• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Rabu, Agustus 19, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Suluk Maleman Edisi 161 di Pati Mengurai ‘Dongeng Peradaban Autoimun’

Basuki by Basuki
19 Mei 2025
in Kajian Agama, News, Pati
69 1
Anis Sholeh Ba’asyin dalam Ngaji NgAllah Suluk Maleman edisi ke-161 di Rumah Adab Indonesia Mulia, Pati, Sabtu (17/5/2025). (Dok. Pribadi/Harianmuria.com)

Anis Sholeh Ba’asyin dalam Ngaji NgAllah Suluk Maleman edisi ke-161 di Rumah Adab Indonesia Mulia, Pati, Sabtu (17/5/2025). (Dok. Pribadi/Harianmuria.com)

539
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

PATI, Harianmuria.com – Ngaji NgAllah Suluk Maleman edisi ke-161 di Rumah Adab Indonesia Mulia, Pati, pada Sabtu (17/5/2025) mengangkat tema unik ‘Dongeng Peradaban Autoimun’.

Penggagas Suluk Maleman, Anis Sholeh Ba’asyin, mengupas secara mendalam fenomena sosial dalam masyarakat yang dianalogikan dengan penyakit autoimun. Dalam dunia medis, autoimun terjadi ketika sistem kekebalan tubuh yang seharusnya melindungi dari serangan virus dan bakteri justru menyerang sel-sel tubuh sendiri.

Anis melihat adanya kemiripan dengan dinamika sosial, di mana mekanisme penolakan terhadap unsur asing dalam masyarakat dapat berbalik menjadi ancaman destruktif.

“Ambil contoh, tentara yang seharusnya menjadi antibodi penjaga masyarakat dari ancaman luar, malah melihat masyarakat sebagai ancaman. Atau penegak hukum yang seharusnya melindungi dari pelanggar hukum, justru menggeneralisasi masyarakat sebagai pelanggar,” ungkapnya.

Begitu pula politisi yang memanipulasi aspirasi rakyat atau ASN yang alih-alih melayani malah merugikan masyarakat. “Jika ini terjadi sendiri-sendiri atau bersamaan, dampaknya bisa melumpuhkan kehidupan sosial,” sambung Anis.

Selain itu, Anis menyoroti gejala autoimun lain yang muncul secara organik maupun rekayasa, seringkali berakar pada kebencian dan permusuhan antar kelompok. Eskalasi gejala ini dapat memecah belah kohesifitas masyarakat dan memicu konflik horizontal.

“Kekuasaan modern cenderung menciptakan autoimun jenis ini untuk melanggengkan diri. Mereka merekayasa atau memprovokasi konflik laten atau bahkan menanam potensi konflik baru agar masyarakat terpecah belah dan mudah dikuasai,” tandasnya.

Anis mengambil contoh isu nasab dan polarisasi ‘cebong-kampret’ sebagai ilustrasi rekayasa konflik untuk memecah belah masyarakat berdasarkan perbedaan aspirasi politik. Ironisnya, dendam akibat perseteruan semacam ini seringkali diwariskan antargenerasi, yang menurut Anis bagaikan menanam bom waktu bagi masa depan.

Untuk menghindari fenomena autoimun sosial ini, Anis mengutip hadis Nabi yang mengajarkan untuk mencintai dan membenci secara proporsional.

“Ada hadis menarik, mencintailah secukupnya dan membencilah secukupnya. Jangan terlalu mencintai, karena siapa tahu yang kamu cintai suatu saat menjadi musuhmu. Jangan pula terlalu membenci, karena mungkin yang kamu benci suatu saat bisa jadi sahabatmu,” katanya.

Dalam perspektif Islam, cinta dan benci harus berlandaskan karena Allah sebagai pusat yang menghubungkan antar makhluk. Tanpa landasan ini, baik cinta maupun benci dapat menjadi destruktif karena setiap manusia memiliki kekurangan.

Anis juga mengkritik penggunaan istilah ‘muhibbin’ yang dianggapnya sebagai adopsi konsep ‘fans’ dari dunia selebritas modern. Menurutnya, Islam mengajarkan saling menyayangi secara dua arah, bukan pemujaan fanatik satu arah yang bisa berujung pada ‘thogut’ atau pengkultusan berlebihan.

Pentingnya berkumpul dengan orang saleh juga ditekankan oleh Anis. Baginya, ‘saleh’ adalah kondisi dinamis seseorang yang terus berusaha menjadi lebih baik, bukan sekadar rutinitas ibadah formal.

Saling mencintai dan menyayangi dipandang sebagai metode interpersonal terbaik untuk mencegah autoimun sosial. Sementara dalam tatanan masyarakat, dibutuhkan sosok-sosok terpercaya yang bebas dari kepentingan duniawi untuk membimbing dan menjadi ‘antibodi sosial’.

