• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Minggu, Oktober 18, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Aksi Puluhan Warga Bandungrejo Jepara Tolak Pembangunan Kopdes di Lapangan Pandean

Basuki by Basuki
3 Desember 2025
in News, Jepara
73 3
Puluhan warga Desa Bandungrejo, Kalinyamatan, Jepara, menggelar aksi damai menolak pembangunan Kopdes Merah Putih di Lapangan Pandean karena dinilai tidak tepat lokasi dan minim sosialisasi.

Puluhan warga Desa Bandungrejo, Kecamatan Kalinyamatan, Jepara menggelar aksi damai di Lapangan Pandean. (Lingkarnews Network/Harianmuria.com)

581
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

JEPARA, Harianmuria.com – Puluhan warga Desa Bandungrejo, Kecamatan Kalinyamatan, Jepara, turun ke Lapangan Sepak Bola Pandean pada Rabu, 3 Desember 2025, untuk menyuarakan penolakan terhadap rencana pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di lokasi tersebut.

Aksi damai ini diikuti para pemuda dan warga yang menilai pembangunan Kopdes tidak tepat lokasi dan dilakukan tanpa sosialisasi yang memadai.

Warga Minta Lapangan Tetap Jadi Ruang Publik

Warga menegaskan bahwa Lapangan Pandean merupakan ruang publik yang selama ini digunakan sebagai tempat olahraga, kegiatan sosial, hingga area bermain anak-anak. Mereka menilai pengalihfungsian lapangan ke proyek pembangunan Kopdes tidak sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kami mendukung program pemerintah, tetapi bukan di lapangan ini. Lapangan harus tetap jadi fasilitas umum dan tidak digunakan untuk kepentingan bisnis,” ujar salah satu peserta aksi.

Menurut warga, desa masih memiliki tanah bengkok desa yang lebih layak untuk pembangunan tanpa harus mengorbankan fasilitas publik.

Minim Sosialisasi dan Status Tanah Jadi Sorotan

Selain lokasi, warga juga mempersoalkan minimnya sosialisasi pemerintah desa. Lapangan Pandean disebut sebagai tanah wakaf yang telah dimanfaatkan warga sejak generasi terdahulu, sehingga perubahan fungsi dianggap tidak menghargai sejarah dan hak masyarakat.

Warga menyebut Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) sebelumnya belum menghasilkan persetujuan final. Mereka menuding hanya sebagian kecil perwakilan yang dilibatkan, sementara mayoritas suara warga tidak didengar.

Warga menuntut transparansi terkait urgensi pembangunan Kopdes, tujuan dan manfaatnya bagi masyarakat, dan sumber serta alokasi anggaran yang digunakan.

Petinggi Desa akan Sampaikan Aspirasi ke Bupati

Petinggi Desa Bandungrejo, Suratmin, menyatakan bahwa penolakan warga merupakan aspirasi yang wajar dan akan dibawa ke Bupati Jepara untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.

“Memang ada lokasi lain yang bisa digunakan, namun membutuhkan biaya pengurukan yang sangat besar. Dana desa pun terbatas, kecuali ada izin penggunaannya. Kami akan meminta arahan dari pemerintah daerah agar program ini dapat berjalan dengan baik,” kata Suratmin.

Ia juga menambahkan bahwa sebagian warga telah menandatangani surat kesepakatan. Namun pernyataan ini segera dibantah warga dalam aksi yang menegaskan bahwa tidak ada persetujuan final dalam Musrenbangdes pertama.

Puluhan warga Desa Bandungrejo, Kalinyamatan, Jepara, menggelar aksi damai menolak pembangunan Kopdes Merah Putih di Lapangan Pandean karena dinilai tidak tepat lokasi dan minim sosialisasi.
Aksi warga Desa Bandungrejo Jepara yang menolak pembangunan Kopdes di Lapangan Pandean berjalan damai. (Lingkarnews Network/Harianmuria.com)

Peserta aksi juga mempertanyakan absennya sejumlah perangkat desa yang sebelumnya dikabarkan menolak rencana proyek tersebut. Ketidakhadiran mereka menimbulkan tanda tanya dan kekecewaan bagi warga.

Aksi penolakan berjalan damai. Warga berharap pemerintah desa dan pemerintah kabupaten dapat menghadirkan solusi yang tidak mengabaikan fungsi sosial Lapangan Pandean sebagai ruang publik desa.

Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita Jeparajeparakabupaten jeparalapangan pandeantolak pembangunan kopdes
SummarizeShare42SendShare
Previous Post

Genjot Ekonomi Produktif, Pemkab Jepara Salurkan 110 Kambing Boer ke Batealit

Next Post

Inovasi Kartu Saku Aksara Jawa Antar Nur Azizatun Muna Raih Juara 1 Guru Berprestasi Kendal

Basuki

Basuki

Berita Terkait

Jepara Berstatus Awas Kekeringan Meteorologis, 11 Desa Dilanda Krisis Air Bersih

Jepara Berstatus Awas Kekeringan Meteorologis, 11 Desa Dilanda Krisis Air Bersih

by ulfa puspa
16 Oktober 2026
533

JEPARA, Harianmuria.com – Krisis air bersih di Kabupaten Jepara meluas di tengah status awas kekeringan meteorologis. Tercatat 16 desa di berbagai kecamatan kesulitan mendapatkan air bersih. Kepala Bidang...

Wabup Jepara Jenguk Korban Kebakaran CV Allpin, Pastikan Penanganan Berlanjut

Wabup Jepara Jenguk Korban Kebakaran CV Allpin, Pastikan Penanganan Berlanjut

by Sekar Sari
14 Oktober 2026
522

JEPARA, Harianmuria.com - Pemkab Jepara memastikan penanganan korban kebakaran gudang pabrik mebel CV Allpin Furniture di Kelurahan Karangkebagusan, Kecamatan Jepara, terus dipantau.  Hal itu dikatakan Wakil Bupati Jepara...

1 Pekerja Tewas saat Kebakaran Gudang Pabrik Mebel di Jepara, Pasokan Air Jadi Kendala Pemadaman

1 Pekerja Tewas saat Kebakaran Gudang Pabrik Mebel di Jepara, Pasokan Air Jadi Kendala Pemadaman

by Sekar Sari
14 Oktober 2026
544

JEPARA, Harianmuria.com - Kebakaran hebat yang melanda gudang mebel CV ALLPIN di Karangkebagusan, Kecamatan Jepara, menewaskan seorang pekerja dan menyebabkan dua pekerja lainnya mengalami luka bakar serius. Hingga...

Perluas Skrining TBC, Pemkab Jepara Targetkan Temukan 3.000 Kasus Baru

Perluas Skrining TBC, Pemkab Jepara Targetkan Temukan 3.000 Kasus Baru

by ulfa puspa
13 Oktober 2026
521

JEPARA, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten Jepara menggencarkan penemuan kasus tuberculosis (TBC) dengan memperluas cakupan skrining. Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program pemberantasan TBC....

Load More

BERITA UTAMA

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

17 Oktober 2026
552
Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
637
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
535
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
533

TRENDING HARI INI

  • Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    179 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    115 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Proyek Embung Kaliombo Rembang Capai 77 Persen, Ditarget Selesai Akhir 2026

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Dulu Tempuh 200 M untuk Dapat Air Bersih, Warga Kalikunal Kendal Kini Dibuatkan Sumur Bor

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • ORADO Goes to Campus 2026 Dorong Penjaringan Atlet Domino di Perguruan Tinggi Gresik

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terancam Dijemput Paksa KPK

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Bidik Predikat KLA 2025, Demak Genjot Puskesmas dan RS Jadi Zona Ramah Anak

Bidik Predikat KLA 2025, Demak Genjot Puskesmas dan RS Jadi Zona Ramah Anak

23 Juni 2025
687
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat. (Dok. Dewan Pers/Harianmuria.com)

Algo Sapiens: Ketika Manusia Dikendalikan Mesin

30 September 2026
565

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya