Jumat, Januari 9, 2026
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kerjasama & Iklan
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
No Result
View All Result

Beranda - News - Gropyokan Serentak di Kabupaten Semarang, 4.325 Hama Tikus Berhasil Dimusnahkan

Gropyokan Serentak di Kabupaten Semarang, 4.325 Hama Tikus Berhasil Dimusnahkan

Basuki Rahardjo by Basuki Rahardjo
21 April 2025 09:54
in News, Semarang, Seputar Jateng, Umum
0 0
Petani dan elemen masyarakat melakukan gropyokan massal untuk membasmi hama tikus di lahan persawahan Desa Sraten, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang. (Hesty Imaniar/Harianmuria.com)

Petani dan elemen masyarakat melakukan gropyokan massal untuk membasmi hama tikus di lahan persawahan Desa Sraten, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang. (Hesty Imaniar/Harianmuria.com)

Share on FacebookShare on WatsApp

KAB. SEMARANG, Harianmuria.com – Sebanyak 4.325 ekor hama tikus berhasil ditangkap untuk dimusnahkan pada kegiatan gropyokan Gerakan Pengendalian (Gerdal) Hama Tikus secara serentak di lima kecamatan di Kabupaten Semarang, Minggu (20/4/2025).

Kegiatan ini diprakarsai oleh Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang untuk mengatasi serangan hama tikus yang menjadi faktor utama terjadinya puso atau gagal panen di lahan persawahan.

Gropyokan serentak yang melibatkan ratusan petani dan berbagai elemen masyarakat ini dilakukan di wilayah sekitar Danau Rawa Pening, meliputi Kecamatan Banyubiru, Tuntang, Bawen, Jambu, dan Ambarawa.

Salah satu petani asal Desa Sraten, Kecamatan Tuntang, Sinwan (60) mengaku kesal dan geram dengan munculnya serangan hama tikus di lahan-lahan persawahan itu, hingga menyebabkan dirinya mengalami gagal panen di awal tahun 2025.

“Tadi saya tangkap 72 ekor tikus, saya pukuli hama-hama tikus itu karena jengkel, lalu saya masukan ke dalam karung yang saya duduki ini,” katanya saat ikut melakukan gropyokan massal.

Sinwan kesal lantaran serangan hama tikus itu menyebabkan lahan persawahan miliknya tidak satupun menghasilkan bulir-bulir padi.

“Sebelum acara ini pun sehari-harinya saya tangkap sendiri hama-hama tikus ini tapi jumlahnya makin banyak. Saya jengkel sekali karena saya mengalami gagal panen,” ungkapnya.

Ia menuturkan, serangan hama tikus di sawahnya makin parah sejak bulan Ramadan kemarin. “Sampai-sampai dalam semalam, satu hingga tiga kotak lahan sawah rusak dan habis,” ujarnya.

Bagi Sinwan dan para petani lainnya, gropyokan hama tikus ini bukan hanya sekadar aksi menangkap hama tikus itu, tapi ada juga luapan kekesalan dan marah atas kerusakan yang ditimbulkan hama itu.

Baca Juga:  Kabupaten Semarang Surplus Beras 30.575 Ton di 2025, Dukung Swasembada Pangan Nasional

“Ya ini satu-satunya cara untuk menyelamatkan musim panen berikutnya, karena diberi obat pun percuma tidak bakal mati itu tikus. Jadi harus ditangkap dan dipukuli supaya bisa diberantas,” imbuh Sinwan.

Rencananya, di bulan Mei nanti Sinwan akan kembali menanam tanaman padi, meski modal untuk menanam padi ini tidak sedikit.

“Biayanya sekitar Rp 10 juta per hektare untuk menyiapkan lahan pertanian untuk kembali ditanami lagi padi. Susah karena sekarang sudah gagal panen, uang dari mana, ya harus cari modal lagi, berutang kalau perlu,” keluhnya.

Baca juga: Puluhan Hektare Sawah Gagal Panen Diserang Tikus, Petani di Kabupaten Semarang Rugi Ratusan Juta

Kepala Desa Sraten Rochmat merasa prihatin karena serangan hama tikus ini menyebabkan lahan pertanian di desanya mengalami puso atau gagal panen. Seharusnya para petani bisa panen di bulan Maret dan April 2025 jika tidak diserang tikus.

“Para petani tidak bisa penen karena hama tikus ini, yang seharusnya bisa dapat uang untuk Lebaran, tapi tidak jadi karena puso seperti ini,” katanya.

Menurut Rohmat, merebaknya hama tikus itu dipicu luapan air di Danau Rawa Pening, yang menyebabkan populasi hama tikus ini menyebar luas di wilayah-wilayah sekitar Danau Rawa Pening.