Celakanya, menurut Anis, sosok-sosok inilah yang seringkali menjadi sasaran pembunuhan karakter dalam proses menuju autoimun sosial.

Di akhir diskusi, Anis menyoroti paradoks Indonesia sebagai negara miskin tapi bahagia. Hal ini disebabkan oleh kuatnya interaksi dan gotong royong di masyarakat. Ia berharap nilai-nilai luhur bangsa ini tidak terkikis oleh budaya luar yang merusak.

(NAILIN RA – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Anis Sholeh Ba’asyinautoimunInfo PatiKajian AgamaNgaji NgAllah Suluk Malemanpatiperadaban autoimunSuluk Maleman
SummarizeShare39SendShare
Previous Post

40 Pedagang Pasar Pagi Hadiri Rapur Interpelasi DPRD Salatiga

Next Post

Tarif PBB-P2 di Pati Naik 250 Persen, Bupati Sudewo: untuk Percepatan Pembangunan

Basuki

Basuki

Berita Terkait

Dewan Pati Tekankan Koordinasi dan Data Jelas Soal Penyerapan Telur untuk MBG

Dewan Pati Tekankan Koordinasi dan Data Jelas Soal Penyerapan Telur untuk MBG

by ulfa puspa
18 Agustus 2026
514

PATI, Harianmuria.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendorong adanya koordinasi dan data yang jelas untuk mendukung solusi penyerapan hasil peternakan lokal ke dapur program makan...

HUT RI: DPRD Pati Tekankan Sinergi Bangun Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur

HUT RI: DPRD Pati Tekankan Sinergi Bangun Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur

by ulfa puspa
18 Agustus 2026
519

PATI, Harianmuria.com – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menekankan bahwa peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia menjadi pengingat pentingnya sinergi seluruh pihak untuk membangun bangsa. “Momentum kemerdekaan menjadi...

Ikut Lomba Agustusan di Winong Pati, Kastomo Serukan Semangat Kebersamaan

Ikut Lomba Agustusan di Winong Pati, Kastomo Serukan Semangat Kebersamaan

by ulfa puspa
18 Agustus 2026
515

PATI, Harianmuria.com – Warga Desa Kudur, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati memriahkan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia dengan menyelenggarakan perlombaan. Anggota DPRD Pati asal Winong, Kastomo, tampak ikut mengikuti...

Upacara HUT ke-81 RI, DPRD Pati Ajak Jaga Semangat Perjuangan

Upacara HUT ke-81 RI, DPRD Pati Ajak Jaga Semangat Perjuangan

by ulfa puspa
17 Agustus 2026
519

PATI, Harianmuria.com – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, mengajak masyarakat melanjutkan perjuangan bangsa. Pesan itu disampaikan usai upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Alun-Alun Simpang Lima...

Load More

BERITA UTAMA

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

18 Agustus 2026
592
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026
518
Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

16 Agustus 2026
532
Para siswa SD Negeri Terpencil Bainaa Barat di Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo, Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah berdiri di atas Jembatan Garuda yang selesai dibangun. (Istimewa)

Jembatan Garuda Bainaa Barat Selesai, Siswa SD Terpencil Tak Lagi Seberangi Sungai untuk Sekolah

14 Agustus 2026
531

TRENDING HARI INI

  • Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

    Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Kampung Nelayan Merah Putih Gempolsewu Resmi Dibangun, Bupati Kendal: Langkah Modernisasi Kawasan Pesisir

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Kemarau Picu Penurunan Hasil Pertanian di Grobogan, Hewan Ternak Kesulitan Pakan

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Anak PMI Asal Gresik Jadi Paskibraka KBRI Kuala Lumpur, Titip Harapan untuk Pendidikan

    109 shares
    Share 44 Tweet 27
  • Blora Dapat Kucuran Dana CSR Rp1 Miliar untuk Kembangkan Peternakan Ayam Kampung

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Proyek Rehabilitasi Pasar Ngawen Blora Tetap Dilanjutkan Meski Molor dari Target

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • 7 PNS Pemprov Jateng Mengundurkan Diri, Ternyata Ini Alasannya

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

RSUD Kudus Luncurkan Ambulans ICU Modern, Penanganan Darurat Makin Sigap

RSUD Kudus Luncurkan Ambulans ICU Modern, Penanganan Darurat Makin Sigap

21 Juni 2025
556
Sejumlah anak mengikuti lomba makan kerupuk di Kelurahan Menteng Atas, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (17/8/2023). Acara tersebut digelar dalam rangka menyemarakkan HUT ke-78 RI (Antara/Harianmuria.com)

Mengulik Manfaat Lomba HUT RI bagi Anak Menurut Psikolog

17 Agustus 2023
594

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya