Sabtu, Januari 10, 2026
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kerjasama & Iklan
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
No Result
View All Result

Beranda - News - Pemkab Jepara Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi Melalui Program SING GEMATI

Pemkab Jepara Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi Melalui Program SING GEMATI

Sekar Sari by Sekar Sari
25 Mei 2023 09:07
in News, Umum
0 0
BERI ARAHAN: Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta memberikan pengarahan dalam Sosialisasi Program Sinergisitas Gerakan Menekan Kematian Ibu dan Bayi (SING GEMATI) di Gedung Shima, Jepara, Rabu (24/5). (Tomi/Harianmuria.com)

BERI ARAHAN: Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta memberikan pengarahan dalam Sosialisasi Program Sinergisitas Gerakan Menekan Kematian Ibu dan Bayi (SING GEMATI) di Gedung Shima, Jepara, Rabu (24/5). (Tomi/Harianmuria.com)

Share on FacebookShare on WatsApp

JEPARA, Harianmuria.com – Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara  berkomitmen menekan angka kematian ibu, bayi, balita, dan angka kekerdilan (stunting).

Demi mewujudkan komitmen tersebut, Edy meminta jajarannya khususnya Dinas Kesehatan (Dinkes) Jepara untuk konsisten dan fokus menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) serta stunting yang menjadi prioritas nasional. 

Hal ini ia sampaikan dalam Sosialisasi Program Sinergisitas Gerakan Menekan Kematian Ibu dan Bayi (SING GEMATI) di Gedung Shima, Jepara, Rabu (24/5).

“Saya minta sinergitas gerakan menekan kematian bayi dan ibu serta stunting ini serentak untuk lebih perhatikan,” kata Edy.

Menurut Edy, Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) bukan hanya menjadi indikator kesehatan ibu dan anak, namun juga dapat menggambarkan tingkat akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, efisiensi, dan efektivitas dalam pengelolaan program kesehatan.

“Penyebab kematian bayi terbesar adalah Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), asfiksia, infeksi, masalah pemberian minum, dan diare,” ucapnya.

Selain itu, penyebab tingginya AKI paling banyak adalah karena hipertensi, di mana kondisi ibu hamil di awal Trimester (TM) II dan III mendapat pola makan yang tidak sesuai dan nutrisi yang kurang, asupan ibu hamil seharusnya tinggi protein dan sesuai komposisi, berganti dengan makanan tinggi karbohidrat dan tinggi natrium.

Hal tersebut yang menyebabkan ibu hamil mengalami kenaikan tekanan darah dan kelebihan berat badan di TM III.

“Data jumlah ibu hamil di Kabupaten Jepara tahun 2022 adalah 20.841, sedangkan jumlah bayi baru lahir sebanyak 18.637 bayi. Berdasarkan data Laporan Kematian Ibu dan Bayi tahun 2022 di Kabupaten Jepara, tercatat jumlah kematian ibu sebesar 13 kasus dari target 14 kasus dan angka kematian bayi sebesar 4,24 dari target 5,15,” jelasnya.

Oleh karena itu, ia meminta petugas pelayanan kesehatan untuk mengedepankan kenyamanan bagi pasien, sehingga masyarakat merasa terlayani dengan baik. 

“Kita memang tidak bisa menghentikan takdir kematian, tapi kita harus berikhtiar agar kematian ibu melahirkan dan balita tidak terus bertambah,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinkes Kabupaten Jepara Mudrikatun menekankan pentingnya dukungan lintas program dan lintas sektor untuk penurunan AKI-AKB tersebut. Menurutnya, akses informasi kesehatan ibu dan anak (KIA) di masyarakat masih belum optimal sehingga menyebabkan kurangnya pemahaman masyarakat terkait risiko tinggi pada ibu hamil.

Ia menjelaskan, berdasarkan Laporan Program KIA tahun 2022, deteksi dini risiko tinggi yang ditemukan oleh masyarakat sebanyak 1.400 (6,72%), sedangkan estimasi sasaran ibu hamil risti yang dideteksi oleh masyarakat adalah 15%. 

“Perlu adanya pengoptimalan dalam upaya percepatan penurunan AKI-AKB bersama dengan stakeholder dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis lainnya maupun masyarakat. Untuk itu, diperlukan strategi SING GEMATI dalam upaya percepatan penurunan AKI-AKB dengan harapan dapat menekan kematian ibu dan bayi di Kabupaten Jepara,” kata Mudrikatun.

Sehingga regulasi daerah yang ada belum memberikan langkah pasti dan terprogram dalam pencegahan kasus AKI-AKB, sehingga mengakibatkan tidak terealisasinya kegiatan pelayanan kesehatan ibu dan anak. (Lingkar Network | Tomi Budianto – Harianmuria.com) 

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Angka Kematian Ibu dan BayiDinkes JeparaInfo JeparajeparaPemkab JeparaSING GEMATI

Related Posts

Keberhasilan e-parkir di Pasar Sido Makmur mendorong Pemkab Blora menerapkan parkir elektronik di tiga pasar lagi demi meningkatkan PAD hingga Rp10 miliar.
Blora

Sukses di Pasar Sido Makmur, Pemkab Blora Siap Terapkan E-Parkir di 3 Pasar Lagi

9 Januari 2026
Angin kencang menerjang Kecamatan Sidomukti, Salatiga, merusak 10 rumah warga dan 3 warung semi permanen.
Salatiga

Angin Kencang Terjang Sidomukti Salatiga, 10 Rumah dan 3 Warung Rusak

9 Januari 2026
Tagihan listrik sarpras jalan di Blora tembus Rp8,5 miliar sepanjang 2025, efisiensi Pemkab Blora berhasil menghemat anggaran hingga Rp30 juta.
Blora

Tagihan Listrik Sarpras Jalan di Blora Tembus Rp8,5 Miliar, Efisiensi Berhasil Hemat Rp30 Juta

9 Januari 2026
Aksi unik warga adopsi 500 bibit pohon jambu untuk menghijaukan lereng Gunung Merbabu di Getasan, Kabupaten Semarang, demi menjaga kawasan tangkapan air.
Semarang

Unik, Warga Adopsi 500 Bibit Pohon Jambu untuk Hijaukan Lereng Gunung Merbabu

9 Januari 2026
Load More
Next Post
Pansus 3 DPRD Kudus mengelar rapat untuk membahas ranperda mengenai potensi desa wisata bersama disbudpar yang dilakukan di Ruang Rapat Komisi C DPRD Kudus pada Rabu (24/5). (Ihza/Harianmuria.com)

DPRD Kudus Rancang Perda untuk Pemberdayaan Desa Wisata

Berita Utama

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.
Jepara

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.
Jepara

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Jepara

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Jepara

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025

Berita Trending

  • Belasan tahun rusak tanpa perbaikan, warga Desa Nglebur, Jiken, Blora swadaya memperbaiki jalan sepanjang 60 meter dengan dana patungan dan gotong royong.

    Belasan Tahun Rusak, Warga Nglebur Blora Swadaya Perbaiki Jalan 60 Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Kudus Periksa 10 Pegawai Buntut Video Viral Asusila, 2 Orang Dibebastugaskan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wartawan Dilarang Liput Kebakaran Sumur Minyak di Gandu Blora, Warga Blokade Akses Masuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Salah, Begini Cara Bedakan Kartu Keluarga Asli dan Salinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Molor Seminggu, Pencairan Gaji ASN Blora Rp55,5 Miliar Mulai Diproses

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Harianmuria.com

Adalah media online yang menayangkan berita terbaru di Jawa Tengah. Berita yang kami sajikan padat, terpercaya, dan mencakup informasi terkini di wilayah Karesidenan Pati.

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS