PATI, Harianmuria.com – Sebanyak 224 mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) resmi diterjunkan untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Pati.
Dalam acara penerimaan yang digelar di Pendapa Kabupaten Pati pada Senin, 23 Juni 2025, Bupati Pati Sudewo menegaskan bahwa keberadaan mahasiswa di tengah masyarakat desa harus memberi dampak nyata.
“Kami berharap adik-adik mahasiswa bisa berkolaborasi dengan masyarakat serta menyelaraskan kegiatan KKN dengan program prioritas daerah, terutama di bidang pertanian dan pendidikan karakter,” kata Sudewo.
Sebanyak 144 mahasiswa UGM akan melaksanakan KKN di lima kecamatan: Pucakwangi, Jakenan, Juwana, Tambakromo, dan Kayen. Sementara 80 mahasiswa IPB diterjunkan di enam kecamatan: Margorejo, Margoyoso, Juwana, Gembong, Wedarijaksa, dan Gunungwungkal.
Bupati juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pati akan mengerahkan dinas-dinas terkait untuk memberikan pendampingan selama pelaksanaan KKN, agar kegiatan para mahasiswa dapat berjalan produktif dan terarah.
“Mahasiswa tidak akan dibiarkan berjalan sendiri. Kita akan siapkan pendampingan dari OPD (Organisasi Perangkat Daerah) sesuai kebutuhan lokasi dan program kerja masing-masing kelompok,” imbuhnya.
Sudewo juga mengajak mahasiswa untuk menggali potensi lokal dan menciptakan inovasi sesuai dengan kebutuhan masyarakat di desa. Ia meyakini, peran mahasiswa tidak hanya sebagai agen perubahan, tetapi juga motor penggerak pembangunan desa berbasis kearifan lokal.
“Kami ingin kegiatan KKN ini tidak hanya menjadi praktik teori semata, tetapi mampu menghasilkan program nyata dan inovatif yang bisa dilanjutkan masyarakat setelah KKN selesai,” tandasnya.
(MUTIA PARASTI – Harianmuria.com)











