REMBANG, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten Rembang menargetkan perawatan dan perbaikan jalan utama rampung sebelum hari raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Bupati Rembang, Harno, mengatakan pihaknya menerima banyak laporan tentang kondisi jalan berlubang yang dinilai membahayakan, terutama saat curah hujan tinggi. Oleh karena itu, menjelang bulan Ramadhan ini penanganan jalan rusak mulai dilaksanakan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan terutama saat periode mudik lebaran nanti.
“Sekarang mendekati bulan puasa dan hari raya, maka jalan-jalan vital yang membahayakan harus selesai sebelum hari raya,” ujarnya, Rabu, 18 Februari 2026.
Sejumlah ruas menjadi prioritas perbaikan, di antaranya jalan Jape-Pamotan yang merupakan akses utama penghubung antarwilayah dan kerap dilalui pemudik. Jalan di wilayah Sedan juga menjadi perhatian serius, khususnya jalur dari Masjid Jami’ hingga Pasar Sedan yang dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah.
Khusus untuk ruas Sedan-Kragan, Bupati Harno meminta turut dipantau dan segera ditangani jika ditemukan titik-titik kerusakan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Ia menegaskan, perbaikan sementara seperti penambalan harus segera dilakukan sembari menunggu perbaikan permanen.
“Yang penting tidak membahayakan masyarakat. Kalau memang ada lubang atau kerusakan, segera ditangani sebelum Lebaran,” tegasnya.
Percepatan penanganan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Rembang dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, khususnya saat momentum Ramadan dan Idulfitri yang identik dengan meningkatnya aktivitas perjalanan.
Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Ulfa











