JEPARA, Harianmuria.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara akan menggelar sport tourism melalui ajang lari Mega Karimunjawa Beach Trail Run 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 20–22 November 2026.
Ajang tersebut menjadi edisi kedua dengan konsep yang memadukan olahraga, wisata bahari, petualangan, budaya lokal, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Peserta dapat memilih kategori 7,5K serta 18K putra dan putri yang titik awal perlombaannya berada di Alun-alun Karimunjawa, dengan rute yang menyajikan karakter alam kepulauan, mulai dari pantai, kawasan hutan tropis hingga lanskap pesisir.
Salah satu daya tarik lintasan ialah Pantai Tanjung Gelam. Para peserta akan melintasi kawasan pantai dengan pasir putih sekaligus menikmati panorama bahari Karimunjawa selama perlombaan.
Ketua Event Organizer Lets Go Kreatif, Doni, mengatakan pemilihan Karimunjawa dilakukan untuk menghadirkan konsep berbeda dari ajang lari pada umumnya. Selain olahraga, kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong kunjungan wisatawan ke kawasan kepulauan tersebut.
“Kami mengusung konsep yang berbeda, yang biasanya di daratan, tahun ini kami memilih Karimunjawa, karena lokasinya di kepulauan, dan meningkatkan kunjungan wisatawan,” ucapnya saat audiensi di Ruang Kerja Bupati Jepara Witiarso Utomo, Selasa, 1 September 2026.
Ia menyebut hingga saat ini sebanyak 810 peserta telah mendaftarkan diri. Penyelenggara masih melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Jepara untuk memastikan pelaksanaan event berjalan lancar.
Bupati Jepara Witiarso Utomo menyambut positif penyelenggaraan Mega Karimunjawa Beach Trail Run 2026. Menurutnya, konsep tersebut dapat menjadi sarana promosi destinasi wisata sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Event Mega Karimunjawa Beach Trail Run 2026, konsepnya sangat menarik. Kami ingin mengenalkan dan mempromosikan Karimunjawa. Ini jelas berdampak ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Jepara,” katanya.
Ia berharap peserta dari luar Jepara turut ambil bagian sehingga kunjungan wisatawan meningkat selama penyelenggaraan. Dampaknya diharapkan dirasakan pelaku usaha dan masyarakat, khususnya yang berada di Karimunjawa.
Sumber: Humas Pemkab Jepara
Editor: Rosyid











