SALATIGA, Harianmuria.com – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Semarang membantah keras tuduhan bahwa salah satu anggotanya, Ahmad Ramzy, menjadi provokator kerusuhan dalam demonstrasi di Salatiga pada Jumat, 29 Agustus 2025.
Ramzy diketahui merupakan jurnalis di Serat.ID. Ketua AJI Semarang, Aris Mulyawan, menegaskan tuduhan tersebut tidak berdasar, menyesatkan, dan merugikan baik secara pribadi maupun organisasi.
“Ahmad Ramzy adalah jurnalis yang bekerja profesional. Menuduhnya terlibat kerusuhan tanpa bukti adalah fitnah serius. AJI tidak akan tinggal diam,” tegas Aris dalam keterangan tertulis, Rabu, 3 September 2025.
Kecam Doxing dan Rencana Langkah Hukum
AJI Semarang mengecam praktik doxing yang dilakukan sejumlah akun media sosial dengan menyebarkan data pribadi Ramzy. Tindakan itu dinilai melanggar privasi sekaligus membahayakan keselamatan jurnalis.
“ Kami akan menempuh langkah hukum agar pihak-pihak yang menyebarkan fitnah dan melakukan doxing dimintai pertanggungjawaban. Ini penting untuk melindungi jurnalis sekaligus menjaga kebebasan pers,” jelas Aris.
AJI juga mengimbau masyarakat agar lebih kritis dalam menerima informasi, tidak mudah percaya pada kabar tanpa sumber jelas, serta menghormati kerja-kerja jurnalis yang dilindungi undang-undang.
Dugaan Upaya Pembungkaman Media
AJI menduga kuat fitnah dan doxing terhadap Ramzy merupakan bagian dari upaya pembungkaman media.
“Jurnalis tidak boleh diseret ke dalam konflik politik maupun sosial. Serangan semacam ini justru mengancam kebebasan pers,” tambah Aris.
Kronologi Tuduhan terhadap Ahmad Ramzy
🟡 Jumat, 29 Agustus 2025: Pesan berantai di WhatsApp dan media sosial menuding Ramzy sebagai provokator demo, lengkap dengan foto KTP dan biodata.
Malam harinya, aksi ojol dan mahasiswa di Tugu Pancasila berakhir ricuh setelah polisi menembakkan 15–20 kali gas air mata. Sejumlah warga, termasuk anak-anak dan penderita asma, harus dilarikan ke rumah sakit.
🟡 Sabtu, 30 Agustus 2025: Beredar isu adanya aksi susulan yang ternyata tidak terbukti. Isu diduga sebagai framing untuk sweeping di beberapa wilayah Salatiga.
🟡Senin, 1 September 2025: Tuduhan terhadap Ramzy semakin meluas di media sosial.
Sumber: Lingkar Network
Editor: Basuki











