Jumat, Januari 9, 2026
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kerjasama & Iklan
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
No Result
View All Result

Beranda - Kajian Agama - Hikmah dan Makna Dibalik Tanggal Kemerdekaan Indonesia

Hikmah dan Makna Dibalik Tanggal Kemerdekaan Indonesia

Sekar Sari by Sekar Sari
10 Agustus 2022 11:22
in Kajian Agama
0 0
Hands waving flags of Indonesia

Hands waving flags of Indonesia

Share on FacebookShare on WatsApp

Harianmuria.com – Tidak lama lagi masyarakat Indonesia akan kembali merayakan hari kemerdekaan negara pada 17 Agustus 2022 yang ke-77. Persiapan untuk merayakan hari dimana sang Proklamator membacakan kemerdekaan Indonesia sudah mulai disiapkan jauh-jauh hari. Mulai dari menghias jalan dengan cat berbagai warna hingga hiasan lampu-lampu menarik. Banyak acara pun dipersiapkan, mulai dari perlombaan sampai acara besar seperti parade budaya sampai pengajian akbar oleh panitia khusus kemerdekaan.

Membicarakan soal perayaan hari raya kemerdekaan, tidak sebagian kalangan umat Islam ternyata setuju dengan adanya acara tersebut. Mengutip dari Konsultasisyariah.com, alasannya adalah dalam Islam hanya mengenal dua hari saya atau ‘Id saja yakni Idul Fitri dan Idul Adha. Sehingga di luar dari kedua perayaan Islam tersebut tidak termasuk ke dalam kategori ciri dari kaum muslimin.

Namun di luar dari perbedaan tersebut, memaknai peringatan hari raya kemerdekaan pada dasarnya dimaksudkan sebagai bentuk tanda syukur atas keberhasilan para pejuang Indonesia pada masa itu dalam memperjuangkan kemerdekaan.

Mengutip dari laman NU Online, Mantan Mustasyar PBNU Almarhum KH Maimoen Zubair pernah mendefinisikan tanggal kemerdekaan Indonesia yang memiliki banyak makna, yakni angka 17, 8, dan 45. Pada saat menghadiri pengajian di Rembang, pendakwah yang kerap disapa Mbah Moen itu menjelaskan bahwa angka-angka tersebut mengandung makna sembahyang shalat.

Selain itu, lambang garuda Pancasila yang kedua sisi kanan maupun kirinya berjumlah 17 sama dengan jumlah rukun shalat. Yakni niat, takbiratul ihram, membaca al-fatihah, rukuk, iktidal, sujud dua kali, duduk diantara dua sujud, tasyahud akhir, sampai salam.

Tidak hanya itu, angka 17 sendiri juga memiliki kesamaan dengan jumlah rakaat shalat fardhu dalam sehari. Yakni maghrib tiga rakaat, isya empat rakaat, subuh dua rakaat, dhuhur empat rakaat, dan asar empat rakaat.

Sedangkan angka 8 sendiri merupakan jumlah pintu surga Allah, sehingga umat Islam setidaknya mengetahui akan hal ini. Sementara angka 45 menjadi pengingat umat Islam untuk setiap harinya untuk membaca syahadat sebanyak empat kali dan lima kali. Maksudnya empat kali pada malam hari waktu maghrib dan isya, dan lima kali pada siang hari waktu subuh, dhuhur, dan ashar.

Sehingga dengan ini, Indonesia yang memiliki mayoritas penduduk beragama Islam memiliki keistimewaan tanggal kemerdekaan yang patut untuk disyukuri. Maka sepatutnya dalam merayakan kemerdekaan seyogyanya dilakukan dengan cara yang baik dan menghindari perbuatan sia-sia dan tidak berlebihan. Yaitu dengan cara memperbanyak amal sholih seperti berzikir, bertaqarub kepada Allah, dan tetap menjaga kerukunan sesama warga negara. (Lingkar Network – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: HUT 77HUT RIHUT RI ke 77KemerdekaanMBAH MOEN

Related Posts

Refleksi mendalam Anis Sholeh Ba’asyin dalam Suluk Maleman edisi 168 tentang runtuhnya empat saka guru bangsa dan tantangan peradaban Indonesia hari ini.
Kajian Agama

Suluk Maleman Edisi 168: Merekonstruksi Empat Saka Guru Bangsa

22 Desember 2025
Ngaji NgAllah Suluk Maleman edisi 167 menekankan manusia bukan sumber kebenaran.
Artikel

Suluk Maleman Edisi 167: Manusia Bukan Sumber Kebenaran

17 November 2025
Suluk Maleman edisi 166 mengangkat tema "Sejarah Dimulai Dari Rumah" yang menyoroti peran ibu sebagai pusat peradaban dan pentingnya pendidikan dalam keluarga menghadapi tantangan kapitalisme.
Kajian Agama

Suluk Maleman Edisi 166: Ibu Adalah Punjer Peradaban

20 Oktober 2025
Dalam Suluk Maleman edisi 165, Anis Ba'asyin ingatkan penguasa bahwa rakyat bukan musuh, melainkan raksasa tidur yang bisa meledak jika ketidakadilan terus terjadi.
Artikel

Suluk Maleman Edisi 165: Rakyat bukan Musuh

22 September 2025
Load More
Next Post
Pemkab Rembang Targetkan Zero Stunting 2024 | Harianmuria

Pemkab Rembang Targetkan Zero Stunting 2024

Berita Utama

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.
Jepara

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.
Jepara

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Jepara

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Jepara

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025

Berita Trending

  • Belasan tahun rusak tanpa perbaikan, warga Desa Nglebur, Jiken, Blora swadaya memperbaiki jalan sepanjang 60 meter dengan dana patungan dan gotong royong.

    Belasan Tahun Rusak, Warga Nglebur Blora Swadaya Perbaiki Jalan 60 Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Salah, Begini Cara Bedakan Kartu Keluarga Asli dan Salinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Kudus Periksa 10 Pegawai Buntut Video Viral Asusila, 2 Orang Dibebastugaskan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wartawan Dilarang Liput Kebakaran Sumur Minyak di Gandu Blora, Warga Blokade Akses Masuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Molor Seminggu, Pencairan Gaji ASN Blora Rp55,5 Miliar Mulai Diproses

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Harianmuria.com

Adalah media online yang menayangkan berita terbaru di Jawa Tengah. Berita yang kami sajikan padat, terpercaya, dan mencakup informasi terkini di wilayah Karesidenan Pati.

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS