• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Minggu, Oktober 18, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Dari Hoaks ke Literasi: Mengajarkan Etika Komunikasi di Era Manipulasi Digital

Basuki by Basuki
3 Oktober 2025
in Artikel
94 2
Pelajari pentingnya etika komunikasi dan literasi digital dalam melawan hoaks dan manipulasi informasi di era digital.

Ilustrasi hoaks dan literasi digital. (AI/Harianmuria.com)

742
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

Oleh : Silvi Aris Arlinda, S.I.Kom., M.I.Kom

Harianmuria.com – Di era digital saat ini, arus informasi mengalir begitu deras tanpa mengenal batas ruang dan waktu. Setiap individu memiliki kebebasan untuk memproduksi sekaligus menyebarkan pesan, baik melalui media sosial, aplikasi percakapan, maupun platform daring lainnya. Namun, kebebasan ini sering kali disalahgunakan untuk menyebarkan hoaks, ujaran kebencian, hingga manipulasi informasi yang menyesatkan.

Fenomena hoaks bukanlah sesuatu yang baru, namun dalam era digital penyebarannya menjadi jauh lebih masif. Cukup dengan satu klik, sebuah informasi palsu bisa menjangkau ribuan bahkan jutaan orang dalam hitungan detik. Hal ini diperparah oleh rendahnya tingkat literasi digital masyarakat. Banyak orang masih lebih cepat menekan tombol “share” ketimbang menimbang kebenaran sebuah informasi.

Budaya kritis dan kesadaran etis dalam berkomunikasi seringkali terabaikan. Komunikasi sejatinya bukan sekadar menyampaikan pesan, melainkan juga membangun pemahaman yang sehat, saling menghormati, dan menciptakan harmoni sosial.

Komunikasi yang etis mampu menjadi jembatan untuk mempererat kohesi sosial, sementara komunikasi yang tidak etis justru dapat menjadi pemicu perpecahan, konflik, bahkan kekerasan. Inilah mengapa literasi digital dan etika komunikasi menjadi dua hal yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan.

Literasi digital tidak boleh dipahami hanya sebatas kemampuan mengakses atau menggunakan teknologi. Lebih dari itu, literasi digital mencakup keterampilan memverifikasi informasi, berpikir kritis, serta menanamkan tanggung jawab moral ketika berinteraksi di ruang publik digital. Dalam konteks pendidikan, mahasiswa maupun generasi muda perlu dilatih agar mereka tidak sekadar menjadi konsumen informasi, melainkan juga produsen pesan yang beretika.

Etika komunikasi di era manipulasi digital menjadi benteng terakhir untuk melawan arus informasi menyesatkan. Dalam konteks sosial, hoaks sering kali tidak hanya merugikan individu, tetapi juga masyarakat luas. Kita bisa melihat bagaimana hoaks terkait isu kesehatan, politik, maupun agama dapat memicu keresahan sosial bahkan memecah belah bangsa. Di sinilah peran penting literasi digital yang membekali masyarakat dengan kemampuan untuk memilah mana informasi yang benar dan mana yang manipulatif.

Kampus dan lembaga pendidikan memiliki tanggung jawab moral untuk menanamkan kesadaran etika komunikasi ini. Mahasiswa sebagai generasi muda harus dilatih agar tidak hanya pandai berbicara dan menulis, tetapi juga mampu memahami dampak sosial dari setiap pesan yang mereka sebarkan. Mereka harus menyadari bahwa komunikasi bukan sekadar alat untuk memengaruhi, tetapi juga sarana untuk membangun keadaban publik.

Selain itu, media massa dan platform digital juga memiliki peran besar. Media seharusnya tidak hanya mengejar sensasi atau klik semata, tetapi juga turut mendidik masyarakat dengan menyajikan informasi yang berimbang dan terverifikasi. Platform digital pun perlu memperkuat algoritma agar tidak mudah dimanfaatkan untuk menyebarkan manipulasi informasi. Namun, semua ini kembali pada kesadaran individu. Literasi digital dan etika komunikasi tidak akan berjalan jika masyarakat tidak menumbuhkan budaya kritis dalam dirinya. Oleh karena itu, keluarga, komunitas, dan lingkungan sosial juga harus ikut serta dalam membangun budaya literasi ini.

Jika kita tidak bergerak dari hoaks menuju literasi, maka ruang digital akan terus dipenuhi oleh kebisingan informasi yang menyesatkan. Namun, jika etika komunikasi menjadi fondasi, maka masyarakat kita akan lebih siap menghadapi era manipulasi digital dengan bijak, kritis, dan berintegritas. Harapan terbesar adalah agar komunikasi digital tidak hanya menjadi sarana pertukaran informasi, tetapi juga menjadi media pembelajaran, kolaborasi, dan penguatan demokrasi.

Penutupnya, tantangan terbesar kita di era ini bukanlah teknologi itu sendiri, melainkan bagaimana manusia menggunakannya. Etika komunikasi adalah kompas moral, sementara literasi digital adalah bekal pengetahuan. Jika keduanya berjalan seiring, maka transformasi dari hoaks menuju literasi bukanlah mimpi, melainkan keniscayaan.

Tentang Penulis:
Silvi Aris Arlinda, S.I.Kom., M.I.Kom dalah Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Slamet Riyadi.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: etika komunikasihoakskomunikasi era digitalliterasi digitalmanipulasi informasimedia massapendidikan komunikasiruang publik digital
SummarizeShare54SendShare
Previous Post

Festival Mooncake 2025 di Rembang: Perayaan Budaya dan Kebangkitan UMKM Lokal

Next Post

Kendal Siap Ekspor Beras Organik ke Jepang lewat Sister City dengan Sue Machi

Basuki

Basuki

Berita Terkait

Ketua Umum JMSI Dr Teguh Santosa bersama Ketua Dewan Pers Profesor Komarudin Hidayat, jajaran penguji, dan peserta dalam pembukaan UKW hasil kerja sama JMSI dan Pikiran Rakyat di Hall Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Rabu, 30 September 2026. (Dok. JMSI Network)

Teguh Santosa: UKW Bukan Formalitas, Wartawan Harus Mampu Hadapi Jebakan Algoritma

by Redaksi
30 September 2026
585

JAKARTA, Harianmuria.com – Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Dr. Teguh Santosa menegaskan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) bukan sekadar formalitas. Di tengah derasnya arus informasi digital, wartawan...

Pemda Diminta Jadi Garda Depan Tangkal Hoaks, JMSI Jateng Siap Beri Dukungan Penuh

Pemda Diminta Jadi Garda Depan Tangkal Hoaks, JMSI Jateng Siap Beri Dukungan Penuh

by utia
2 Agustus 2026
537

BANJARBARU, Harianmuria.com - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago meminta pemerintah daerah (pemda) bersama forum koordinasi pimpinan daerah menjadi pihak terdepan...

Ketua Satgas MBG Kudus, Bellinda Birton, mengecam video hoaks yang menyebut siswa SD 1 Getassrabi keracunan makanan MBG.

Bellinda Kecam Video Hoaks Siswa Keracunan MBG di SD 1 Getassrabi Kudus

by Basuki
8 November 2025
574

Ketua Satgas MBG Kudus, Bellinda Birton, mengecam video hoaks yang menyebut siswa SD 1 Getassrabi keracunan makanan MBG. Polisi pastikan peristiwa sebenarnya kecelakaan lalu lintas.

Dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengajak generasi muda menjadikan bonus demografi sebagai kekuatan bangsa.

Bupati Kudus Ajak Pemuda Jadikan Bonus Demografi Sebagai Kekuatan Bangsa

by Basuki
28 Oktober 2025
534

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengajak generasi muda menjadikan bonus demografi sebagai kekuatan bangsa. Dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97, ia menekankan pentingnya pendidikan karakter, literasi digital, dan semangat...

Load More

BERITA UTAMA

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

17 Oktober 2026
552
Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
637
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
535
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
533

TRENDING HARI INI

  • Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    182 shares
    Share 73 Tweet 46
  • Proyek Embung Kaliombo Rembang Capai 77 Persen, Ditarget Selesai Akhir 2026

    106 shares
    Share 42 Tweet 27
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    115 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • 3 Tahun Jalankan PSN Mandiri, Kasus DBD di Parakan Kendal Berhasil Ditekan

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • ORADO Goes to Campus 2026 Dorong Penjaringan Atlet Domino di Perguruan Tinggi Gresik

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terancam Dijemput Paksa KPK

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Gunung Muria yang memiliki beberapa puncak pendakian. (Instagram @desawisatatempur/Harianmuria.com)

Nikmati Panorama Gunung Muria dari Beberapa Puncak Pendakian Ini

12 Oktober 2022
2.3k
Ilustrasi situasi pasca pencabutan status kedaruratan Covid-19. (Freepik/Harianmuria.com)

WHO Cabut Kedaruratan Covid-19, Bagaimana Masyarakat Sebaiknya Bersikap?

14 Mei 2023
583

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya