Jumat, Januari 9, 2026
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kerjasama & Iklan
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
No Result
View All Result

Beranda - Nasional - Demi Kesejahteraan Guru PAUD, Anggota DPR Siap Revisi UU Sisdiknas

Demi Kesejahteraan Guru PAUD, Anggota DPR Siap Revisi UU Sisdiknas

Basuki Rahardjo by Basuki Rahardjo
10 Februari 2025 21:26
in Nasional, News, Pati, Seputar Jateng, Umum
0 0
Anggota DPR RI Komisi X bersama guru-guru PAUD Kabupaten Pati. (Yuyun HU/Harianmuria.com)

Anggota DPR RI Komisi X bersama guru-guru PAUD Kabupaten Pati. (Yuyun HU/Harianmuria.com)

Share on FacebookShare on WatsApp

JAKARTA, Harianmuria.com – Sejumlah anggota Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan berjanji akan merevisi UU Sisdiknas Tahun 2003 demi meningkatkan kesejahteraan guru yang masih jauh dari kata layak. Janji itu mereka nyatakan setelah menerima audiensi para guru PAUD dan guru honorer Kabupaten Pati, Senin (10/2/2025) di Senayan, Jakarta.

Perwakilan dari guru PAUD mengungkapkan nasib pilunya soal gaji dan honor yang sangat minim, yakni hanya Rp100 ribu per bulan, dan itu diberikan per triwulan. Mendengar hal tersebut, Firman Soebagyo, anggota DPR RI dari Dapil Pati mengaku miris setelah mendengar nominal gaji para guru PAUD di Kabupaten Pati.

“Gaji sebesar itu jika di Jakarta hanya cukup untuk makan dua mangkok bakso,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menyebut, nasib pilu para guru PAUD ini memang sudah berlangsung lama. Pasalnya, pasal dalam UU Sisdiknas Tahun 2003 menyatakan bahwa PAUD termasuk pendidikan non-formal, sehingga untuk hak, gaji dan tunjangannya berbeda dengan guru-guru formal seperti guru SD, SMP, dan SMA.

“PAUD masih disepelekan padahal sudah ada UU Sisdiknas No 20 Tahun 2003. Problemnya, TK sudah memakai kurikulum terstruktur, kalau PAUD tidak. Sehingga penyebutannya disebut pendidikan non-formal,” katanya.

Selain masalah tersebut, Hetifah menyebut PAUD juga memiliki banyak cabang penamaan, seperti TK, Raudhatul Athfal, Taman Seminari dan lain-lain. Maka ia mengusulkan penamaan tersebut harus diringkas dalam lingkup kecil dan disetarakan agar menjadi lembaga pendidikan formal.

Anggota DPR lain, Ferdiansyah juga menyebutkan problem yang masih melekat pada PAUD, seperti banyaknya bangunan TK dan PAUD yang saling berdekatan, sehinggga hal tersebut justru merugikan PAUD sendiri. Untuk mengatasi hal tersebut, ia meminta agar ada koordinasi dengan pihak desa.

“Jarak antara PAUD, TPA, dan TK ini perlu koordinasi dengan desa dan BUMD. Sehingga hal ini tidak kan terjadi masalah yang akan mengakibatkan kerugian di salah satu pihak,” ujarnya.

Hetifa berjanji pihaknya akan berusaha agar PAUD mendapat pengakuan, para gurunya juga akan ditingkatkan dari segi SDM-nya, sehingga kesejahteraan akan tercapai. “Jadi prioritas utama juga adalah meningkatkan mutu SDM. PAUD secara bertahap ada pengakuan, seperti BOP PAUD yang meningkat dibanding tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Menurutnya, Presiden Prabowo memiliki harapan begitu besar terhadap para guru, tak terkecuali guru PAUD. Bahkan untuk rencana ke depan, akan ada penambahan program Wajib Belajar (Wajar) yang sebelumnya 12 tahun, menjadi 13 tahun. “Penambahan satu tahun in dikhususkan untuk TK atau PAUD,” katanya.

