Kamis, Januari 8, 2026
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kerjasama & Iklan
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Harianmuria.com
No Result
View All Result

Beranda - Kajian Agama - Suluk Maleman Edisi 162: Merayakan Kemiskinan dengan Bahagia ala Indonesia

Suluk Maleman Edisi 162: Merayakan Kemiskinan dengan Bahagia ala Indonesia

Basuki by Basuki
25 Juni 2025 11:42
in Kajian Agama
0 0
Anis Sholeh Ba’asyin dalam acara Ngaji NgAllah Suluk Maleman edisi 162, bertema “Merayakan Kemiskinan dengan Bahagia”, Sabtu malam, 21 Juni 2025, di Rumah Adab Indonesia Mulia, Pati. (Dok. Pribadi/Harianmuria.com)

Anis Sholeh Ba’asyin dalam acara Ngaji NgAllah Suluk Maleman edisi 162, bertema “Merayakan Kemiskinan dengan Bahagia”, Sabtu malam, 21 Juni 2025, di Rumah Adab Indonesia Mulia, Pati. (Dok. Pribadi/Harianmuria.com)

Share on FacebookShare on WatsApp

PATI, Harianmuria.com – Ngaji NgAllah Suluk Maleman edisi ke-162 yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Pati, Sabtu malam, 21 Juni 2025, mengangkat tema unik dan reflektif: ‘Merayakan Kemiskinan dengan Bahagia’. Budayawan dan penggagas Suluk Maleman, Anis Sholeh Ba’asyin, membedah paradoks kebahagiaan dan kemiskinan di Indonesia.

Mengutip hasil penelitian Universitas Harvard pada Mei 2025, Indonesia dinobatkan sebagai negara paling bahagia di dunia. Namun di sisi lain, data dari Bank Dunia menunjukkan bahwa 194,4 juta jiwa atau 68,2 persen warga Indonesia masih tergolong miskin, berdasarkan standar internasional.

“Ini menarik. Di saat kita disebut negara paling bahagia, ternyata kita juga masih dibayangi angka kemiskinan yang tinggi,” ujar Anis.

Anis lantas menyebut ada dua hal yang sebenarnya menjadi berkah bagi bangsa Indonesia. Selain sumber daya alam yang melimpah, rakyat Indonesia secara alamiah juga memiliki jaring sosial dan ikatan keagamaan yang kuat.

“Di desa-desa, orang bisa bahagia meski penghasilan minim. Mereka masih bisa ngopi bersama, tertawa, dan saling berbagi. Ini tak terjadi di negara lain,” ujarnya.

Ia mencontohkan perbedaan dengan masyarakat Jepang yang secara ekonomi lebih mapan, tetapi tingkat stresnya tinggi. “Mereka sulit merealisasikan kemanusiaan secara utuh,” ucap Anis.

Dalam kajiannya, Anis juga mengkritik sistem kapitalisme yang menyamakan kebahagiaan dengan kepemilikan barang. “Kepemilikan berlebih justru tak menambah kebahagiaan. Punya motor pertama menyenangkan, tapi motor keempat? Tidak ada bedanya,” sentilnya.

Anis menekankan bahwa konsep kebahagiaan di Indonesia lebih bersifat kualitatif, tidak melulu soal materi. “Orang bisa menemukan kebahagian tanpa harus lebih dahulu menjadi kaya; kebahagian bahkan bisa diraih ketika masih mereka dalam kategori miski,” tandasnya.

Menurut Anis, budaya guyub rukun dan toleransi antarwarga merupakan anugerah besar yang dimiliki bangsa Indonesia. Nilai ini perlu dijaga dari berbagai upaya perpecahan.

“Belanda dulu menjajah dengan politik pecah belah, dan narasi-narasi itu masih hidup hingga kini. Seperti membenturkan orang Jawa dengan Sunda, atau Islam dengan tradisi lokal,” jelasnya.

