REMBANG, Harianmuria.com – Jumlah jamaah haji asal Rembang yang meninggal dunia di Tanah Suci bertambah 1 orang, sehingga kini menjadi 2 jamaah.
Sebelumnya, Warsiti Warsiman Basinan (69) jamaah haji yang berasal dari Desa Temperak, Kecamatan Sarang, meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan atas penyakit syok septik di Rumah Sakit Mina, pada Jumat, 30 Juni 2023.
Kini, Sulasih Mustadjab Saliman jamaah haji yang berasal dari Desa Trembes, Kecamatan Gunem juga meninggal dunia pada Kamis, 6 Juli 2023 pukul 12.00 WAS.
Sulasih diketahui tergabung dalam kloter 90 SOC. Sulasih meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di RSAS An-Nur, Makkah.
Hal ini disampaikan oleh Plh Kepala Kemenag Rembang, Moh. Mukson di Rembang, pada Minggu, 9 Juli 2023.
Atas kabar duka tersebut, pihaknya mengunjungi rumah almarhumah dan menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya salah satu jamaah haji asal Rembang itu.
“Kami mewakili keluarga besar Kemenag Rembang menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Ibu Sulasih. Menteri Agama dan Kakanwil Jateng, juga nitip ungkapan duka cita,” kata Mukson.
Dalam kunjungan tersebut, juga diserahkan tali asih dan air Zamzam sebanyak 5 liter kepada keluarga Sulasih. Ia menambahkan, keluarga Sulasih juga akan menerima asuransi sebesar Bipih embarkasi.
“Memang tidak bisa menggantikan nyawa Ibu Sulasih, tapi ini sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga,” ujar Mukson.
Sementara itu, wakil dari keluarga almarhumah, Zahroh mengucapkan terima kasih kepada pihak Kemenag. Zahroh berharap, keluarga bisa meneruskan amalan-amalan almarhumah.
“Semoga keluarga bisa meneruskan amalan-amalan baik beliau selama ini,” kata Zahroh.
Diketahui, turut hadir dalam kunjungan tersebut di antaranya Kepala KUA Gunem, Muhammad Mukhlisin beserta jajaran staf dan Penyuluh Agama Islam KUA Gunem, Nur Salam serta Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Rembang, Zuhri. (Lingkar Network | R. Teguh Wibowo – Koran Lingkar)