Hetifa pun mengungkapkan alasan mengenai Program Wajar 13 tahun yang akan digaungkan oleh Prabowo. “Kunci penting di negara yang happiest in the world adalah anggaran negaranya dialokasikan untk anak-anak usia dini mulai dari 0 tahun-5 tahun. Bukan hanya pendidikan di rumah tapi juga di penitipan anak. Ini diharapkan bisa diterapkan di Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu, Rismanto menyebut anak-anak usia PAUD 3-5 tahun adalah anak dalam usia golden age. Ia menyebut ada sifat bertolak belakang, ketika ingin anak-anak ini tumbuh menjadi generasi emas, tetapi para pendidik atau gurunya malah tidak mau disejahterakan.

Maka dari itu, pihak anggota DPR RI Komisi X berjanji akan merevisi UU Sisdiknas demi terwujudnya kesejahteraan para guru PAUD. “Dengan adanya revisi UU semua pendidik punya tanggung jawab dan hal yang sama. Sehingga tahun 2025 anak-anak usia dini bisa menjadi anak-anak yang hebat di masa depan,” ucapnya.

Di akhir rapat, anggota DPR RI dari Kabupaten Pati, Firman Soebagyo bersama tim Komisi X berjanji akan merevisi UU Sisdiknas. “Kami terbuka dalam merancang UU untuk mengawal aspirasi masyarakat,” tegasnya.

(YUYUN HU – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Guru PAUDInfo PatiKesejahteraan guru

Related Posts

Tagihan listrik sarpras jalan di Blora tembus Rp8,5 miliar sepanjang 2025, efisiensi Pemkab Blora berhasil menghemat anggaran hingga Rp30 juta.
Blora

Tagihan Listrik Sarpras Jalan di Blora Tembus Rp8,5 Miliar, Efisiensi Berhasil Hemat Rp30 Juta

9 Januari 2026
Aksi unik warga adopsi 500 bibit pohon jambu untuk menghijaukan lereng Gunung Merbabu di Getasan, Kabupaten Semarang, demi menjaga kawasan tangkapan air.
Semarang

Unik, Warga Adopsi 500 Bibit Pohon Jambu untuk Hijaukan Lereng Gunung Merbabu

9 Januari 2026
KPK menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji 2023–2024 dengan potensi kerugian negara Rp1 triliun.
News

KPK Tetapkan Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Korupsi Kuota Haji

9 Januari 2026
Polres Demak panen 5 ton jagung di Desa Sumberejo, Mranggen, sebagai dukungan swasembada pangan nasional dan program ketahanan pangan berbasis desa.
Demak

Dukung Swasembada Pangan, Polres Demak Panen 5 Ton Jagung di Desa Sumberejo

9 Januari 2026
Load More
Next Post
Petani di Desa Mintobasuki, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati menyelamatkan padi milik yang terendam banjir dengan perahu, Maret 2024 lalu. (Setyo Nugroho/Harianmuria.com)

Puso Akibat Banjir Pengaruhi Penyerapan Gabah Lokal

Berita Utama

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.
Jepara

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.
Jepara

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Jepara

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Jepara

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025

Berita Trending

  • Belasan tahun rusak tanpa perbaikan, warga Desa Nglebur, Jiken, Blora swadaya memperbaiki jalan sepanjang 60 meter dengan dana patungan dan gotong royong.

    Belasan Tahun Rusak, Warga Nglebur Blora Swadaya Perbaiki Jalan 60 Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Salah, Begini Cara Bedakan Kartu Keluarga Asli dan Salinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Kudus Periksa 10 Pegawai Buntut Video Viral Asusila, 2 Orang Dibebastugaskan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wartawan Dilarang Liput Kebakaran Sumur Minyak di Gandu Blora, Warga Blokade Akses Masuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Molor Seminggu, Pencairan Gaji ASN Blora Rp55,5 Miliar Mulai Diproses

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Harianmuria.com

Adalah media online yang menayangkan berita terbaru di Jawa Tengah. Berita yang kami sajikan padat, terpercaya, dan mencakup informasi terkini di wilayah Karesidenan Pati.

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS