BOYOLALI, Harianmuria.com – Bupati Boyolali Agus Irawan mengapresiasi peran petani dalam mendukung ketahanan pangan di kabupaten setempat.
Bupati Agus, saat menghadiri panen raya padi di Desa Sangge, Kecamatan Klego pada Rabu, 3 Juni 2026 mengatakan bahwa pemerintah berkomitmen memberikan dukungan dalam pengembangan pertanian di daerahnya.
Pihaknya juga memestikan program-program pemerintah di sektor dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat, misalnya kemudahan akses pupuk, bantuan alsintan, bantuan benih padi, bantuan sumur dalam, listrik dan hasil panen.
Ke depan, kata Bupati Agus, bantuan dari Pemerintah Kabupaten Boyolali maupun pemerintah pusat akan disalurkan kepada kelompok tani, tidak lagi untuk perorangan.
“Semoga dengan panen raya ini Kabupaten Boyolali akan lebih baik lagi, dan tentunya warga masyarakatnya yang paling penting lebih sejahtera lagi,” ujarnya
Bupati Agus menyerahkan bantuan secara simbolis, berupa Rotavator atau Combine, Handsprayer, dan bantuan benih padi Inpari 32 kepada Gapoktan Sido Maju. Kemudian bantuan 50 paket sembako dari lima SPPG di Kecamatan Klego.
Di sisi lain, Kepala Desa Sangge, Mahmudi, menyampaikan bahwa keberhasilan panen di desanya didukung dengan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) dari Pemkab Boyolali.
Mahmudi mengungkapkan bahwa Desa Sangge memiliki area pertanian terluas dan merupakan penghasil padi terbesar di Kecamatan Klego. Adapun luas lahan pertanian yang ditanami padi kurang lebih 147 hektar tanah sawah, kemudian untuk tanah tegalan sekitar 125 hektar.
Namun, kata dia, petani Desa Sangge masih terkendala pemenuhan saluran listrik untuk memompa air dari sumur dalam.
Sementara itu, Salah satu petani, Tukimin dari Gapoktan Maju Tani mengungkapkan keberhasilan panen padi Desa Sangge ditahun 2026 ini mencapai 99 persen.
Ia menjelaskan, dalam setahun, rata-rata hasil panen petani Desa Sangge untuk luasan lahan 1.250 meter bisa mencapai sembilan kuintal.
Meski demikian, Tukimin berharap, Pemkab Boyolali akan menggelontorkan bantuan alsintan berupa Combine Harvester agar petani lebih cepat dan menekan biaya panen.
“Saya sebagai petani Desa Sangge mengucapkan terimakasih kepada Bupati dan Wakil Bupati, adanya bantuan kultivator ini meringankan beban, permasalahannya sawah tadah hujan itu harus cepat-cepat. Dengan adanya kultivator itu mempercepat pekerjaan.” ungkap Tukimin.
Jurnalis: Lingkarjateng Group Network











