REMBANG, Harianmuria.com – Kepengurusan baru Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Rembang telah diresmikan pada Minggu, 19 Juli 2026.
Wakil Ketua Bidang Pemerintahan DPC PPP Rembang, Rofi’i, mengatakan kepengurusan yang baru memiliki tanggung jawab untuk menjaga soliditas organisasi sekaligus meningkatkan kedekatan dengan masyarakat.
“SK ini adalah amanah yang harus dijawab dengan kerja nyata. Seluruh pengurus harus turun ke bawah, menyapa masyarakat, dan memperkuat organisasi hingga tingkat paling bawah,” ujarnya, Senin, 20 Juli 2026.
Menurutnya, Kabupaten Rembang memiliki potensi besar untuk mendukung penguatan organisasi PPP. Potensi tersebut berasal dari kuatnya jaringan masyarakat, tokoh agama, pondok pesantren, hingga majelis taklim yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat.
“Rembang memiliki basis masyarakat religius yang kuat. Jaringan kultural para kiai, santri, alumni pesantren, majelis taklim, hingga tokoh-tokoh desa merupakan modal sosial yang sangat besar. Jika potensi ini dirawat melalui silaturahmi, pengabdian, dan kerja politik yang santun, saya yakin PPP mampu kembali menjadi kekuatan utama di Kabupaten Rembang,” ujarnya.
Selain itu, kata Rofi’i, penguatan organisasi juga harus diiringi dengan kaderisasi yang berkelanjutan dan kehadiran nyata di tengah masyarakat agar partai mampu menjawab kebutuhan publik.
Usai menerima SK, jajaran pengurus DPC PPP Rembang dijadwalkan melakukan sowan kepada Majelis Pertimbangan, Gus Idror Maemun Zubair, untuk meminta arahan. Setelah itu, konsolidasi internal akan dilakukan secara bertahap hingga tingkat PAC, ranting, dan anak ranting guna memperkuat organisasi menghadapi agenda politik ke depan.
Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Ulfa











