• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Minggu, Oktober 18, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Jelang HUT Kabupaten Semarang, Pusaka Kiai Ageng Pandanaran Dijamas

Basuki Rahardjo by Basuki Rahardjo
14 Februari 2025
in News, Semarang
71 1
Pusaka peninggalan Kiai Ageng Pandanaran I dan Kiai Ageng Pandanaran II dijamas di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang. (Hesty Imaniar/Harianmuria.com)

Pusaka peninggalan Kiai Ageng Pandanaran I dan Kiai Ageng Pandanaran II dijamas di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang. (Hesty Imaniar/Harianmuria.com)

551
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

KAB.SEMARANG, Harianmuria.com – Menjelang Hari Jadi ke-504 Kabupaten Semarang, berbagai ritual kegiatan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang. Salah satunya Jamasan Pusaka yang digelar di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kabupaten Semarang, Jumat (14/2) sore.

Sebelum Jamasan Pusaka, dilakukan terlebih dahulu prosesi Susuk Wangan. Prosesi ini untuk mengambil air dari berbagai sumber mata air di 208 desa yang tersebar di 19 kecamatan yang ada di Kabupaten Semarang.

Kemudian, air yang sudah dikumpulkan dan disimpan di dalam kendi-kendi itu diarak pada prosesi Kirab Merti Bumi Serasi. Prosesi dilanjutkan dengan Loh Tinampi Tirta Perwita Sari atau Tirta Perwita Suci yang diterima Bupati dan Wakil Bupati Semarang serta Forkompimda di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang.

Pada prosesi Jamasan Pusaka itu juga dilakukan siram kedaton atau menyiram halaman Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang serta menyapu halaman itu dengan menggunakan sapu lidi.

Juru Jamas Sutikno menjelaskan, ada beberapa jenis pusaka yang dijamas pada prosesi ritual kebudayaan itu, terutamanya pusaka peninggalan Kiai Ageng Pandanaran I dan Kiai Ageng Pandanaran II yang dulunya juga merupakan Bupati Semarang pertama.

“(Yang dijamas) di antaranya ada tiga tombak, termasuk Tombak Trisula. Kemudian ada tiga pusaka lagi berupa keris. Ada lagi yang seharusnya ikut dijamas tapi tidak bisa karena belum dikembalikan ke Kabupaten Semarang oleh peminjamnya dulu,” ungkapnya.

Menurut Sutikno, pusaka-pusaka yang dijamas itu memiliki simbol pengetahuan, yang wajib diketahui oleh generasi muda saat ini.

“Di antaranya simbol pengetahuan secara pribadi dan pengetahuan secara umum, terutama simbol pengetahuan kepemimpinan. Sebab, dari sebilah keris ini ada sebuah pamor, dan pamor adalah bentuk ungkapan dari pemiliknya ketika ia bertemu dengan empu kerisnya dulu,” jelasnya.

Pusaka-pusaka yang dijamas dilakukan dengan cara disiram dengan menggunakan air dari sumber mata air di 208 desa di Kabupaten Semarang. Usai dijamas, semua pusaka itu disimpan kembali di dalam ruangan khusus yang ada di dalam Rumah Dinas Bupati Semarang.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengungkapkan, Jamasan Pusaka ini bagian dari rangkaian acara Hari Jadi ke-504 Kabupaten Semarang. Sebelumnya, prosesi rangkaian kegiatan lainnya juga dilakukan, antara lain ziarah ke makam Kiai Ageng Pandanaran I dan di makam Kiai Ageng Pandanaran II.

“Selain itu juga ada Napak Tilas di Rumah Bupati Semarang sementara saat itu, karena adanya Agresi Militer II di tahun 1947, yang ada di Dusun Paseban, Desa Pager, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang,” kata Ngesti Nugraha.

Di prosesi tersebut juga dilakukan kegiatan Wilujengan atau doa lintas agama yang dilakukan oleh para pemuka dari masing-masing agama di Indonesia.

Ngesti menambahkan, bertepatan dengan Hari Jadi ke-504 Kabupaten Semarang pada 15 Maret 2025, akan dilaksanakan upacara di Alun-Alun Bung Karno, Ungaran dan dilanjutkan dengan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Semarang. Setelah itu, lanjutnya, untuk kegiatan-kegiatan yang lain akan dilaksanakan setelah perayaan Idulfitri 1446 H secara sederhana.

(HESTY IMANIAR/Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: HUT Kabupaten SemarangInfo SemarangJamasan PusakaKiai Ageng Pandanaran
SummarizeShare40SendShare
Previous Post

Usai Viral Patok Tarif, Jasa Penyeberangan Jembatan Petungkriyono Menghilang

Next Post

Diburu Warga, Minyak dari Semburan di Blora Laku Rp200 Ribu per Jeriken

Basuki Rahardjo

Basuki Rahardjo

Berita Terkait

Harga Seragam Sekolah di Pasar Johar Semarang Naik Jelang Tahun Ajaran Baru 2026

Harga Seragam Sekolah di Pasar Johar Semarang Naik Jelang Tahun Ajaran Baru 2026

by Sekar Sari
7 Juli 2026
586

SEMARANG, Harianmuria.com - Menjelang tahun ajaran baru 2026/2027, area pertokoan di Pasar Johar Semarang mulai dipenuhi ibu-ibu yang mengantar anaknya untuk membeli seragam sekolah. Seperti yang terlihat di...

Mangkal di Eks Stasiun Blora, Jasa Jamasan Pusaka Mbah Mulyono Diminati Warga Luar Daerah

Mangkal di Eks Stasiun Blora, Jasa Jamasan Pusaka Mbah Mulyono Diminati Warga Luar Daerah

by ulfa puspa
24 Juni 2026
566

BLORA, Harianmuria.com – Bagi masyarakat Jawa tradisi jamasan pusaka biasa dilaksanakan pada bulan Suro. Bahkan ada masyarakat yang membuka jasa penjamasan pusaka. Ia adalah Mbah Mulyono. Lansia yang...

123 Ton Bawang Bombai di Semarang Ternyata Selundupan dari Malaysia

123 Ton Bawang Bombai di Semarang Ternyata Selundupan dari Malaysia

by ulfa puspa
26 Januari 2026
608

Semarang, Harianmuria.com – Polisi mengungkap kasus penyelundupan bawang bombai impor ilegal yang digagalkan di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Kapolrestabes Semarang, Kombes Syahduddi, menyatakan bawang bombai impor ilegal itu...

PDAM Semarang pastikan air bersih aman dan tak tercemar mayat di Reservoir Siranda, karena tidak difungsikan sejak Maret 2025.

PDAM Semarang Tegaskan Air Aman, Tak Tercemar Mayat di Reservoir Siranda

by Basuki
19 Agustus 2025
632

PDAM Semarang pastikan air bersih aman dan tak tercemar mayat di Reservoir Siranda, karena tidak difungsikan sejak Maret 2025.

Load More

BERITA UTAMA

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

17 Oktober 2026
552
Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
637
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
535
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
533

TRENDING HARI INI

  • Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    179 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    115 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Proyek Embung Kaliombo Rembang Capai 77 Persen, Ditarget Selesai Akhir 2026

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Dulu Tempuh 200 M untuk Dapat Air Bersih, Warga Kalikunal Kendal Kini Dibuatkan Sumur Bor

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • ORADO Goes to Campus 2026 Dorong Penjaringan Atlet Domino di Perguruan Tinggi Gresik

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terancam Dijemput Paksa KPK

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Ilustrasi anak yang menjadi korban bullying di sekolah. (Freepik/Harianmuria.com)

Psikolog Bagikan Tanda-Tanda Perundungan pada Anak dan Cara Mengatasinya

7 Mei 2023
600
Anis Sholeh Ba’asyin ingatkan pemimpin agar tidak lupa sangkan-paran kemerdekaan.

Suluk Maleman Edisi 164: Makna Sangkan Paran Kemerdekaan di Usia 80 Tahun RI

17 Agustus 2025
699

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya