REMBANG, Harianmuria.com – Sebanyak 32 sekolah di Kabupaten Rembang menerima penghargaan Adiwiyata Tingkat Kabupaten Tahun 2026. Penghargaan diserahkan Bupati Rembang Harno didampingi Wakil Bupati M. Hanies Cholil Barro’ usai upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-alun Rembang, Senin, 17 Agustus 2026.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rembang, Ika Himawan, mengatakan penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada sekolah yang dinilai memiliki komitmen dalam pengelolaan dan pelestarian lingkungan.
Menurut Ika, predikat Adiwiyata bukanlah garis akhir. Sekolah yang telah memperoleh penghargaan tetap dituntut menjaga konsistensi dengan menjalankan program lingkungan secara berkelanjutan.
“Intinya mereka benar-benar menjaga lingkungan dan kebersihan, termasuk pengelolaan sampah dan pepohonan. Yang terpenting, ke depannya mereka wajib terus melakukan kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan,” ujarnya.
Penilaian untuk program Adiwiyata tingkat kabupaten telah dimulai sejak 2025. Prosesnya diawali dengan penyusunan perencanaan dan survei lapangan untuk memetakan sekolah yang memenuhi kriteria sekaligus memiliki kesiapan menjalankan program tersebut.
“Kita melakukan perencanaan dan survei untuk melihat sekolah-sekolah mana yang sudah masuk kriteria dan siap melaksanakan program Adiwiyata,” imbuhnya.
Salah satu penerima penghargaan adalah Madrasah Aliyah Mualimin Mualimat Rembang. Sekolah tersebut menerapkan sejumlah kegiatan untuk membangun kepedulian lingkungan dengan melibatkan guru, siswa, dan seluruh warga madrasah.
Kepala MA Mualimin Mualimat Rembang, Muhammad Arif Sugeng Purwanto, mengatakan aktivitas tersebut di antaranya kerja bakti, penghijauan, serta pembiasaan menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
“Kami melakukan kegiatan bersih-bersih bersama dan penanaman pohon bersama di lingkungan madrasah. Tantangannya adalah banyaknya sampah plastik karena masih banyak jajanan dengan kemasan plastik,” katanya.
Menurut Arif, kegiatan lingkungan dilakukan secara rutin agar perilaku peduli kebersihan tidak hanya muncul saat sekolah mengikuti penilaian Adiwiyata. Pembiasaan tersebut diharapkan berkembang menjadi karakter yang diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari.
Selain menjaga kebersihan kawasan sekolah, warga madrasah juga didorong untuk mengurangi penggunaan plastik, mengelola sampah, serta merawat tanaman secara bersama-sama.
Adapun 32 sekolah yang menerima penghargaan Adiwiyata Tingkat Kabupaten Rembang Tahun 2026 terdiri atas:
- SDN 1 Tahunan, Kecamatan Sale
- SDN 3 Sale, Kecamatan Sale
- SDN 3 Pasedan, Kecamatan Bulu
- SDN 3 Soditan, Kecamatan Lasem
- SDN 2 Sumbergirang, Kecamatan Lasem
- SDN 2 Jolotundo, Kecamatan Lasem
- SDN Sendangasri, Kecamatan Lasem
- SDN 2 Gedongmulyo, Kecamatan Lasem
- SDN Babagan, Kecamatan Lasem
- SDN Wiroto, Kecamatan Kaliori
- SDN Tawangrejo, Kecamatan Sarang
- SDN 1 Karas, Kecamatan Sedan
- SDN Jatisari, Kecamatan Sluke
- SDN 2 Doropayung, Kecamatan Pancur
- SDN 2 Sekarsari, Kecamatan Sumber
- SDN Sukorejo, Kecamatan Sumber
- SDN 1 Logede, Kecamatan Sumber
- SDN Polbayem, Kecamatan Sumber
- SDN Pragu, Kecamatan Sulang
- SDN Kebonagung, Kecamatan Sulang
- MIS Islamiyah, Kecamatan Sumber
- MIS Al-Irsyad, Kecamatan Rembang
- MIS Anwarul Mursyidin
- SMPN 2 Bulu, Kecamatan Bulu
- SMPN 2 Gunem, Kecamatan Gunem
- SMPN 3 Kragan, Kecamatan Kragan
- SMP Islam An-Nawawiyah Rembang
- SMPIT Al-Kahfi
- MTs Negeri 5 Rembang
- MTs Miftahul Ulum Sumber
- MTs Mualimin Mualimat Rembang
- MTs Nahjatus Sholihin Kragan
Jurnalis: Lingkarjateng Group Network
Editor: Rosyid











