KENDAL, Harianmuria.com – Menjelang peringatan Hari Jadi ke-421 Kabupaten Kendal, Pemerintah Kabupaten Kendal menggelar ziarah ke makam pendiri Kabupaten Kendal, Tumenggung Bahurekso, di kompleks permakaman Desa Lebaksiu Kidul, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, Rabu, 15 Juli 2026.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa tokoh pendiri daerah sekaligus refleksi atas nilai-nilai perjuangannya.
Rombongan ziarah terdiri atas Sekretaris Daerah Kendal bersama jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Sebelum bertolak ke Kabupaten Tegal, rombongan dilepas dari Paringgitan Sekretariat Daerah Kabupaten Kendal.
Setibanya di kompleks makam Tumenggung Bahurekso, Bupati Tika bersama rombongan mengikuti doa bersama dan prosesi tabur bunga. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Kendal yang diperingati setiap 28 Juli.
Bupati Tika mengatakan ziarah makam merupakan bentuk penghargaan kepada sosok Tumenggung Bahurekso yang telah berjasa dalam sejarah berdirinya Kabupaten Kendal.
“Kegiatan ini merupakan salah satu wujud penghargaan kita kepada Tumenggung Bahurekso. Semoga kita dapat meneladani perjuangan beliau dalam mengabdikan diri untuk masyarakat dan daerah,” ujarnya.
Selain sebagai penghormatan kepada pendahulu, Bupati Tika menilai kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan menjalin silaturahmi antara Pemerintah Kabupaten Kendal dengan Pemerintah Kabupaten Tegal.
Menurutnya, Tumenggung Bahurekso dikenal sebagai pemimpin yang memiliki keberanian dan semangat patriotisme tinggi.
Dalam sejarah, ia merupakan panglima perang Kesultanan Mataram yang memimpin puluhan ribu prajurit dalam penyerbuan ke Batavia untuk melawan VOC demi mempertahankan kedaulatan wilayah dan rakyat.
“Marilah kita meneladani seluruh nilai-nilai kebaikan yang diwariskan Tumenggung Bahurekso dan para pendahulu Kabupaten Kendal. Semoga semangat pengabdian, keberanian, serta kecintaan kepada bangsa dan daerah terus menjadi inspirasi bagi kita semua,” ajak Bupati Tika.
Bupati Tika juga menegaskan bahwa ziarah hendaknya tidak dimaknai sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi sarana untuk mendoakan para pendahulu agar amal ibadah mereka diterima Allah SWT dan diampuni segala dosa serta khilafnya.
“Kami berharap semangat perjuangan Tumenggung Bahurekso dapat terus diwariskan kepada generasi penerus sebagai fondasi membangun Kendal yang semakin maju, berdaya saing, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sejarah serta budaya daerah,” tutupnya.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Rosyid