“Kondisi air di Danau Rawa Pening ini sangat berpengaruh, karena hama tikus ini memang rumahnya di sana. Begitu airnya meluap karena intensitas hujan yang tinggi sampai sekarang, maka hama tikus ini masuk ke area persawahan di wilayah yang dekat dengan danau, termasuk Desa Sraten ini,” terangnya.

Baca Juga:  Polres Semarang Setor 45,94 Ton Jagung Hasil Panen ke Bulog Selama 2025

Ia menambahkan, lahan persawahan yang yang mengalami puso akibat hama tikus ini ada sekitar 25 hektare, dari total 60 hektare lahan sawah di Sraten. Menurutnya, kegiatan gropyokan hama tikus itu memang harus dilakukan secara serentak, karena jika dilakukan satu persatu tidak akan efektif.

“Setelah adanya Gerdal ini, kami akan serentak melakukan tanam bersama, hal ini supaya hama tikus ini tidak kembali muncul. Karena memang harus serentak, pengendaliannya dilakukan serentak, tanam tanaman padi pun harus serentak untuk memutus populasi hama tikus ini,” bebernya.

Pada kegiatan Gerdal Hama Tikus secara serentak ini juga turut diperlombakan. Hal itu dilakukan sebagai motivasi seluruh unsur masyarakat untuk menangkap hama tikus sebanyak mungkin.

Dari perlombaan tersebut dihasilkan tiga juara, yaitu juara pertama diraih Gapoktan Karya Makmur asal Brongkol, Kecamatan Jambu dengan total tangkapan hama tikus mencapai 835 ekor.

Kemudian juara kedua KT Maju dari Dusun Demakan, Desa Banyubiru, Kecamatan Banyubiru dengan total 492 ekor, disusul juara ketiga KT Handayani dari Dusun Deles, Desa Ngrapah, Kecamatan Banyubiru dengan total tangkapan 390 ekor.

Data Dispertanikap Kabupaten Semarang mencatat total hama tikus yang tertangkap di lima kecamatan mencapai 4.325 ekor. Gerdal Hama Tikus ini rencananya akan dilakukan berturut-turut selama satu hingga dua minggu ke depan hingga populasi hama tikus ini hilang dari area persawahan petani.

(HESTY IMANIAR – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Dispertanikap Kabupaten Semaranggropyokangropyokan hama tikusgropyokan serentakhama tikusInfo Semarangkabupaten semarang

Related Posts

Banjir mendadak kembali merendam Desa Pamotan Rembang setelah hampir tiga tahun aman.
Rembang

Banjir Mendadak Kembali Rendam Desa Pamotan Rembang setelah 3 Tahun Aman

9 Januari 2026
Bupati Rembang Harno melantik 59 pejabat Pemkab Rembang, tekankan profesionalisme dan integritas.
Rembang

59 Pejabat Pemkab Rembang Dilantik, Bupati Harno Tekankan Profesionalisme

9 Januari 2026
Tiga TPS di pusat Kota Weleri Kendal dirobohkan karena sering jadi lokasi pembuangan sampah liar.
Kendal

Jadi Tempat Pembuangan Liar, 3 TPS di Weleri Kendal Dirobohkan

9 Januari 2026
Kabupaten Rembang masuk lima besar produsen jagung Jawa Tengah dengan target produksi 188 ribu ton di 2026.
Rembang

Rembang Masuk 5 Besar Produsen Jagung Jawa Tengah, Targetkan 188 Ribu Ton di 2026

9 Januari 2026
Load More
Next Post
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan memutuskan menghentikan sementara pemungutan retribusi sampah di TPS3R Bulu, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo. (Dok. Setda Salatiga/Harianmuria.com)

Kurang Sosialisasi, Wali Kota Hentikan Sementara Pemungutan Retribusi Sampah di TPS3R Bulu Salatiga

Berita Utama

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.
Jepara

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.
Jepara

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Jepara

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Jepara

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025

Berita Trending

  • Belasan tahun rusak tanpa perbaikan, warga Desa Nglebur, Jiken, Blora swadaya memperbaiki jalan sepanjang 60 meter dengan dana patungan dan gotong royong.

    Belasan Tahun Rusak, Warga Nglebur Blora Swadaya Perbaiki Jalan 60 Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Kudus Periksa 10 Pegawai Buntut Video Viral Asusila, 2 Orang Dibebastugaskan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Salah, Begini Cara Bedakan Kartu Keluarga Asli dan Salinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wartawan Dilarang Liput Kebakaran Sumur Minyak di Gandu Blora, Warga Blokade Akses Masuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Molor Seminggu, Pencairan Gaji ASN Blora Rp55,5 Miliar Mulai Diproses

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Harianmuria.com

Adalah media online yang menayangkan berita terbaru di Jawa Tengah. Berita yang kami sajikan padat, terpercaya, dan mencakup informasi terkini di wilayah Karesidenan Pati.

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS