• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Sabtu, Juli 25, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Asal Usul Penamaan Rabiul Akhir dan Peristiwa di Dalamnya

Sekar Sari by Sekar Sari
31 Oktober 2022
in Kajian Agama
72 1
Asal usul penamaan Rabiul Akhir dan peristiwa di dalamnya. (Freepik/Harianmuria.com)

Asal usul penamaan Rabiul Akhir dan peristiwa di dalamnya. (Freepik/Harianmuria.com)

559
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

Harianmuria.com – Rabiul Akhir atau Rabi’atus Tsani merupakan bulan keempat dalam penanggalan tahun Hijriyah. Sementara di zaman pra Islam, bulan Rabiul Akhir disebut Wubsan atau Wabshan, dan bulan Rabiul Awal disebut Khawwan atau Khuwwan.

Rabiul Akhir yang sama-sama berasal dari kata rabi’, di Jazirah Arab mengenal 6 istilah musim.

Mengutip dari NU Online, Abu al-Ghauts dalam Lisanul ‘Arab jilid 8 halaman 103 diterangkan, diantara musim yang dimaksud, yaitu ar-rabi al awaal (musim semi pertama, shaif (musim panas), qaizh (puncak musim panas), al-rabi’ al-tsani (musim semi kedua), kharif (musim gugur), dan syitha (musim dingin).

Adapun penamaan Rabiul Akhir, menurut sebagian keterangan berasal dari pendapatnya buyut kelima Rasulullah SAW yang bernama Kilab bin Murrah.

Sedangkan dari segi pengucapannya, masyarakat Arab sendiri lebih senang apabila mengawalinya dengan kata syahr (bulan). Sehingga pengucapannya ada dua versi, syahru rabi’in al-khair dan syahru rabi’il akhir dengan idhafat, keduanya sama-sama biasa digunakan.

Pada dasarnya musim itu berlangsung selama dua bulan lamanya, maka tidak mengherankan apabila ada penyebutan Rabiul Awwal dengan Rabiul Akhir. Hal ini mengacu pada pembagian rabi’ yang disebutkan di atas.

Peristiwa Besar di Bulan Rabiul Akhir

1. Turunnya Surat al-Hasyr

Surat al-Hasyr yang bermakna pengusiran ini turun bertepatan di bulan Rabiul Akhir. Surat ini turun dilatarbelakangi sebuah peristiwa percobaan pembunuhan yang ditujukan kepada Rasulullah SAW oleh kaum Yahudi Bani Nadhir. Karena perbuatannya itu, mereka dianggap telah melanggar perjanjian Muslimin dan akhirnya diusir dari Madinah al-Munawwarah.

Peritiwa ini pun diabadikan dalam Surat al-Hasyr ayat 2. Artinya, “Dialah yang mengeluarkan orang-orang kafir di antara Ahli Kitab dari kampung halamannya pada saat pengusiran yang pertama. Dan jika tidak karena Allah telah menetapkan pengusiran terhadap mereka, benar-benar Allah mengazab mereka di dunia. Dan bagi mereka di akhirat azab neraka”.

2. Pengutusan Khalid Ibnu Al-Walid

Khalid Ibnu Al-Walid diutus oleh Rasulullah SAW kepada Bani al-Harits Ibn Ka’b. peritiwa tersebut berlangsung di bulan Rabiul Akhir tahun 10 Hijriyah.

Shahabat Nabi yang berjuluk Saifullah (Pedang Allah) ini berhasil mendakwahkan Islam dengan penuh kesabaran dan teladan yang baik. Ia pun terus berjuang di jalan Allah (fi sabililah) hingga tutup usia pada tahun 21 Hijriyah.

3. Perang

Peperangan pertama dinamai Dzat ar-Riqa, pertempuran ini berlangsung dalam memerangi Bani Nadhir. Selanjutnya ada perang al-Ghabah yang dikomandoi oleh Rasulullah SAW sendiri pada tahun 6 Hijriyah.

Kemudian perang al-Ghammar yang dipimpin langsung oleh ‘Ukasyah ibn Mihshan. Lalu pengiriman pasukan ekspedisi yang dipimpin Muhammad ibn Maslamah ke daerah Dzul Qashash.

4. Haul Syekh Abdul Qodir al-Jailani

Bulan Rabiul Akhir juga terdapat momen peringatan haul sang waliyullah Syaikh Abdul Qodir al-Jailani. Ulama besar bidang tasawuf ini diperkirakan hidup pada 1077 hingga 1166 M.

Karya-karyanya banyak membahas tentang maslaah tauhid, sifat-sifat Allah, ilmu-ilmu makrifat yang sesuai dengan sunnag dan takdir. Sedangkan karyanya yang paling monumental adalah tafsir Al Jalalain. (Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Asal Usul Penamaan Rabiul AkhirBulan Keempat HijriyahPeristiwa Rabiul AkhirRabiul Akhir
SummarizeShare40SendShare
Previous Post

Komedian Peppy dan Fanny Ghassani Ramaikan Kirab Budaya Festival Batik Bakaran

Next Post

Pemkab Rembang Tetapkan Setelan Santri Jadi Seragam Adat

Sekar Sari

Sekar Sari

Berita Terkait

No Content Available
Load More

BERITA UTAMA

Korupsi Rp10,2 M di Kebun Binatang Surabaya Bikin Fasilitas Rusak dan Kondisi Satwa Kurus

Korupsi Rp10,2 M di Kebun Binatang Surabaya Bikin Fasilitas Rusak dan Kondisi Satwa Kurus

25 Juli 2026
510
Pihak Ponpes Ketar-Ketir Tambang Diduga Ilegal di Kudus Tetap Beroperasi Dekat Pesantren

Pihak Ponpes Ketar-Ketir Tambang Diduga Ilegal di Kudus Tetap Beroperasi Dekat Pesantren

25 Juli 2026
516
Pemprov Jateng Ajukan Revitalisasi SDN Tanggirejo Grobogan Usai Viral Siswa Makan MBG di Halaman

Pemprov Jateng Ajukan Revitalisasi SDN Tanggirejo Grobogan Usai Viral Siswa Makan MBG di Halaman

24 Juli 2026
513
Desa Dimoro Grobogan Jadi Lokasi Perdana Penanaman Padi Sistem Teknologi Modern

Desa Dimoro Grobogan Jadi Lokasi Perdana Penanaman Padi Sistem Teknologi Modern

24 Juli 2026
513

TRENDING HARI INI

  • 45 Koperasi Desa Merah Putih di Blora Beroperasi, Jual Sembako hingga LPG

    45 Koperasi Desa Merah Putih di Blora Beroperasi, Jual Sembako hingga LPG

    185 shares
    Share 74 Tweet 46
  • Mudahkan Mobilitas Masyarakat, DPRD Kudus Dukung Pembangunan Jembatan Garuda

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Bupati Harno Ajak Warga Gemar Membaca di Festival Literasi Rembang 2026

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Profil Riswan Lasibo, Plt Kepala BKHIT Jateng yang Dorong Transformasi Layanan Karantina

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • 70 Capaskibraka Kendal Mulai Digembleng, Bupati Tika Pesan Disiplin dan Jaga Kesehatan

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Pihak Ponpes Ketar-Ketir Tambang Diduga Ilegal di Kudus Tetap Beroperasi Dekat Pesantren

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Joni Kurnianto Dukung Gerakan Jumat Asri di Alun-Alun Kembangjoyo Pati

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Ganjel Rel salah satu takjil khas Jawa Tengah. (Instagram @nyonyah_cakery/Harianmuria.com)

10 Pilihan Takjil Khas Jawa Tengah Ini Cocok Dijadikan Menu Berbuka Puasa

1 Maret 2023
764
BPJS Kesehatan menjamin layanan kesehatan jiwa bagi seluruh peserta JKN dengan akses mudah, program rujuk balik, dan deteksi dini melalui skrining online SRQ-20.

Kabar Baik! Layanan Kesehatan Jiwa Kini Dijamin BPJS Kesehatan

16 September 2025
551

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya