KUDUS, Harianmuria.com – Peristiwa penusukan yang menggegerkan warga Dukuh Bendo, Kelurahan Wergu Wetan, Kabupaten Kudus, berakhir tragis. Dua kakak beradik, DV dan DM, yang menjadi korban dalam insiden berdarah pada Minggu malam, 14 September 2025, kini dinyatakan meninggal dunia.
Sang adik, DM, meninggal dunia pada Minggu malam tak lama setelah kejadian. Sementara sang kakak, DV, sempat mendapat perawatan medis sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir pada Senin pagi, 15 September 2025 pukul 09.30 WIB.
Baca juga: 2 Kakak Beradik Jadi Korban Penusukan di Kudus, Diduga Dipicu Masalah Sepele
Kronologi Kejadian
Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa bermula saat DM tengah bersantai di depan rumah. Tiba-tiba, pelaku datang dan langsung menusuk korban. DV yang mendengar keributan bergegas keluar untuk menolong adiknya. Namun, upaya tersebut justru membuatnya ikut menjadi sasaran penusukan.
Dalam kondisi terluka, DV masih sempat meminta pertolongan kepada warga. Kedua korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis, namun nyawa keduanya tidak tertolong.
Polisi Masih Selidiki Motif
Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo, menyampaikan bahwa autopsi jenazah DM dan DV tengah dilakukan di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus. “Jenazah kedua korban dilakukan autopsi di RSUD,” ujarnya.
Hingga saat ini, motif dan identitas pasti pelaku masih dalam proses penyelidikan. Polisi meminta doa dan dukungan masyarakat agar pelaku segera tertangkap.
“Kami mohon doa dan dukungannya, agar pelaku segera tertangkap. Dengan begitu kasus ini bisa terungkap,” pungkas AKBP Heru.
Sumber: Lingkar Network
Editor: Basuki











