PATI, Harianmuria.com – Wakil Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati Endah Sri Wahyuningati mengharap adanya penyeimbangan kualitas sarsana prasarana dan tenaga pengajar dalam penerapan kurikulum merdeka di lingkup pendidikan madrasah.
Ia menilai program yang digalakkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) ini sangat cocok diterapkan di era modern seperti saat ini.
Selain itu, dirinya juga menilai bahwa program pembelajaran satu ini cukup bagus sehingga harus dijalan dengan semestinya. Namun pihaknya menekankan agar kurikulum ini dapat diimbangi dengan kualitas sarana prasarana yang mumpuni.
Selain itu, hal yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai kurikulum yang bagus ini berhenti di tengah-tengah. Pasalnya, dewan yang kerap disapa Bu Ning ini menganggap seringkali kurikulum berubah lantaran peralihan masa kepemimpinan.
“Ya saya berharap kurikulum ini jika pada tahun 2024 nanti ada ganti pemilu dan pergantian menteri jangan diubah lagi, paling tidak kurikulum itu 5 sampai 10 tahun. Ini kan cukup bagus untuk anak didik baik itu di sekolah negeri ataupun madrasah, ” ujarnya.
Sebagai mitra kerja dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan Kemenag, Komisi D tentu mendorong kedua instansi pemerintah daerah ini untuk dapat melakukan pengawasan terhadap penerapan kurikulum merdeka. (Lingkar Network | Arif Febriyanto – Harianmuria.com)











