KUDUS, Harianmuria.com – Bencana angin kencang melanda dua desa di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, yaitu Desa Medini dan Desa Kalirejo, pada Selasa, 19 Agustus 2025. Akibatnya, sebanyak 79 rumah warga mengalami kerusakan, mulai dari ringan hingga berat.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, sebanyak 51 rumah di Desa Medini dan 28 rumah di Desa Kalirejo mengalami kerusakan akibat anging kencang. Kerusakan umumnya terjadi pada bagian atap, tembok, dan beberapa bangunan nyaris roboh.
Bupati Kudus Serahkan Bantuan Langsung
Sebagai bentuk respons cepat, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama jajaran pemerintah dan instansi terkait turun langsung ke lokasi terdampak pada Rabu pagi, 20 Agustus 2025. Bantuan yang diberikan meliputi paket sembako, genteng, dan galvalum.
“Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian Pemkab Kudus untuk meringankan beban warga yang terdampak. Pemerintah hadir dan siap melindungi masyarakat dalam situasi darurat seperti ini,” ujar Sam’ani.
Ajak Warga Gotong Royong
Bupati juga menekankan pentingnya semangat gotong royong dalam pemulihan pascabencana, serta mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem.
“Semoga warga bisa segera bangkit dan menata kembali kehidupannya dengan kebersamaan,” lanjutnya.
BPBD Kudus Lakukan Penanganan Cepat
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kudus, Mundir, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan penanganan darurat sejak awal kejadian. Koordinasi dilakukan bersama TNI, Polri, pemerintah desa, dan relawan setempat.
“Kami langsung turun ke lokasi, berikan bantuan darurat, dan mendirikan posko pemulihan. Semua elemen bergerak bersama demi percepatan pemulihan,” tegas Mundir.
Sumber: Lingkar Network
Editor: Basuki











