Kamis, Januari 8, 2026
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kerjasama & Iklan
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
No Result
View All Result

Beranda - Seputar Jateng - Rembang - Bupati Rembang Minta Pemdes Setempat Beri Penjelasan ke Warga

Bupati Rembang Minta Pemdes Setempat Beri Penjelasan ke Warga

Aklis Ahmad by Aklis Ahmad
04 Maret 2022 13:37
in Rembang
0 0
PROSES KONSTRUKSI: Pembangunan pertokoan kawasan kota pusaka Lasem. Isu Miring Iringi Pembangunan Kota Pusaka Lasem

PROSES KONSTRUKSI: Pembangunan pertokoan kawasan kota pusaka Lasem. Isu Miring Iringi Pembangunan Kota Pusaka Lasem. ( Istimewa I Harianmuria.com )

Share on FacebookShare on WatsApp

REMBANG, Harianmuria.com – Kota Pusaka Lasem saat ini masih dalam proses pembangunan. Seiring berjalannya pembangunan, banyak isu negatif yang berkembang di masyarakat terkait dampak pembangunan Kota Pusaka Lasem bagi warga setempat.

Menanggapi hal itu, Bupati Rembang Abdul Hafidz menyampaikan desain Kota Pusaka dibuat untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan yang berkunjung. Trotoar didesain selebar 4 meter tujuannya agar wisatawan tidak saling berdesakan ketika menikmati kawasan Kota Pusaka Lasem dengan berjalan kaki.

Dengan desain tersebut, kendaraan juga tidak diperkenankan parkir di sepanjang kawasan kota pusaka. Karena hal itu akan mengganggu arus lalu lintas di kawasan kota pusaka Lasem.

Hal itu lantas dijadikan isu jika desain kota pusaka Lasem bakal berdampak negatif bagi pertokoan setempat. Yang kemudian dijadikan bahan untuk memprovokasi warga.

Atas perihal tersebut, Bupati Hafidz meminta pemerintah Desa setempat untuk memberi penjelasan sejelas-jelasnya kepada masyarakat terkait desain penataan kota pusaka Lasem. Agar tidak ada lagi kesalahpahaman yang berujung tindakan provokatif.

“Saya minta tolong sejelas-jelasnya bahwa desain kota pusaka ini memang peruntukannya untuk wisatawan agar bisa melihat, mendengar cerita masa-masa lalu. Maka desainya adalah jalan kaki, agar tidak berdesakan maka desainnya dibuat 4 meter. Itu dimana-mana seperti itu desain kota pusaka,” ujarnya.

Terkait tidak diperbolehkannya kendaraan parkir di sepanjang kawasan kota pusaka, lanjut Bupati, nantinya akan dibuatkan kantong parkir di area kawasan tersebut. Rencananya kantong parkir akan dibuat di Desa Karangturi dan Desa Jolotundo.

Nantinya kantong parkir juga akan dikelola oleh pihak desa. Sehingga dapat memberikan pemasukan tambahan bagi desa. Hal itu sesuai dengan tujuan pembangunan kota pusaka yaitu mendatangkan kesejahteraan bagi warga sekitar.

“Petinggi Karangturi, petinggi Jolotundo silahkan identifikasi potensi kantong parkir. Itu untuk kekayaan desa, bakal kaya itu desa. Jangan malah dikomentari dan dikompor-kompori seolah-olah mempersulit rakyat,” terangnya.

Bupati menambahkan, desain kota pusaka memang didesain untuk dinikmati para wisatawan dengan berjalan kaki. Bukan hanya di Lasem, diberbagai daerah juga menerapkan desain yang serupa ketika dibuat sebuah kawasan bersejarah.(Lingkar Network I mir I Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Bupati RembangInfo MuriaInfo RembangPemkab Rembang

Related Posts

Produksi pertanian dan peternakan Rembang 2025 naik 6,84 persen, produksi padi melonjak hingga Rembang surplus beras hampir 30 bulan.
Rembang

Produksi Pertanian dan Peternakan Rembang 2025 Naik 6,84 Persen, Beras Surplus 30 Bulan

7 Januari 2026
Angka perceraian di Kabupaten Rembang naik menjadi 1.181 kasus sepanjang 2025, dengan lonjakan perceraian akibat judi meningkat 100 persen dibanding tahun sebelumnya.
Rembang

Perceraian di Rembang Capai 1.181 Kasus Selama 2025, Pisah Akibat Judi Naik 100 Persen

7 Januari 2026
Kunjungan wisata Rembang 2025 tembus 2,8 juta wisatawan dan konsisten masuk 10 besar Jawa Tengah.
Rembang

Kunjungan Wisata Rembang 2025 Tembus 2,8 Juta, Masuk 10 Besar Jawa Tengah

6 Januari 2026
Rembang mencetak sejarah baru dengan menjadi tuan rumah Aquabike Internasional di Pantai Dasun pada April 2026, dipadukan event budaya dan Konvensi Batik Nasional di Lasem.
Rembang

Sejarah Baru, Rembang Jadi Tuan Rumah Aquabike Internasional di Pantai Dasun April 2026

6 Januari 2026
Load More
Next Post
DIBONGKAR : Pemilik Rumah Menunjukkan Rumahnya yang di bongkar Paksa . ( Lingkar TV I Harianmuria.com )

Panas ! Rumah Salah Satu Warga Trangkil Pati dibongkar Paksa

Berita Utama

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.
Jepara

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.
Jepara

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Jepara

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Jepara

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025

Berita Trending

  • Belasan tahun rusak tanpa perbaikan, warga Desa Nglebur, Jiken, Blora swadaya memperbaiki jalan sepanjang 60 meter dengan dana patungan dan gotong royong.

    Belasan Tahun Rusak, Warga Nglebur Blora Swadaya Perbaiki Jalan 60 Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Salah, Begini Cara Bedakan Kartu Keluarga Asli dan Salinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Guru ASN Blora Sumringah, Anggaran Rp40,73 Miliar Cair untuk Gaji ke-13 dan THR

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wartawan Dilarang Liput Kebakaran Sumur Minyak di Gandu Blora, Warga Blokade Akses Masuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Kudus Periksa 10 Pegawai Buntut Video Viral Asusila, 2 Orang Dibebastugaskan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Harianmuria.com

Adalah media online yang menayangkan berita terbaru di Jawa Tengah. Berita yang kami sajikan padat, terpercaya, dan mencakup informasi terkini di wilayah Karesidenan Pati.

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS