akan memprioritaskan penguatan kapasitas dan kaderisasi pemuda, sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak wirausaha muda di Kabupaten Kendal.
Selain itu, menurut Nattaya, KNPI Kendal selama beberapa waktu terakhir dinilai kurang aktif sehingga diperlukan semangat baru untuk menghidupkan kembali organisasi tersebut.
“KNPI kemarin-kemarin seperti mati suri. Pengurus yang baru akan membangkitkan semangat dan menata kembali organisasi. Kami akan melihat kebutuhan teman-teman KNPI, baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan. Kalau melihat kondisi saat ini, kebutuhan terbesar adalah kewirausahaan. Banyak generasi Z dan milenial yang membutuhkan peluang usaha serta pelatihan kewirausahaan,” tegas Nattaya.
Sementara Ketua KNPI Jawa Tengah, Casytha Arriwi Kathmandu, berharap kepengurusan baru mampu membawa KNPI Kendal semakin maju dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan kepemudaan di daerah.
Ia mengatakan setiap daerah memiliki karakteristik persoalan pemuda yang berbeda sehingga program KNPI harus disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kabupaten dan kota.
“Program bersifat fleksibel, menyesuaikan kondisi pemuda di masing-masing daerah,” ungkapnya.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Sekar










