PATI, Harianmuria.com – Musim kemarau menyisakan ratusan kasus kebakaran di Kabupaten Pati. Kejadian ini didominasi disebabkan oleh kelalaian manusia baik membakar sampah sembarangan, api bedian, dan lupa mematikan api kompor.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Warsiti menaruh atensi lebih terhadap armada atau mobil pemadam kebakaran yang kini berusia tua. Menurutnya penanganan petugas kebakaran yang cepat, harus diimbangi dengan sarana yang mumpuni.
Ia menilai sudah selayaknya ada regenerasi transportasi yang baru.
“Ini menjadi problema kita juga ya, ketika saya dulu Damkar mitra komisi A, kebetulan dulu Komisi A. Saya menekankan bisa menambah mobil Damkar karena mobil Damkar di Kabupaten pati sangat minim dan terbatas,” tegas Warsiti.
Pihaknya menjelaskan adanya penggantian mobil pemadam kebakaran dapat mempercepat penanganan kebakaran. Apalagi wilayah Kabupaten Pati sangat luas, sementara di setiap kecamatan belum ada fasilitas mobil pemadam yang siaga.
“Untuk wilayah kecamatan saja belum bisa. Dan per kawedanan, misalnya Pati ada kecamatan kayen. Misal ada kejadian kebakaran di Sukolilo atau Tambakromo yang terjadi jadi nggak begitu berfungsi,” tambah Warsiti.
Penanganan kebakaran oleh pemadam kebakaran menjadi hal yang utama. Sehingga untuk mengejar jauhnya lokasi, armada mobil dapat mengakomodir kebutuhan terkait kecepatan. Hal ini dimaksudkan, agar dapat memadamkan api serta meminimalisir dampak kerugian dan korban jiwa.
“Saya berharap agar ada penambahan mobil Damkar, apalagi mobil yang ada sudah tua. untuk mengejar target menjadi kurang maksimal, tambah Warsiti.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Kabupaten Pati, Sugiyono menuturkan bahwa hingga kini sudah ada 9 unit mobil pemadam kebakaran dengan kondisi 5 rusak dan 4 bisa digunakan. Kondisi armada yang sudah tua, diiringi lokasi yang cukup jauh kerap membuat api telah padam ketika Damkar datang.
“Rencananya di tahun 2024 bakal ada penambahan 3 unit pemadam kebakaran. nanti kalau tidak akhir bulan November atau awal bulan Desember,” tandas Giyono. (Lingkar Network | Mutia Parasti – Harianmuria.com)











