BLORA, Harianmuria.com – Menjelang lebaran 2026, Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) menemukan makanan mengandung borak hingga formalin saat melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Sido Makmur, Blora, Senin, 9 Maret 2026.
Plt Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan (Kabid PSDK ) Dinkesda Blora, Diah Pusparini, mengatakan sidak tersebut dilakukan bersama dengan tim gabungan, untuk meninjau kualitas makanan di Pasar Sido Makmur.
“Saat ini (Sidak), kita mengambil sebelas sampel makanan,” ujar Diah.
Setelah pengambilan sampel tersebut, pihaknya langsung melakukan cek laboratorium dan menemukan kandungan borak pada sampel yang diambil salah satu pedagang.
“Hanya cumi kering yang mengandung formalin. Kemudian untuk kerupuk gendar dari pantauan sinar UV hasilnya positif. Namun kadarnya hanya 0,5 dan hasilnya negatif,” ucapnya
Selain di Pasar Sido Makmur Blora, sidak akan tetap berlanjut ke titik-titik perbelanjaan atau pasar di Kabupaten Blora.
“(Lanjutan) Pasar Cepu, Bravo dan Pasar Randublatung,” ungkapnya
Ia menambahkan, pihaknya akan menindak pedagang hingga distributor yang menjual makanan yang mengandung formalin atau zat berbahaya.
“Nama pedagang dan distributornya sudah kami catat, untuk sanksi kita serahkan ke polres,” katanya.
Pihaknya berharap masyarakat untuk menghindari makanan yang mengandung formalin. Pasalnya, kerusakan jangka lama dapat berakibat fatal terhadap kondisi kesehatan organ dalam.
“Memang satu dua hari tidak terasa. Namun dampaknya jangka lama dan imbasnya bagi kesehatan itu, bisa mengakibatkan kanker dan penyakit lainnya,” pungkasnya.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Rosyid