Anis juga menegaskan bahwa kohesi sosial bangsa Indonesia sudah ada jauh sebelum kolonialisme. Ia menyinggung peristiwa sejarah seperti ekspedisi Kalinyamat dan perang Pati Unus sebagai bentuk solidaritas dan kesatuan bangsa berbasis nilai keagamaan.

“Perang Diponegoro bukan hanya perang Jawa, tapi juga perang umat. Kita sudah punya semangat persatuan sejak dulu,” tegasnya.

Anis juga mengajak masyarakat agar tidak memaksakan standar Barat pada kehidupan bangsa sendiri. Ia menyindir bagaimana Papua dianggap ‘tertinggal’ oleh dunia modern, padahal belum tentu orang Barat bisa hidup seperti masyarakat Papua.

“Jangan paksa burung tinggal di air, atau ikan hidup di udara. Semua punya kearifan dan kekayaannya masing-masing,” ujarnya.

Dengan kekayaan alam dan sosial yang dimiliki Indonesia, Anis menyebut tugas pemimpin sebenarnya tidaklah berat. “Masyarakat kita sudah bahagia secara kualitatif. Tugas pemimpin hanya tinggal mengelola alam dan menjaga kebersamaan,” tandasnya.

Anis mengingatkan agar masyarakat untuk tak mudah terjebak dalam narasi yang sengaja dibuat untuk mengadu domba. Ia selalu mengajak agar masyarakat menjaga kewaspadaan diri terhadap segala gejolak yang ada.

“Bangsa yang beragama dan paling berbahagia ini bisa carut marut kalau kita mudah diadu domba,” tutupnya.

(LINGKAR NETWORK – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Anis Sholeh Ba’asyinbudaya guyub rukunbudaya lokalIndonesia negara paling bahagiakebahagiaan Indonesiakemiskinan IndonesiaMerayakan Kemiskinan dengan BahagiaNgaji NgAllahspiritualitas IndonesiaSuluk Maleman

Related Posts

Refleksi mendalam Anis Sholeh Ba’asyin dalam Suluk Maleman edisi 168 tentang runtuhnya empat saka guru bangsa dan tantangan peradaban Indonesia hari ini.
Kajian Agama

Suluk Maleman Edisi 168: Merekonstruksi Empat Saka Guru Bangsa

22 Desember 2025
Ngaji NgAllah Suluk Maleman edisi 167 menekankan manusia bukan sumber kebenaran.
Artikel

Suluk Maleman Edisi 167: Manusia Bukan Sumber Kebenaran

17 November 2025
Suluk Maleman edisi 166 mengangkat tema "Sejarah Dimulai Dari Rumah" yang menyoroti peran ibu sebagai pusat peradaban dan pentingnya pendidikan dalam keluarga menghadapi tantangan kapitalisme.
Kajian Agama

Suluk Maleman Edisi 166: Ibu Adalah Punjer Peradaban

20 Oktober 2025
Dalam Suluk Maleman edisi 165, Anis Ba'asyin ingatkan penguasa bahwa rakyat bukan musuh, melainkan raksasa tidur yang bisa meledak jika ketidakadilan terus terjadi.
Artikel

Suluk Maleman Edisi 165: Rakyat bukan Musuh

22 September 2025
Load More
Next Post
Kepala Bagian Perekonomian Setda Blora Pujiariyanto. (Eko Wicaksono/Harianmuria.com)

DBH Migas Dinilai Tak Adil, Blora Ajukan 3 Dampak Negatif sebagai Indikator Pembagian

Berita Utama

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.
Jepara

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.
Jepara

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Jepara

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Jepara

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025
Harianmuria.com

Adalah media online yang menayangkan berita terbaru di Jawa Tengah. Berita yang kami sajikan padat, terpercaya, dan mencakup informasi terkini di wilayah Karesidenan Pati.

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Alamat Kantor
  • Hubungi Kami

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS