KUDUS, Harianmuria.com – Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, melakukan peninjauan langsung terhadap proyek normalisasi Sungai Wulan di kawasan Taman Tanggulangin, Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, pada Senin, 13 Oktober 2025.
Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan pengerjaan proyek berjalan sesuai rencana, sekaligus mengevaluasi pemanfaatan area disposal material hasil normalisasi.
Menurut Bupati, lokasi penampungan material hasil pengerukan justru memperkuat struktur tanggul sungai di wilayah tersebut.
“Lokasi yang saat ini digunakan sebagai penampungan disposal ini justru memperkuat dinding tanggul,” ungkap Sam’ani.
Area Disposal akan Disulap Jadi Hutan Kota
Lebih jauh, Sam’ani mengungkapkan rencana Pemkab Kudus bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana untuk mengubah area disposal tersebut menjadi kawasan hutan kota.
“Setelah dikerjasamakan dengan pihak BBWS Pemali Juwana, akan kita upayakan menjadi kawasan hutan kota,” tambahnya.
Baca juga: Normalisasi Sungai Wulan Capai 40 Persen, Target Rampung Agustus 2026
Normalisasi Sungai Wulan Capai 40 Persen
Proyek normalisasi Sungai Wulan merupakan program nasional yang dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui BBWS Pemali Juwana. Proyek ini mencakup sebagian wilayah Kabupaten Kudus dan Kabupaten Demak, mulai dari daerah Karanganyar hingga muara Sungai Wulan.
Plt Kepala Dinas PUPR Kudus, Harry Wibowo, menyampaikan bahwa progres proyek telah mencapai 40 persen dan ditargetkan rampung pada Agustus 2026.
“Pekerjaan normalisasi Sungai Wulan yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR melalui BBWS Pemali Juwana saat ini progresnya sudah mencapai 40 persen,” jelas Harry.
Proyek Nasional Senilai Rp1,2 Triliun
Proyek sepanjang 30 kilometer ini menelan anggaran sebesar Rp 1,2 triliun, dan dikerjakan oleh tiga konsorsium: PT HK-KSO, PT Adhi Karya-KSO, dan PT Brantas-KSO.
Normalisasi tidak hanya memperdalam dasar sungai, tetapi juga memperlebar alur sungai guna mengembalikan kapasitas tampungan air. Total material yang dibuang (disposal) ditaksir mencapai 15 juta meter kubik.
Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Basuki










