PATI, Harianmuria.com – Gerakan Masyarakat Tolak Korupsi (Germap) meragukan target Pemerintah Kabupaten Pati untuk menuntaskan perbaikan 54 ruas jalan sebelum Hari Jadi Pati ke-703 pada 7 Agustus 2026. Hingga awal Juni, progres pekerjaan dinilai masih jauh dari harapan karena baru sebagian kecil proyek yang memasuki tahap pelaksanaan.
Ketua Germap, Yayak Gundul, mengungkapkan dari 54 titik perbaikan jalan yang direncanakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, baru empat paket pekerjaan yang telah mengantongi Surat Perintah Kerja (SPK).
Dari jumlah tersebut, hanya dua ruas yang mulai dikerjakan, yakni jalan di sisi barat RSUD Kayen dan ruas Boloagung–Trimulyo. Sementara dua paket lainnya, yakni ruas Bapoh–Tlogowungu dan jalan depan Terminal Kembangjoyo, disebut belum menunjukkan aktivitas pekerjaan meski SPK telah diterbitkan.
“Kita baru dapat update di lapangan ternyata baru 4 titik yang di SPK-kan hanya 2 yang telah dimulai. Yang di RSUD itu baru lantai dasar dan di Boloagung baru dimulai kemarin dan 2 titik lain belum ada informasi pelaksanaan kita belum tahu kapan dimulai. Makanya nanti kita tanyakan saat audiensi tanggal 9,” kata Yayak, Sabtu, 6 Juni 2026.
Menurut Yayak, lambatnya progres pekerjaan menjadi sinyal bahwa target penyelesaian puluhan ruas jalan dalam waktu kurang dari dua bulan akan sulit tercapai. Karena itu, pihaknya berencana mempertanyakan perkembangan program tersebut dalam audiensi dengan pemerintah daerah yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Juni mendatang.
Selain meminta penjelasan terkait percepatan pelaksanaan proyek, Germap juga akan mendorong agar paket-paket pekerjaan yang belum mengantongi SPK segera diproses guna mempercepat penanganan jalan rusak di berbagai wilayah.
Yayak menegaskan, pengawasan yang dilakukan organisasinya bertujuan memastikan anggaran perbaikan jalan digunakan secara maksimal dan tepat sasaran. Terlebih, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp210 miliar untuk program peningkatan infrastruktur jalan.
“Kita harus mengawasi melekat agar benar-benar uang Rp210 miliar maksimal digunakan untuk perbaikan jalan. 4 titik saja belum dilaksanakan semua padahal ini sudah Juni,” tandasnya.
Dengan progres yang masih terbatas hingga pertengahan tahun, Germap mengaku belum yakin seluruh target perbaikan 54 ruas jalan dapat diselesaikan sesuai jadwal yang diharapkan pemerintah daerah sebelum perayaan Hari Jadi Pati ke-703.
Jurnalis: Lingkarjateng Group Network
Editor: Rosyid











